15
Okt

Tips Merawat bangunan agar Tetap Awet Dan Kuat

Tips Merawat bangunan agar Tetap Awet Dan Kuat

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Rumah merupakan sebuah hunian yang biasa nya di tempati dalam janga waktu yang sangat lama, dalam sebuah rumah hunian pastinya kita mengharapkan rumah kita selalu dalam kondisi yang kokoh, awet dan tahan dari berbagai iklim. Dengan mengenal material pembentuk bangunan kamu bisa mengetahui bahan apa saja yang akan menjadi penentu kekuatan dalam sebuah bangunan.Pemiliihan material yang tepat tentunya akan membuat bangunan lebih kokoh dan awet. Jadi sebelum kamu membangun rumah hunian alangkah lebih baiknya kamu mengetahui material untuk membangun bangunan rumah agar rumah kamu bisa di gunakan dalam jangka waktu yang Panjang. Sebelum kita memilih material bangunan terlebih dahulu kita akan mengenal bahan bangnan, kelebihan serta kekurangannya, yuk langsung saja. Berikut ini tips merawat bangunan agar tetap awet dan kuat.

Tips Merawat Rumah Supaya Awet Dan Kokoh

1. Melakukan pengecatan dinding yang benar

Supaya lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka sebaiknya lakukan pembatasan penggunaan plamur. Plamur hanya sebagai penutup retak-retak kecil. Namun, masih banyak orang yang salah mengartikan bahwa plamur tidak mengikat cat tetapi sebagai lapisan sementara. Dan untuk bagian rumah tertentu yang dikhawatirkan akan terkena rembesan air, misalnya ruangan basemen (bawah tanah) atau ruangan yang di khawatirkan temboknya cepat terjadi kerapuhan karena hal tertentu maka kita bisa menambah kekuatan tebok atau lantai tersebut dengan perlindungan epoxy.

Cara lain pengecatan yang benar dengan mengecat rumah tidak saat matahari begitu terik supaya proses pengeringan cat tersebut bisa berjalan secara sempurna. Lantas, banyak pertanyaan yang sering muncul kapan perlu melakukan cat ulang? Tanda pertama yang bisa dikenali ketika dinding sudah mulai mengalami pengapuran. Salah satu caranya dengan menyapukan tangan ke dinding dan membekas putih maka artinya dinding perlu dicat kembali.

2. Perhatikan teknik memaku dinding

Sering menempelkan foto ataupun aksesoris lain ke dinding? Tiba-tiba tembok menjadi retak-retak. Perlu diketahui hal ini bisa terjadi karena campuran spesi kurang bagus pada dinding ditambah pula salah cara memaku.

Teknik memaku yang benar pada dinding dengan memberikan selotip dengan tanda silang. Setelah itu, paku tepat di tengah tanda tersebut. berikutnya, lepaskan selotip secara perlahan-lahan. Namun, jika dinding kurang berkualitas masih ada cara lain yaitu menyiramkan cuka ke dinding dan biarkan sampai kering, barulah bisa dipaku.

3. Pemeliharaan jendela dan pintu

Untuk menghindari jendela maupun pintu dari rayap maka ada cara mudah menanganinya. Salah satu caranya dengan mencampur oli dengan solar (3:1) kemudian aduk sampai rata. Oleskan campuran tersebut ke permukaan kayu. Tunggu sampai kering, barulah bisa melanjutkan proses pengecatan. Atau jika repot maka kita bisa menggunakan jasa anti rayap. Untuk anda yang tinggal di Jogja bisa menggunakan jasa anti rayap Jogja yang berpengalaman.

4. Membersihkan kerak di kamar mandi

Pernah melihat lantai kerak kamar mandi sudah berwarna kuning kecoklatan? Saat itulah perlu membersihkannya untuk menghindari dari ancaman penyakit. Pertama, gosokkanlah batu apung dengan air sabun ke bagian yang terkena kerak, kemudian bilas sampai bersih. Selanjutnya, berikan asam sitrat pada dinding luar/dalam. Sikat ulang, barulah disiram air bersih kembali.

Jadi itulah beberapa cara untuk menjaga rumah agar selalu terlihat rapi dan awet. Sebelum terlambat, maka sebaiknya dimulai dari memperhatikan hal-hal terkecil. Upaya perawatan rumah secara terus menerus supaya rumah tidak cepat rapuh ataupun rusak sehingga tidak mengeluarkan biaya tambahan karena bangunan rumah seringkali rusak.