25
Apr

Tipe Ukiran Kayu Di Indonesia

Tipe Ukiran Kayu Di Indonesia

Tipe Ukiran Kayu Di Indonesia – Rumah yang bergaya etnik dan klasik pastinya memliliki keunikan dan unsur seni yang berbeda – beda. Salah satunya adalah ukiran – ukiran pada sebuah pintu atau pun dinding yang terbuat dari kayu.   Jika kamu ingin menghadirkan nuansa lebih etnik pada rumah atau interior ruangan dengan mengaplikasikan ukiran tradisional khas nusantara, intip beberapa variasi tipe ukiran tradisional khas dari berbagai daerah berikut untuk referensi mewujudkan rumah impianmu!

Inspirasi Ukiran Kayu

1. Ukiran Tradisional Khas Jawa

ukiran tradisional khas jawa berbentuk daun dan bunga pada kayu

Salah satu pola ukiran tradisional yang sangat umum dijumpai adalah yang khas bergaya Jawa. Karakteristik umum dari pola khas Jawa ini adalah penerapan elemen-elemen alam berupa tumbuhan pada polanya seperti kelopak bunga, dedaunan, hingga kuncup dan berbagai pola rempah, Pola ini serupa dengan pola-pola yang umum kamu temukan pada pola batik khas Jawa.

Pola ukiran seperti ini sangat umum ditemukan pada perabot-perabot ataupun dekorasi interior khas Jepara yang masih banyak diproduksi hingga kini dan juga ornamen khas Jawa seperti gebyok dan sejenisnya.

2. Ukiran Tradisional Khas Melayu

ukiran tradisional khas melayu pada pintu dan dinding depan rumah

Variasi ukiran tradisional khas nusantara selanjutnya adalah khas Melayu yang penggunaannya banyak tersebar di Sumatera dan sekitarnya. Pola satu ini identik dengan pola yang simetrik dengan bentuk sulur-sulur atau rangkaian garis abstrak yang membentuk pola organik.

Pada daerah tertentu, pola ukiran ini banyak mendapat pengaruh dari masuknya ajaran Islam dan budaya Arab sehingga divariasikan dengan ornamen khas Arab dan juga pola kaligrafi Arab.

3. Ukiran Tradisional Khas Papua

ukiran tradisional khas papua berbentuk pahatan orang

Salah satu daerah di Indonesia yang terkenal akan keindahan dan kekayaan seni ukirnya adalah Papua. Berbagai suku di Papua memiliki ukiran tradisional khas yang berbeda. Umumnya, pola khas Papua memiliki bentuk-bentuk manusia dan juga totem dengan penggunaan material kayu yang berwarna lebih gelap. Pola ini banyak ditemukan dalam dekorasi-dekorasi asal Papua.

READ  Tips Punya Rumah dengan Konsep Terbuka, Wajib Lihat Dulu

4. Ukiran Tradisional Khas Dayak

ukiran tradisional khas dayak dengan warna putih dan kuning pada background hitam

Berbeda lagi dengan ukiran tradisional khas Dayak yang tersebar di Pulau Kalimantan dan sekitarnya di mana pola khasnya adalah bentuk sulur melengkung dengan ujung yang meruncing. Ciri khas lain dari pola khas Dayak adalah penggunaan warna-warna terang yang sangat mencolok sehingga sangat mudah mengenali pola ukir tradisional satu ini. Penerapannya banyak ditemukan pada rumah-rumah adat tradisional dan juga perlengkapan kesenian tradisional Dayak.

5. Ukiran Tradisional Khas Bali

ukiran tradisional khas bali bentuk kepala hewan

Pilihan ukiran tradisional khas Nusantara lainnya yang sangat khas dan populer adalah pola ukir khas Pulau Dewata. Jika pola ukir sebelumnya banyak diterapkan pada material kayu, pola ukir tradisional khas Bali diaplikasikan pada material batu. Ciri khas dari pola satu ini adalah pola bentuknya yang sangat simetris dan juga sarat akan pola dan motif-motif yang terpengaruh dari ajaran Hindu-Bali.

Ukiran tradisional di Indonesia sangatlah beragam karena latar belakang adat dan budaya di Indonesia yang juga sangat kaya. Berbagai variasi pola khas nusantara di atas hanyalah beberapa di antaranya yang bisa kamu coba aplikasikan pada hunianmu untuk membawa suasana hunian yang lebih tradisional dan juga etnik.

JASA ARSITEK DAN KONTRAKTOR  merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di  WA : 0857 4300 6666