05
Mei

Cara Menanam Dan Merawat Rumput Jepang

Cara Menanam Dan Merawat Rumput Jepang

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Salah satu jenis rumput hias yang di gemari yaitu jenis rumput jepang. Rumput yang perawatannya mudah dan banyak di temukan di sekitar anda. Jika anda ingin menanam rumput jepang anda dapat menanamnya sendiri di rumah sobat. Nah pada artikel di bawah ini akan di bahas mengenai berbagai jenis rumput jepang. Mari simak ulasan di bawah ini. Selamat Membaca !

1. Memilih Bibit Rumput Jepang

Biasanya, rumput ini dijual per meter atau dalam bentuk bongkahan, sehingga kamu harus menanam dan memisahkan tanamannya sedikit demi sedikit. Berikut adalah kriteria yang harus kamu perhatikan ketika memilih bibitnya: Bibit harus berwarna hijau segar Bibit harus terlihat prima, tidak terserang hama dan penyakit, serta sehat dan kokoh Teksturnya keras dan tidak layu Setelah mengetahui kriterianya, ikuti tips di bawah ini: Pisahkan bibit ke dalam kelompok kecil. Pastikan agar akar tanaman ikut terpisah. Pastikan akar tanaman tidak tercabut ketika dipisahkan karena tanaman tidak dapat tumbuh tanpa akar tersebut.

2. Membuat Lahan Tanam

Gemburkan lahan dengan cara mencangkulnya dengan kedalaman yang sesuai. Ratakan permukaan tanah tersebut hingga merata. Bersihkan lahan tersebut dari sisa rumput dan batu. Jika dirasa kurang gembur, gunakan garpu untuk menggemburkannya kembali. Taburkan pupuk kandang pada lahan yang telah diolah (rasio perbandingan pupuk kandang adalah 2:5, setiap 1 meter ditaburi 2,5 kg pupuk kandang). Siram lahan agar pupuk meresap dengan baik. Biarkan selama 5-7 hari hingga media tanam bisa digunakan.

Baca Juga : Merawat Tanaman Taman Secara Efektif

3. Proses Menanam

Siram terlebih dahulu bibit yang akan ditanam untuk menghilangkan kotoran. Waktu terbaik untuk menanam rumput adalah saat sore menjelang malam (jika ditanam di pagi hari, rumput akan terbakar oleh paparan sinar matahari). Buat lubang tanam dengan jarak rapat 10×10 cm. Tanam bibit ke dalam lubang, tutup, dan ratakan kembali. Siram dengan air bersih secukupnya (gunakan gembor atau selang). Lakukan penyiraman secara rutin di fase awal penanaman.

4. Perawatan dan Pemeliharaan Tahapan

ini sangatlah krusial karena jika tidak dilakukan secara intensif, jangan harap rumput yang ditanam akan tumbuh dengan optimal. Berikut adalah detail yang harus kamu ketahui:

Lakukan penyiraman

menggunakan air bersih 2 kali dalam sehari (pagi dan sore) dan gunakan selang atau gembor agar akar rumput tidak rusak. Pemupukan Ketika berumur 2 minggu setelah tanam, gunakan pupuk urea dengan dosis 1/2 kg untuk lahan 10 meter persegi. Sedangkan ketika umurnya sudah 1,5 bulan, gunakan pupuk TSP dengan dosisi yang sama.

Penyiangan Mencabut gulma atau rumput liar

Yang tumbuh di lahan tanam harus dilakukan agar rumput Jepang bisa tumbuh dengan seragam. Selain itu, hal ini juga akan mengusir serangga yang bisa merusak daun dari rumput. Tidak perlu menggunakan pestisida, cukup jaga lingkungan dan sanitasi lahan dengan bersih saja untuk merawatnya.

Baca Juga : Tips Membuat Taman Vertikal

Pemangkasan

Ketika usia rumput sudah mencapai 3 bulan, lakukan pemangkasan agar akar rumput tetap terkena sinar matahari. Hal ini akan membuat daun rumput tetap berwarna hijau. Jika hal ini tidak dilakukan, warna rumput akan berubah menjadi kuning hingga kecokelatan, atau bahkan tanaman ini bisa mati.