Plus Minus Rumah Berdasarkan Bentuk Atap
05
Agu

Plus Minus Rumah Berdasarkan Bentuk Atap Part 1

Plus Minus Rumah Berdasarkan Bentuk AtapPLUS MINUS RUMAH BERDASARKAN BENTUK ATAP

Atap RumahRumah idaman semua orang adalah rumah yang nyaman bukan? Rumah yang nyaman ini tentu bisa Anda ciptakan dengan mudah bersama kami Kontraktor Jogja. Nah membahas soal rumah, salah satu komponen rumah adalah atap rumah. Atap rumah ini berdasarkan bentuknya memiliki beberapa kelebihan dan kekurangannya.

1. Atap datar

 Rumah by IOX Architekten GmbH

Bila dilihat sekilas, atap datar terlihat benar-benar datar tanpa saluran untuk pembuangan air hujan. Faktanya, saluran itu memang (dan harus) dibuat agar atap datar terhindar dari kerusakan akibat genangan air hujan. Bangunan beratap datar awalnya didirikan sebagai fasilitas industri dan komersial. Pada perkembangannya, atap datar banyak digunakan untuk hunian.

Kelebihan
Dengan bentuk atap yang datar, terbentuk ruang kosong terbuka di atas atap yang bisa disulap menjadi teras atap untuk bersantai, atau area untuk bercocok tanam dalam pot. Piranti pendingin udara (AC) atau panel surya bisa dipasang dengan mudah dan tak membahayakan keselamatan pekerja. Konstruksi atap datar lebih mudah dibuat dibandingkan jenis atap lainnya. Selain itu, material yang diperlukan juga lebih sedikit sehingga bisa menekan biaya pembangunan.

Kekurangan
Derajat kemiringan yang rendah, atau hampir tidak ada, mengakibatkan atap datar rentan bocor. Oleh karena itu, atap datar kurang cocok untuk daerah dengan tingkat curah hujan tinggi. Meski atap datar memerlukan material yang lebih sedikit, ongkos yang harus dikeluarkan untuk pemeliharaan atau perbaikan bisa membebani pemilik rumah dalam jangka panjang.

Baca juga : Arti Atap Limas

2. Atap pelana

 Rumah by Biuro Projektów MTM Styl - domywstylu.pl

Atap pelana mudah dikenali dengan bentuk segitiga dan atap miringnya yang curam. Atap jenis ini mudah ditemukan di sekitar kita, dan telah digunakan sebagai model atap rumah penduduk sejak puluhan tahun silam. Saat ini kita bisa melihat bangunan-bangunan peninggalan era Kolonial atau bangunan dari era sesudahnya yang dibangun dengan atap pelana.

Kelebihan
Akibat bentuk atap yang miring di kedua sisi, baik hujan maupun salju dapat meluncur ke bawah tanpa hambatan dan genangan air di atap bisa dihindari. Struktur atap pelana yang khas membentuk ruang kosong di bawah atap. Ruang kosong ini bisa dimanfaatkan untuk loteng atau kamar tidur. Bila dilihat dari dalam, langit-langit atau plafon terlihat tinggi. Langit-langit tinggi akan membantu melancarkan sirkulasi udara, sehingga suhu udara di dalam rumah terasa sejuk setiap saat.

Kekurangan
Atap pelana kurang cocok untuk rumah yang sering diterpa angin kencang atau puting beliung. Bila kasau dan reng atap tidak didukung oleh kuda-kuda dan gording yang kuat, atap bisa runtuh. Angin kencang bisa meniup genteng penutup atap. Bahkan angin puting beliung yang sangat kuat bisa menghisap atap sampai terlepas dari dinding seluruhnya.

Baca juga : Plus Minus Atap Pelana

JASA ARSITEK DAN KONTRAKTOR  merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di  WA : 0857 4300 6666