28
Des

Tipe Kitchen Sink yang Tepat Untuk Kebutuhanmu

Tipe Kitchen Sink yang Tepat Untuk Kebutuhanmu

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Tahukah kamu, bahwa kebersihan sebuah dapur menentukan kesehatan seluruh penghuni rumah? Pasalnya, asupan makanan yang kita santap setiap hari berasal dari ruangan dapur. Coba bayangkan, bagaimana jika dapurmu justru kotor, dipenuhi tikus, kecoa, atau binatang lainnya yang berbahaya bagi kesehatan? Hiii, seram ya?. Salah satu faktor terpenting yang menentukan kebersihan sebuah dapur adalah keberadaan tempat cuci piring yang bagus dan bisa memfasilitasi seluruh kebutuhan di dapur yang terkait sanitasi, seperti mencuci piring, membersihkan daging, hingga mencuci sayuran. Berikut ini tipe kitchen sink yang tepat untuk kebutuhanmu.

1. Kitchen sink tipe topmount

Tipe topmount atau drop-in dipasang di bagian atas dengan bibir terluar sink menumpang di atas top table. Pemasangannya mudah dan dari segi kekuatannya, top table menjadi bidang yang ikut menahan beban sink.

Tipe Kitchen Sink tipe topmount

Namun sayangnya, tipe pemasangan seperti ini membuat top table sulit dibersihkan karena air di sekitar sink tersangkut batas antara top table dan bibir sink. Area ini juga riskan menjadi tempat bersarangnya kotoran, kuman, dan lumut, serta mudah berkerak.

2.  Kitchen sink tipe undermount

Tipe undermount dipasang menggantung di bawah top tableTop table di sekitarnya mudah dibersihkan karena air dapat bebas mengalir ke dalamnya. Walau biasanya harga tipe undermount lebih mahal, tapi tampilan top table jadi terlihat lebih smooth dan rapi.

Tipe Kitchen Sink tipe undermount

Pemasangan tipe undermount membutuhkan keahlian khusus karena sangat berpengaruh terhadap ketahanan perekatnya. Selain itu, perlu disediakan tempat di top table untuk perletakan keran karena keran tidak bisa menyatu langsung dengan sink. Seiring waktu, lama kelamaan, berat beban air dan sampah dapur bisa membuat kendor perekat (seal) antara sink dan top table. Gambar di bawah ini dapat dijadikan acuan pemasangan atau instalasi undermount.

Tipe Kitchen Sink

3.  Kitchen sink tipe flat rim

Tipe ini biasanya memanfaatkan ubin sebagai pelapis top table agar rata dengan sink atau bibir sink berada sedikit di bawah ubin. Tipe ini bisa dikatakan mengadopsi kekuatan top amount sambil memberi kemudahan perawatan undermount.

Tipe Kitchen Sink tipe flat rim

4.  Kitchen sink tipe apron front 

Tipe yang juga dikenal sebagai farmhouse sink ini memang sering ditemukan pada desain dapur tradisional. Beban sink didukung oleh rangka kabinet di bawahnya.

Tipe Kitchen sink tipe apron front

Selain tampilan vintage-nya yang mempesona, bagian depan yang bebas tanpa tambahan jarak, membuat tipe ini lebih nyaman dijangkau, terutama untuk anak-anak dan orang tua.

READ  Penyebab Pintu Geser Rumah Macet

5. Kitchen sink single bowl  

Selain cara pemasangan yang menentukan kekuatan dan ketahanannya, ukuran dan jumlah serta konfigurasi bowl penting dipertimbangkan demi optimalisasi fungsi dan kenyamanan.

Tipe Kitchen Sink

Desain sink dengan single bowl sangat cocok untuk dapur mungil yang perlu penghematan ruang, sambil tetap memudahkan kegiatan mencuci perkakas dapur berukuran besar. Namun, desain single bowl tidak menyediakan ruang terpisah antara peralatan yang masih kotor dengan peralatan yang tinggal perlu dibilas.

6. Kitchen sink double bowl

Kebiasaan cara mencuci peralatan dapur atau pemisahan wadahuntuk peralatan dapur dan wadah untuk membersihkan bahan masakan, sangat menentukan jumlah bowl yang diperlukan.  Sebagian orang merasa lebih nyaman memakai double bowl dengan wadah untuk merendam perkakas kotor dan wadah lainnya untuk membilas.

Kitchen sink double bowl

Selain faktor kebiasaan, luas area dapur juga perlu diperhatikan. Jumlah dan ukuran bowl sangat berpengaruh pada ukuran top table dan area yang tersisa untuk meja dapur. Jika panjang top table tidak terlalu luas, pilihlah sink yang tidak terlalu besar tetapi tetap bisa mewadahi kegiatan bersih-bersih di dapur.

7.  Kitchen sink triple bowl  

Pada triple bowl biasanya disediakan disposer dengan ukuran bowl yang sama atau bervariasi.

Kitchen Sink Triple Bowl

Ukuran dan perletakan keran serta tempat sabun pada top table juga mempengaruhi ukuran sink.

8.  Kitchen sink stainless steel  

Pemilihan material dipertimbangkan dari kebiasaan mencuci dan banyaknya peralatan yang harus dibersihkan. Baja tahan karat atau stainless steel dan granit cukup kuat dan tahan lama menghadapi  kegiatan cuci mencuci yang sering dan berat. Lain halnya dengan bahan porselen berenamel yang menawan dan terkesan elegan, namun mudah pecah dan tergores.

Kitchen sink stainless steel

Selain efektifitas, stainless steel dikenal akan kekuatan dan ketahanannya. Kualitasnya diukur berdasarkan tekanan yang dapat ditahannya, biasanya sekitar 16-gauge sampai 22-gauge. Semakin kecil angkanya, semakin tebal dan tinggi kualitas serta harganya. Kebanyakan sink stainless steel yang tersedia di pasaran berkualitas 20-gauge, tapi sebaiknya gunakan 18-gauge.

READ  7 Tips Memilih Wifi Untuk Kegiatan Santai di Rumah

Memang stainless steel kuat dan tahan lama, tapi tetap perlu perawatan teratur agar terhindar dari bercak-bercak air. Meski tidak mudah terpapar noda, namun dari waktu ke waktu, jika tidak dilap setelah digunakan, kilapnya bisa memudar.

9. Kitchen sink acrylic

Bahan acrylic terbuat dari plastik, fiberglass, dan resin. Harganya bersahabat dengan kantong dan tampilannya elegan dalam berbagai warna dan desain. Bobotnya ringan dan instalasinya mudah.

acrylic

Peralatan dapur yang bersentuhan dengan permukaan acrylic tidak mudah pecah karena kelenturan plastik pembentuknya. Sayangnya, bahan ini tidak tahan panas. Tetapi, kini ada beberapa industri yang telah mengembangkan SolidCast acrylic yang mampu menahan panas hingga 230C.

10.  Solid surface untuk bahan kitchen sink

Solid surface bahan alternatif yang nyaris tanpa pori. Material yang terbuat dari resin dan campuran berbagai mineral ini, menjadi pengganti batu alam. Serba guna, tahan lama, dan mudah diperbaiki, menjadi keunggulan bahan yang sering dimanfaatkan sebagai top table, sink, dan bak mandi. Perawatannya pun mudah, tinggal poles kembali untuk menghilangkan goresan-goresan yang ada.

Solid surface

Sama seperti bahan acrylic, teknologi solid surface terkini telah mampu menahan panas hingga 230C. Sayangnya perlu keahlian khusus dan biaya yang tidak sedikit untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada solid surface.