28
Apr

Tips Memaku Tembok Agar Tidak Retak

TIPS DAN TRIK MEMAKU TEMBOK AGAR TIDAK RETAK

kontraktor jogja

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Dalam memaku tembok tidak jarang di jumpai adanya keretakan pada tembok anda. Tetapi hal ini dapat anda hindari karena kami ada tips memaku tembok agar tidak retak. Berikut tips Memaku Tembok Agar Tidak Retak/pecah. Selamat membaca !

Gunakan selotip bening

tempelkan dengan membentuk tanda tambah maupun tanda silang pada titik dimana anda akan memaku tembok tersebut. Hal ini berguna untuk mencegah tembok menjadi retak saat di paku.

Selain selotip dapat juga menggunakan lakban yang di pasang menyilang lalu di paku pada baian tengah persilangan. Baca Juga : Penyebab Retak Rambut Pada Tembok

Setelah itu lepaskan selotip secara perlahan agar dinding tidak menjadi rontok. Jika ternyata dinding rumah anda terlalu rapuh saat di paku, maka anda dapat mensiasatinya dengan menyiramkan 2 – 3 sendok makan cuka ke dinding.

Cara memalu dinding agar tidak pecah:

1. Yang perlu diperhatikan pertama kali adalah kepala palu. Cobalah Anda Pastikan supaya kepala Palu masih memiliki permukaan yang rata atau datar. Kesalahannya yaitu jika kepala palu yang sudah tidak rata dapat membuat paku bengkok sebelum paku tersebut masuk kedalam kayu.

2. Tips yang kedua yaitu cobalah memukul paku secara bertahap. Pukulan palu yang terbaik adalah pukulan yang ringan saja untuk memposisikan kayu paku.Pertama-tama ringan saja lalu seterusnya bisa semakin keras seiring masuknya paku kedalam kayu.

3. Untuk kasus pada kayu yang keras supaya mengurangi resiko kayu keras hancur, coba hindari mata kayu. Coba anda pilih bagian yang tidak terlalu dekat dengan tepi kayu dan posisi paku usahakan menancap miring, buatlah lubang pemandu dengan mengebor kayu jika dimungkinkan kayu yang keras sebaiknya tidak dipakai tapi dikencangkan dengan mur baut. Baca Juga : Cara Plamir Tembok

4. Untuk tancapan paku posisi tancapan paku bisa dua posisi yaitu tegak dan miring. Untuk tancapan tegak ini lebih mudah dikerjakan dan hasilnya tentu lebih rapi, tapi kelemahannya yaitu paku kurang mencengkeram. Untuk tancapkan miring adalah yang terbaik Kenapa karena lebih kuat dari cengkramannya namun lebih sulit dikerjakan.

5. Tips berikutnya yaitu penampakan kepala paku dan juga bekas-bekas pukulan Palu pada kayu bisa kita coba rapikan lagi dengan cara mendempul nya. Kita bisa mencoba dengan bereksperimen menggunakan paku beton untuk memaku kayu.

6. Untuk menghindari tangan supaya tidak Terpukul oleh Palu saat memaku coba gunakan tang untuk memegang paku tentunya ini supaya lebih aman dan lebih bagus lagi jika Anda menggunakan power tool alat pemaku.

Selamat Mencoba 🙂

Sumber : teknikdepok.com