19
Feb

Ragam Pesona Ornamen Klasik Hingga Modern

Ragam Pesona Ornamen Klasik Hingga Modern

Kontraktor JogjaSecara sederhana, ornamen bisa diartikan sebagai aksesoris atau detail yang ditambahkan pada sesuatu untuk memperindah atau mempercantik hal tersebut. Dalam dunia arsitektur dan interior sendiri, ornamen pun bisa dibentuk dari berbagai macam material dan juga metode. Biasanya jenis ornamen yang hadir pada desain dan arsitektur berupa ukiran batu dan kayu atau dicetak dari tanah liat, semen hingga bentuk gypsum. Fakta uniknya, seni dekorasi ini sendiri memiliki sejarah panjang dan persebaran yang bervariasi sehingga ia memiliki banyak sekali gaya dan juga bagaimana tampilan variasi desain. Penasaran gak sih gimana tampilan ragam pesona ornamen klasik hingga modern? Yuk, baca informasinya di bawah ini!

Inspirasi Desain Rumah Klasik Eropa dan Hiasan Khasnya!

 

Ornamen Baroque

ornamen baroque berupa ukiran daun dan patung pada pilar

Ornamen khas arsitektur Baroque lahir di era Baroque, tepatnya pada akhir abad ke-16 di Italia. Gaya Baroque terkenal akan eksplorasi bentuk yang lebih dramatis.

Kesan saat melihat ornamen Baroque pada arsitektur bangunan adalah megah karena proporsi yang terlampau besar atau gigantisme yang merupakan ciri khas dari arsitektur yang berkembang di era Baroque.

Ornamen Bizantium

ornamen bizantium warna-warni pada gereja st petersburg rusia

Ornamen pada arsitektur Bizantium masih menyerupai gaya, pola, dan elemen-elemen arsitektur Romawi sebelumnya. Salah satu ciri khas yang masih bertahan dan terlihat pada desain dari era Bizantium adalah ragam hias geometris, namun dirancang dengan kompleksitas yang lebih tinggi.

Ciri khas lainnya adalah kehadiran mosaik-mosaik sebagai pengganti ukiran sebagai elemen dekorasi. Meskipun tidak semegah dan sebesar seperti gaya Baroque, detail dari gaya Bizantium membuatnya memiliki daya tarik yang tak kalah dari arsitektur bergaya Baroque.

Ornamen Gothic

ornamen gothic pada arsitektur bangunan klasik dengan patung dan menara

Pola ornamen selanjutnya yang masih masuk dalam kategori arsitektur klasik adalah gaya arsitektur Gothic. Ciri khas dari Arsitektur Gothic adalah olahan gubahan bentuk yang menjulang tinggi ke atas. Gereja Katedral di Jakarta merupakan salah satu contoh bangunan yang menerapkan gaya arsitektur Gothic.

READ  Pemilihan Lampu Rumah yang Tepat

Ornamen era Modern

ornamen ukiran pada arsitektur bangunan di samping jendela

Memasuki era pasca perang dunia kedua, arsitektur mengalami banyak perkembangan dan juga pengaruh-pengaruh pada paham yang lebih modern mulai masuk memengaruhi citra arsitektur kala itu, tak terlepas pada perkembangan ornamen.

Itulah beberapa pola ornamen yang tersebar di berbagai penjuru dunia pada era-era arsitektur yang berbeda. Khususnya kamu penggemar gaya klasik, tentu ornamen bergaya Baroque atau Bizantium menjadi alternatif pilihan yang menarik. Sudahkah kamu menemukan variasi seperti apa yang paling pas untuk menghiasi properti hunian impianmu? Semoga artikel ini bermanfaat, ya!