14
Mei

Perawatan Pagar tanaman

TATA CARA MERAWAT PAGAR TANAMAN

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Ada berbagao jenis pagar untuk keamana  dan keindahan rumah anda. Salah satunya jenis pagar yang terbuat dari tanaman hidup. Tetapi tahukah anda bagaimana perawatannya. Nah pada artiekel di bawah ini akan di bahas mengenai bagaimana merawat pagar hidup yang baik dan benar. mau tahu apa saja ? mari simak ulasan dibawah ini. Selamat membaca !

Gunakan kawat

Jangan harap pagar hidup hanya berupa tanaman yang ditanam secara sederhana lalu akan tumbuh dengan sendirinya. Pagar membutuhkan kawat sebagai jalur hidupnya sehinga tidak tumbuh secara berantakan.

Untuk itu, gunakan tanaman yang dapat merambat dengan mudah, seperti bougenville, tanaman dolar, atau english ivy.

BACA JUGA : Panduan Menamam Tanaman Di Taman

Jangan lupakan pupuk

Meski gunanya sebagai pagar, tak berarti kita bisa melupakannya. Rawat tanaman pagar seperti tanaman lainnya yang ada di halaman kita.

Tambahkan pupuk minimal setiap bulan agar kebutuhan mineralnya terpenuhi. Cukup sebarkan di tanah tempat tumbuhnya lalu siramkan air agar pupuk dapat diserap dengan maksimal.

Pastikan sinar matahari yang cukup

Minimal pagar hidup mendapatkan sinar matahari pagi selama 3-4 jam setiap harinya. jadi jika memang area depan rumah kita kurang paparan sinar, sebaiknya jangan memilih pagar hidup sebagai gerbang rumah.

Pasalnya semakin tinggi pagar hidup ini, nantinya malah membuat halaman rumah kita kurang mendapatkan sinar matahari karena terhalang pagar.

BACA JUGA : Panduan Membuat Pagar Bambu Motif Jaring

Bersihkan sela-sela daun

Setiap 2-4 minggu, perhatikan sela-sela pagar yang mulai rimbun. Pastikan tidak ada ulat dan bersihkan daun yang sudah kering atau membusuk agar dahan dan daun lainnya tidak menjadi lembap dan berjamur.

Pangkas daun dan dahan yang memanjang jika sudah terlalu melewati kawat dan sangat rimbun. Pagar tanaman yang terlalu lebat berisiko menjadi sarang laba-laba, nyamuk, dan semut yang nantinya malah mengganggu kebersihan rumah kita.