07
Nov

Tips Membersihkan Toren Atau Bak Penampuangan Air

Tips Membersihkan Toren Atau Bak Penampuangan Air

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Tangki air atau toren berfungsi sebagai tempat penampungan air di dalam rumah untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, kerap kali toren dipenuhi dengan lumut. Rumah-rumah di daerah perkotaan pada umumnya sudah memiliki tangki air sendiri. Terkait fungsi tangki air yang begitu penting, kamu harus memperhatikan kebersihannya. Air yang ditampung harus selalu dalam keadaan bersih. Namun kenyataannya, masih banyak orang-orang yang menyepelekan kebersihan tangki karena tempatnya yang jauh dari jangkauan. Selain itu, karena tangki ditempatkan di luar rumah, pertumbuhan lumut akan berkembang akibat terpapar sinar matahari dan air hujan. Kejadian ini bisa mempengaruhi kualitas air menjadi kurang baik. Lambat laun bisa-bisa tangki air kamu akan penuh dengan kotoran kecil dan pasir yang bisa mengendap hingga menupuk di dalam. Berikut ini tips membersihkan toren atau bak penampuangan air.

1. Buka penutup toren

Buka terlibih dahulu penutup toren, perhatikan sensor air atau mesin otomatisnya jangan sampai tersenggol dan rusak. Biasanya mesin otomatis mempunyai pelampung pengatur volume air di dalam toren.

2. Buang air di dalam toren

Kemudian keluarkan air dalam toren hingga habis melalui saluran pembuangan. Agar nanti bisa masuk kedalam toren, untuk membersihkan bagian dalam toren. Cara ini juga berguna untuk mengeluarkan kotoran yang ada pada air.

Catatan: Saluran pembuangan air yang ada di toren tidak berada di bawah sekali. Jadi air yang ada di dalam toren tidak bisa dibuang seluruhnya melalui saluran pembuangan tersebut.

3. Masuk ke dalam toren

Bila air yang dibuang sudah mulai habis, lalu kita bisa masuk ke dalam toren tersebut.

Catatan: Kita bisa masuk kedalam toren bila berat badan kita tidak terlalu berat (mungkin max 60 kg) dan toren harus terbuat dari plastik. Bila toren dari terbuat dari metal, sebaiknya Anda jangan masuk kedalam toren untuk membersihkan. Untuk menghindari kerusakan bodi toren karena penyok. Sebelum kita masuk ke dalam toren, kita masukan dahulu alat-alat yang akan digunakan seperti sikat, gayung dan spon

4. Menggosok bagian dalam toren

Langkah selanjutnya adalah memulai bersih-bersih toren dengan menggosok toren menggunakan sikat dan spon. Gosok seluruh bagian dinding toren yang berlumut hingga bersih. Bilas dengan air, Anda bisa mengambil air dengan cara menarik pelampung mesin otomatis air. Ambil air secukupnya saja, untuk membilas dinding toren yang di gosok
Catatan: Jangan menggunakan sabun atau cairan pembersih, karena akan sulit membilasnya nanti. Jadi lakukan secara alami.

5. Buang air bekas bilasan

Bila  langkah menggosok dirasa cukup, saatnya dilakukan pembuangan air yang tidak dapat dibuang melalui saluran pembuangan toren. langkah ini dapat dilakukan dengan menggunakan gayung. Bila air yang tersisa sudah mulai habis, maka air bersih bisa dinyalakan kembali. Tetapi hal ini hanya untuk membantu pembuangan kotoran yang tersisa. Lakukan terus hingga kotoran yang tersisa terasa cukup habis. Kita bisa menggunakan selang untuk membuang air yang ada di dalam toren dengan cara menyedotnya melalui selang.

8. Isi dengan air

Setelah air kotor terkuras habis dan dirasa toren sudah bersih, saatnya kita mengisi toren dengan air bersih dengan mengembalikan sensor pompa air ke posisi awal dan saluran pembuangan air ditutup. Demikian tips membersihkan toren atau bak penampuanga air yang bisa Anda lakukan sendiri. Bila Anda tidak mau repot, Anda bisa menyewa jasa untuk membersihkan toren atau bak penampungan air. Semoga tips rumah ini bermanfaat