06
Okt

Sudah Tahu Izin Renovasi Rumah Simak Cara dan Aturannya

Sudah Tahu Izin Renovasi Rumah Simak Cara dan Aturannya

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Pengajuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dibagi menjadi tiga jenis, yakni untuk IMB untuk rumah baru, IMB renovasi rumah dan IMB rumah lama. Artinya, jika Anda berencana merenovasi rumah, maka harus mengantongi IMB terlebih dahulu. Namun, tak semua renovasi rumah memerlukan IMB.Sudah tahu izin renovasi rumah simak cara dan aturannya:

A. Persyaratan Mengajukan Izin Renovasi Rumah 

Kalau kamu memang melakukan pekerjaan renovasi dengan contoh seperti di atas, maka kamu memang harus memiliki IMB renovasi rumah. Sebenarnya, tidak sulit untuk mengajukan permohonan izin renovasi rumah karena prosedur resmi membutuhkan waktu 21 hari. Kamu hanya perlu mendatangi PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) setempat untuk mengurus izin renovasi rumah alias IMB renovasi rumah. Nantinya, kamu akan melengkapi sejumlah persyaratan berupa dokumen-dokumen yang cukup banyak.

1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)

2. Surat kuasa apabila penandatangan bukan dilakukan oleh pemohon sendiri

3. Fotokopi pelunasan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terakhir

4. Fotokopi bukti kepemilikan atas tanah yang disahkan oleh pejabat yang berwenang

5. Fotokopi izin pemanfaatan ruang

6. Fotokopi gambar rencana bangunan berikut penjelasannya dengan skala 1 : 100

7. Perhitungan konstruksi bagi bangunan bertingkat

8. Izin tetangga diketahui RT/RW (Rukun Tetangga/Rukun Warga) dengan meterai Rp6 ribu.

9. Denah bangunan dan foto tampak bangunan dalam ukuran kartu pos (khusus pemutihan)

10. Pengantar/rekomendasi dari lurah dan camat tentang berdirinya bangunan

11. Rekomendasi dinas/instansi terkait

12. Fotokopi Akte Jual Beli (AJB)

13. Fotokopi IMB lama sebelum renovasi

14. Surat pernyataan kesanggupan membangun dan ketentuan BCR (Building Coverage Ratio) dengan meterai Rp6 ribu

READ  7 Desain Mushola untuk Rumah Minimalis Dan Modern

15. Surat pernyataan jaminan kelayakan dan mutu bangunan dengan meterai Rp6 ribu

16. Surat pengantar permohonan IMB dengan meterai Rp6 ribu

Kenapa Renovasi Memerlukan IMB? 

Izin renovasi rumah memang ditujukan untuk mencegah pembangunan rumah yang tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan. Untuk wilayah DKI Jakarta, perizinan bangunan sudah diatur dalam Perda Nomor 7 Tahun 1991 tentang Bangunan di DKI Ketika kamu ingin melakukan renovasi rumah dan telah mempunyai IMB, kamu tidak perlu mengurus IMB yang baru. Saat kamu ingin menambah ruang, tentunya memang memerlukan izin renovasi rumah karena pastinya bangunan sudah berbeda dengan izin awal.

 

Misalnya, kamu memiliki izin membangun rumah satu lantai, kemudian ingin menambah lantai kedua. Penambahan lantai ini memang memerlukan izin renovasi rumah karena struktur bangunan harus diperbarui, izin juga harus diperbarui. Begitu juga saat ingin mengubah fasad, tata letak ruangan, struktur bangunan, dan lainnya yang juga memerlukan izin renovasi rumah. IMB yang pertama kali dimiliki tentunya sudah berbeda jauh dengan renovasi rumah yang akan dilakukan. Untuk itu, kamu memang memerlukan izin IMB renovasi atau izin renovasi rumah agar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bagi kamu yang berencana melakukan renovasi rumah, jangan lupa untuk mengajukan izin renovasi rumah alias IMB renovasi.