19
Okt

Tambahkan 3 Ruangan Kekinian Ini Saat Renovasi Rumah !

Tambahkan 3 Ruangan Kekinian Ini Saat Renovasi Rumah !

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Salah satu metode yang banyak dipilih dalam mempercantik hunian adalah dengan melakukan renovasi. Pasti, rasa jenuh akan terasa saat sudah menempati rumah yang telah lama dibangun. Tak hanya itu saja, merenovasi rumah juga merupakan salah satu jalan untuk mengekspresikan ide-ide yang selama ini hanya jadi angan. Nah, bicara tentang ide ruang dalam renovasi rumah yang kekinian, Diadona tentu juga memiliki beberapa referensi ide ruangan yang trendy dan dapat diaplikasika untuk hunian baru Moms. Berikut 3 tambakan ruangan kekinian dan tentunya fungsional ini dan tambahkan saat renovasi rumah !

Open Space

 

Tidak hanya sering diaplikasikan untuk renovasi rumah, konsep open space ini biasanya juga dipilih dalam pengembangan properti baru karena simple dan tidak memakan banyak biaya. Konsep open space secara sederhana didefinisikan sebagai penggabungan beberapa ruang menjadi sebuah kesatuan. Misalnya saja menggabungkan ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, serta area dapur. Meskipun konsepnya adalah penggabungan ruang, terdapat pengecualian untuk menggabungkan tempat tidur dan kamar mandi pada kesatuan ruang tersebut.
Jika Anda berniat mengadopsi konsep open space ini, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan agar area tersebut berfungsi maksimal. Beberapa faktor tersebut yakni, pencahayaan, tata letak furnitur, serta keleluasaan mobilisasi pada area tersebut.

Roof Terrace

Roof terrace atau rooftop, dikenal sebagai area ekstensi yang ditambahkan pada bagian atap rumah. Dimana rumah Anda akan diatapi oleh area terbuka ini tanpa menggunakan genteng. Dalam proses renovasi rumah, apa yang Anda butuhkan hanyalah proses pengecoran atau ‘dak’ pada area atap yang dikehendaki. Konsep ini sering diaplikasikan pada atap-atap rumah di luar negeri. Jika Anda pernah menonton drama korea, Anda pasti sering melihat scene-scene yang diambil pada area ini. Area ini pada dasarnya dapat mengkomodasi beragam aktivitas (multifungsi). Misalnya untuk menjemur pakaian, spot bersantai bersama keluarga dan teman sepermainan, tempat berkebun atau sekadar tempat untuk sight seeing lingkungan sekitar.

Toilet Kering

Jangan berpikir jika merenovasi toilet hanya sekadar menambahkan utilitas dan perlengkapan mandi atau mencuci saja, Anda pun bisa mengubah konsep secara keseluruhan area toilet. Misalnya, dengan mengadopsi konsep toilet kering yang banyak digunakan pada hotel bintang lima atau coffeeshop industrial di Ibukota.  Secara sederhana, konsep ini memisahkan area mandi dengan area kloset. Dimana area kloset didesain bernuansa kering dan meminimalkan cipratan air tidak seperti desain toilet konvensional yang biasanya banyak cipratan air di lantai. Cipratan air yang minim berpengaruh pada peminimalan bahaya terpleset karena kelicinan. Sangat aman untuk kaum lansia dan anak kecil. Selain itu, pemisahan ini juga meminimalkan tingkat kelembaban toilet yang berdampak pada aroma tidak sedap dari bakteri dan jamur. Untuk memisahkan area tersebut pada dasarnya sangat mudah. Anda dapat menggunakan sebuah kaca atau sekat kain yang terbentang hingga bagian lantai.