27
Agu

Tahapan Dalam Membangun Kamar Di Loteng

Tahapan Dalam Membangun Kamar Di Loteng

Tahapan Dalam Membangun Kamar Di Loteng – Banyak orang yang memanfaatkan loteng rumahnya untuk gudang atau tempat penyimpanan. Tapi tahukah Anda Apabila ruangnya memenuhi syarat, Anda bisa saja memanfaatkannya sebagai kamar tidur. Namun dibutuhkan sebuah perencanaan yang matang apabila Anda hendak membuat kamar di area loteng. Kita harus bisa mengolah sistem aliran udara agar tetap memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi penghuninya. Udara segar yang masuk melalui pintu jendela akan dibuang keluar menjadi udara panas melalui loteng.  Jika dibandingkan, suhu udara loteng terasa lebih tinggi daripada di area bawah. Kita perlu melakukan beberapa rekayasa pada ruang loteng agar menjadi kamar yang nyaman dan layak dihuni.

 

Ubah Plafon Untuk Lantai

Jika anda merubah fungsi loteng menjadi kamar maka area plafon harus juga dimanfaatkan sebagai lantai. Konstruksi plafon yang lama biasanya tidak direncanakan untuk lantai sehingga anda harus membongkarnya.

Jika mau dijadikan kamar permanen maka sebaiknya lantai loteng dibuat dengan cor beton. Anda harus membuat balok yang kuat dan pastikan kolom penahannya juga memenuhi syarat. Agar tidak menambah berat beban konstruksi, gunakanlah material yang ringan sebagai penutup lantai.

Membuat lantai loteng dengan konstruksi kayu juga bagus. Tentu saja dimensi baloknya jauh lebih besar dari pada konstruksi plafon sebelumnya. Tutupi dengan karpet vinyl agar lantai terlihat rapi. Atau jika anda ingin mengekspos material papan kayunya, gunakan finishing kayu yang bagus agar lantai aman terhadap rayap dan tahan lama.

Konstruksi Atap

Kamar loteng anda akan berhubungan langsung dengan kemiringan atap. Anda harus memastikan tinggi lantai terhadap bidang  atap terendah masih memadai apabila anda berdiri disana.  Pastikan bahwa kepala kepala anda tidak terbentur dengan rangka atap.  Paling tidak dibutuhkan ketinggian aman yang tidak kurang dari 2 m – 2.4 m

Material pada konstruksi atap juga harus anda diperiksa.  Jika anda menggunakan baja ringan, kita akan kesulitan membuat ruang di loteng karena jarak antara kuda-kudanya adalah 1 m hingga 1.5 m. Area loteng lebih mudah terbentuk jika anda menggunakan kuda-kuda beton atau kuda-kuda kayu.

Sirkulasi Udara

Inilah yang sudah kita bicarakan sebelumnya tentang sirkulasi udara di area loteng.  Udara di loteng terasa lebih panas dibandingkan dengan ruangan yang ada dibawahnya. Untuk mengatasinya, pasanglah isolator untuk mengurangi serapan panas di bawah genteng. Anda bisa menggunakan aluminium foil, polyurethane atau glass wool.

Bila masih memungkinkan buatlah jendela tambahan pada dinding loteng. Anda akan memperoleh sirkulasi udara segar yang jauh lebih baik. Jika masih kurang sejuk, anda bisa memasang Air Conditioner (AC).

Pencahayaan Siang Hari

Area loteng biasanya gelap. Jika jendela yang anda buat masih belum cukup memasukkan sinar, anda bisa membuat skylight. Gunakan genteng kaca atau penutup atap transparan lain sehingga sinar matahari bisa masuk kedalam loteng. Tapi anda juga harus memperkirakann besarnya kapasitas cahaya yang diperlukan. Jangan sampai terlalu silau. Lagipula sinar matahari yang berlebihan akan meningkatkan suhu ruangan.

Akses ke  Loteng

Karena area loteng berada di atas maka akan dibutuhkan sebuah tangga untuk mengaksesnya. Pastikan bahwa tangga tersebut cukup kuat dan aman untuk digunakan anak-anak. Faktor keamanan dan kenyamanan harus anda perhitungkan.

Tangga harus berada dalam posisi yang seefisien mungkin sehingga tidak membuat ruang debawahnya terasa sumpek.  Jangan sampai keberadaan tangga mengganggu aktifitas ruang yang ada dibawahnya.

Furniture

Kita tidak akan menempatkan banyak furniture pada area loteng yang tidak begitu luas. Pakailah furniture yang benar-benar diperlukan saja. Agar lebih efektif, anda bisa membuat built-in furniture dimana sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan.