13
Sep

Tips Memilih Closet Kamar Mandi

Tips Memilih Closet Kamar Mandi

Tips Memilih Closet Kamar Mandi – Sebelum hendak melakukan renovasi rumah. Tak sedikit orang menilai jika sebuah kamar mandi yang desain serta kebersihannya terjaga maka rumah tersebut akan dianggap nyaman. Maka ruang sanitasi juga boleh menjadi perhatian khusus agar kenyamanan akan terasa sesuai dengan selera. Lalu, bagaimana memilah agar tepat dan pas, berikut tips memilih sebuah closet kamar mandi yang bisa Anda jadikan refernsi sebelum akan melakukan renovasi rumah.

1. Corak dan Warna

Ini merupakan hal paling utama ketika hendak memilih mana yang paling pas dan menjadi selera Anda, jika desain yang dimunculkan memang benar-benar sudah sesuai maka Anda bisa memboyongnya dari penjual, meskipun jenis closet tersebut duduk atau jongkok, jika sesuai maka Anda layak memboyongnya dan dipasang di “ruang favorit” saat pagi dan sore hari ini.

Meski begitu, jangan asal beli, perhatikan beberapa aspek, misalnya warna atau corak lantai kamar mandi serta dinding yang perlu Anda perhatikan agar lebih sesuai, jika paduan warna tak padan maka kenyamanan mata Anda ketika berada dalam ruangan akan terganggu. Buatlah selembut mungkin dengan sedikit aksen warna mencolok di beberapa titik saja.

2. Ukuran

Uraian kedua dalam 6 panduan memilih closet kamar mandi adalah ukuran, untuk jenis closet jongkok mungkin punya ukuran serta bentuk seragam, namun berbeda ketika Anda berniat untuk menggunakan jenis duduk. Usahakan untuk jangan menggunakan ukuran yang terlampau besar pada dimensi ruang toilet yang kecil.

Aturan ukuran sebenarnya cukup detail namuan Kami hanya menyinggung faktor ketinggian dari lantai. Ada dua jenis ukuran, yakni ukuran 14 – 15 inci dan 16 – 17 inci. Ukuran standar 14 – 15 inci masih banyak dipakai, namun ukuran 16 – 17 inci mulai populer, terutama bagi mereka yang bertubuh tinggi.

Bentuk

Vendor yang khusus menyuguhkan alat sanitasi semakin beragam memunculkan desain yang diharapkan memenuhi kebutuhan konsumen. Secara umum bentuk closet terbagi menjadi dua yakni duduk dan jongkok. Untuk closet jongkok standarisasi yang dimiliki tak terlalu beragam karena proses pembersihan dilakukan secara manual dan tidak terdapat sistem mekanis. Dari sisi bentuk juga tak terlalu beragam, hanya corak dan warna yang lebih dominan, sementara kegunaan, fungsi, kerjanya sama. Berbeda dengan closet duduk, mengingat memiliki sistem mekanis maka ada aturan yang membatasi dan sebagai syarat lulus uji sebuah produk hingga menerbitkan label SNI (standar nasional Indonesia). untuk mengetahui beberapa jenis closet duduk, kami memberikan beberapa jenis yang bisa Anda jadikan sebagai inspirasi, seperti.

  • Bentuk closet Monoblok, jenis ini wadah penyimpanan air menyatu dengan badan (bowl) dan terlihat simpel. Punya bentuk apik dan memiliki resiko kegagalan pabrik yang minim.
  • Bentuk closet Duo-blok, berbanding terbalik dengan sebelumnya, maka jenis ini memiliki tempat penyimpan air terpisah.
  • Bentuk closet Gantung, sesuai dengan julukannya, jenis closet ini hanya terlihat menempel pada dinding atau banyak orang menyebutnya ‘wc gantung’ tapi istilah teknisnya adalah Wall Hung, dan penyimpanan air tertanam dalam dinding sehingga tak terlihat. Nah, untuk pemilik berat badan ekstra jangan khawatir karena produk jenis ini mampu menopang beban 150kg.
  • Bentuk closet Elongated, ini juga tak kalah unik, sekilas terlihat sama, namu perbedaannya terletak pada bagian duduk yang dibuat lebih melengkung sehingga membuat nyaman ketika duduk, untuk pemilik kebiasaan berlama-lama ketika buang air besar sepertinya jenis ini pas untuk Anda.

Beberapa jenis ini bisa Anda jadikan sebagai pilihan untuk memenuhi selera Anda ketika melakukan renovasi atau membangun sebuah rumah baru.

3. Sistem Mekanis Pembilasan Air

Hal ini tentu tak berlaku pada jenis jongkok mengingat sistem pembuangannya dilakukan secara manual. Berbeda dengan jenis duduk, terdapat 2 jenis sitem pembilasan air yang dimiliki dan kecenderungan untuk memilih mana yang terbaik, selera Anda adalah penentunya. Dua sistem tersebut adalah Siphonic System (sistem pusaran air) atau pembilasan kotoran lewat pusaran air dan Wash Down System (sistem jatuh sekat) yang lebih mengutamakan pembuangan kotoran dengan dorongan air.

4. Apakah Hemat Air

Isu penghematan sumber daya alam saat ini juga perlu Anda perhatikan ketika memilih jenis closet terutama untuk jenis duduk. Usahakan untuk memilih yang memiliki sistem mekanis dan pembilasan yang mampu melakukan penghematan air.

5. Pilih Aksesoris Yang Anda Sukai

Sebenarnya hal ini tak terlampau penting, namun sebagai pendukung nuansa ruangan agar lebih nyaman maka hal ini sebaiknya Anda perhatikan agar lebih memberikan kesan ciri dan selera pemilik rumah.

6. Sesuaikan dengan Badget

Urutan paling bungsu dari panduan memilih kloset kamar mandi ini tak kalah penting dengan yang lain, setelah mengentukan warna, desain serta sisi kesukaan maka jadi atau tidaknya ditentukan harga yang dibanderol. Sekedar informasi bahwa harga closet duduk merk ternama punya kisaran harga antara 1,5 juta hingga 3,5 jutaan. Sementara untuk rentang harga closet jongkok lebih murah sekitar 300 ribu hingga harga 1 jutaan.