30
Okt

Tips Ciptakan Rumah Ramah Lingkungan

Tips Ciptakan Rumah Ramah Lingkungan

  1. Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Gencarnya kampanye ramah lingkungan di semua industri, membuat para ahli desain membawa konsep ini diterapkan di dalam rumah. Kemajuan dan inovasi teknologi baru memudahkan perancang dan arsitek untuk berkontribusi terhadap bumi yang lebih sehat. Salah satunya dengan menggunakan bahan atau teknik yang dapat menyerap karbon, menggunakan bahan-bahan vegan, atau menciptakan lanskap ramah lingkungan dengan tanaman asli. Berikut ini tips ciptakan rumah ramah lingkungan.

    Perbanyak Bukaan

Rumah ramah lingkungan harus memiliki ciri-ciri dari rumah sehat yakni mendapatkan pencahayaan dan pengudaraan alami. Banyaknya bukaan dalam rumah tidak hanya memudahkan sinar matahari masuk, tetapi juga memudahkan udara sejuk masuk ke dalam hunian. Dengan begitu, Anda tak lagi perlu menyalakan lampu saat siang atau penyejuk udara di ruangan.

  1. Terapkan Ventilasi Silang

Selain memperhatikan jumlah bukaan, Anda juga perlu memperhatikan posisi dari tiap jendelanya. Ventilasi silang atau cross ventilation adalah dua bukaan berupa jendela atau pintu yang letaknya saling berhadapan di dalam satu ruangan. Adanya ventilasi silang memungkinkan perputaran udara terjadi terus menerus sehingga meminamalisir udara kotor dalam ruang. Dengan penggunaan ventilasi silang, pemilik rumah dapat menghemat biaya pemakaian pendingin ruang yang menjadi ciri dari rumah ramah lingkungan.

  1. Tidak Adanya Sekat

    Cara lain agar rumah tidak menggunakan pendingin ruangan adalah dengan tidak adanya sekat. Sebab, sekat dapat memotong sirkulasi udara di dalam ruang. Oleh sebab itu, hindari penggunaan sekat dalam ruang agar sirkulasi udara berlangsung merata dan tidak ada ruang yang pengap di dalamnya. Salah satu ciri rumah ramah lingkungan adalah rumah yang selalu mendapatkan udara sejuk di dalamnya.

  2. Penggunaan Material Bekas

    Pemanfaatan material bekas berarti Anda sudah satu langkah dalam menerapkan rumah ramah lingkungan. Anda bisa gunakan tangga bekas sebagai area storage baik di ruang tamu maupun kamar mandi.

  3. Gunakan Material Tahan Lama

Perhatikan betul material yang Anda gunakan. Untuk bagian eksterior, pilihlah material yang tahan terhadap air dan matahari. Di bagian interior juga perhatikan material yang tahan terhadap serangan hama. Penggunaan material yang minim perawatan semisal pengecatan ulang, dapat menjadi salah satu cara untuk meminimalkan kerusakaan lingkungan.

  1. Hadirkan Konsep Hijau

Tanaman merupakan faktor penting untuk rumah ramah lingkungan. Jika Anda memiliki lahan lebih, Anda bisa membuatnya menjadi taman, baik outdoor maupun indoor. Namun, jika tidak memungkinkan menghadirkan taman, Anda masih bisa menciptakan suasana hijau di rumah dengan konsep taman vertikal. Tidak membutuhkan area lebih, dinding kosong dari rumah bisa dibuat menjadi taman vertikal.