25
Nov

Perbedaan Plafon Gypsum dan Plafon GRC

Perbedaan Plafon Gypsum dan Plafon GRC

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Plafon, atau langit-langit rumah, merupakan komponen bangunan yang melindungi hunian kita dari debu dan segala kotoran pada kerangka atap. Plafon memiliki banyak jenis, dan setiap jenisnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Di antara banyaknya jenis plafon, salah satu bahan yang sering dipakai untuk membuat langit-langit rumah adalah GRC. GRC merupakan singkatan dari Glassfiber Reinforced Cement. Sebuah material yang terbuat dari campuran semen dan serat. Bahan ini akan kita bahas sekarang karena peminatnya yang cukup banyak di Indonesia. Apabila kamu merupakan salah satu dari mereka, ada baiknya kamu tahu kelebihan dan kekurangan plafon GRC sebelum kamu membeli atau memasangnya di rumah.

Plafon Gypsum

Ini merupakan jenis plafon yang saat ini sangat banyak digunakan sebagai material untuk menjadi plafon rumah. Plafon jenis ini banyak digunakan sebab mudah dalam hal pemasangan dan memiliki harga yang juga relative murah. Maka dari itu, plafon gypsum merupakan plafom favorite banyak orang. Selain itu, variasinya yang sangat banyak dan juga terdapat akesori pada bagian sudut, tengah dan lisnya.

Gypsum juga memiliki warna dan ukuran yang sangat variatif, tentunya hal ini bisa mempermudah dalam memilih plafon gypsum yang cocok untuk kebutuhan anda.  Di pasaran, biasanya tersedia gypsum dalam lembaran dengan ukuran 120 x 240 cm. namun sobat juga tetap bisa menemui produsen yang memproduksi dalam ukuran khusus dengan tingkat ketebalan yang bermacam-macam. Untuk ketebalan dari gypsum sendiri biasanya umum ditemukan dalam ukuran 9 mm hingga 15 mm. proses pemilihan plafon gypsum pun menuntut sobat untuk lebih teliti dan juga berhati-hati.

Biasanya di pasaran merk gypsum seperti  gypsum Jayaboard dan gypsum Knauf menjadi brand yang paling populer atau banyak dicari pasaran. Harga gypsum jayaboard untuk ukuran ketebalan 12 mm berkisar Rp. 95.000 dan harga gypsum knaud dengan ketebalan yang sama berkisar Rp. 72.000. Saya sarankan sih untuk meminta bantuan ahli di bidang plafon gypsum sebelum memasanganya.

Jenis-jenis plafon gypsum

1. Top Line

Jenis gypsum yang satu ini merupakan papan gipsum berlapis kertas berwarna putih untuk memberikan kesan permukaan yang halus sehingga dapat menjaga estetika tanpa melupakan fungsinya. Gipsum jenis ini tidak mudah terbakar dan mampu menghambat panas lho sobat, canggih ya?

READ  Dekorasi Rumah Ala Korea

2. Base Line

Apa itu Plafon Gypsum dan Plafon GRC? Yuk Kenalan sama Material iniJenis gypsum yang satu ini adalah papan gipsum dengan lapisan kertas putih yang dapat digunakan untuk partisi dinding dan plafon. Sama dengan Top Line, gypsum jenis ini juga memberikan estetika dengan penghambat panas dan tahan api.

3. Aqua Line

Aqua Line merupakan papan gipsum yang telah dilengkapi cairan silikon terpolimerasi sehingga mampu mengurangi penyerapan pada papan.

4. Fire Line

Jenis gypsum ini dibuat dengan bahan khusus guna meningkatkan kohesivitas pada suhu tinggi sehingga memberikan hasil maksimal ketika dihadapkan dengan api.

5. Dura Line

Dura line merupakan papan gipsum gyproc yang memiliki daya tahan terhadap benturan dan ideal untuk rumah dan bangunan komersial yang membutuhkan dinding kuat.

Kelebihan Plafon Gypsum

Ini dia beberapa kelebihan dari plafon gypsum yang bisa sobat jadikan referensi ketika akan memilih material untuk plafon.

1. Memiliki kemudahan dalam pemasangan

Apa itu Plafon Gypsum dan Plafon GRC? Yuk Kenalan sama Material iniSalah satu alasan mengapa plafon gypsum merupakan plafon yang cukup populer adalah karena pemasangannya yang cukup mudah. Plafon gypsum lebih mudah dipasang jika dibandingkan dengan plafon GRC.

Selain itu, plafon juga lebih rapi dari pada plafon GRC sebab plafon gypsum lebih mudah untuk dibentuk sehingga memiliki tekstur yang baik. Plafon gypsum juga dapat memberikan hasil akhir yang lebih rata dan smooth.

2. Tahan terhadap api

Apa itu Plafon Gypsum dan Plafon GRC? Yuk Kenalan sama Material iniKelebihan lain yang dimiliki oleh plafon gypsum adalah memiliki sifat yang tahan terhadap api. Tentunya hal ini sangat patut untuk dipertimbangkan.

Dengan sifat yang dimilikinya ini, saat terjadi kebakaran api tidak akan membuatnya tersebar dengan mudah.

3. Harga gypsum yang terjangkau

Harganya yang terjangkau menjadikan gypsum disukai banyak orang. Harga gypsum lebih murah dibandingkan harga GRC di pasaran.

Jika sobat membutuhkan plafon dengan budget yang terbatas, sobat bisa menjadikan plafon gypsum sebagai alternatif.

Kekurangan Plafon Gypsum

1. Lebih mudah rusak

Apa itu Plafon Gypsum dan Plafon GRC? Yuk Kenalan sama Material iniSalah satu kekurangan plafon gypsum adalah tidak tahan terhadap air. Untuk masalah ketahanan, plafon GRC lebih tahan terhadap air daripada plafon gypsum dengan kelas yang stsobatr.

READ  Cara Menyulap Teras Jadi Spot Instagramable di Rumah

Hal inilah yang membuat plafon gypsum stsobatr menjadi lebih cepat rusak dan tidak bertahan lama. Namun, plafon gypsum menyediakan jenis plafon yang tahan terhadap air untuk anda gunakan.

2. Plafon gypsum anti air relatif lebih mahal

Apa itu Plafon Gypsum dan Plafon GRC? Yuk Kenalan sama Material iniPlafon gypsum menyediakan plafon yang tahan terhadap air. Jenis ini memiliki kualitas yang lebih baik daripada plafon gypsum yang biasa atau yang stsobatr. Namun, gypsum jenis ini memiliki harga yang relatif lebih mahal.

3. Terlihat buram dan berjamur

Kekurangan selanjutnya yang dimiliki plafon gypsum adalah plafon akan terlihat lebih buram dan berjamur apabila berada di tempat yang lembap dan basah. Karena hal ini, Sobat perlu memastikan bahwa genteng Sobat tidak memiliki kebocoran yang dapat membuat plafon gypsum menjadi rusak.

Plafon GRC

Plafon GRC yang memiliki kepanjagan fiber glass reinforced concrete atau GFRC adalah jenis beton yang diperkuat serat. GRC juga dikenal sebagai beton bertulang glassfibre atau GRC dalam istilah pasar internasional. Maka GRC adalah beton serat kaca yang digunakan dalam panel-panel pada fasad bangunan dan sebagai beton pracetak. GRC sendiri merupakan material komposit yang terdiri pasir halus, semen, polimer akrilik, air, agregat serta kaca serat tahan alkali.

Plafon GRC merupakan plafon yang menggunakan papan semen fiber glass yang kuat. Papan semen yang digunakan untuk plafon GRC ini membuat plafon menjadi tahan terhadap air. Selain itu, plafon GRC juga merupakan jenis plafon yang kuat.

Jenis-jenis plafon GRC

1. GRC Royal Board

GRC Royal Board ringan dan tidak mudah lapuk adalah GRC board. Tahan terhadap jamur dan rayap jadi kebanyakan orang lebih memilih GRC board supaya bangunannya lebih berkualitas. Ini juga mudah dalam perawatannya.

2. GRC Silica Board

Merupakan salah satu material bagunan yang biasa digunakan untuk menggantikan fungsi dari triplek atau plywood.

3. GRC Board

Salah satu bahan yang populer digunakan untuk industri konstruksi, dan menjadi pilihan pertama bagi banyak arsitek, Lebih tahan ketika menghadapi beragam kondisi cuaca, baik hujan maupun panas.

READ   Desain Rumah Ruko Minimalis Terkini

4. Plafon GRC Versaboard

Plafon GRC jenis versaboard ini merupakan plafon yang Dapat menjadi solusi ideal dan ekonomis serta sebagai alternatif pengganti triplek.

Kelebihan Plafon GRC

1. Kuat dan tahan bocor

Salah satu kelebihan plafon GRC sehingga banyak disukai adalah lebih kuat dan tahan terhadap bocor.

Plafon GRC tidak mudah rapuh dan tidak akan menghasilkan rembesan ketika terjadi kebocoran pada atap dan lain sebagainya. Plafon ini juga relatif aman digunakan pada tempat lembab karena tidak akan lembap dan berjamur seperti pada area kamar mandi.

2. Masa pakai lebih panjang

Karena lebih kuat dan lebih tahan terhadap air, umur pakai plafon GRC lebih panjang dibandingkan dengan plafon gypsum.

Masa pakai yang panjang ini menjadi keuntungan sendiri, sebab sobat VOIRE tidak akan terlalu sering memperbaiki ataupun mengganti plafon ini dalam waktu yang singkat.

3. Memiliki perawatan yang mudah

Kelebihan selanjutnya yang dimiliki plafon GRC adalah mudah dalam hal perawatan. Hal ini dikarenakan plafon GRC tidak mudah menyerap noda sehingga lebih mudah untuk dirawat dan dibersihkan.

Kekurangan Plafon GRC

1. Harga relatif lebih mahal

Salah satu kekurangan plafon GRC adalah memiliki harga yang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan plafon gypsum. Jika Sobat memiliki budget yang terbatas untuk mendapatkan plafon, maka plafon GRC bukan merupakan pilihan yang tepat.

Namun harga plafon yang mahal ini sebenarnya sesuai dengan kualitas yang diberikan. Jika dihitung ulang dan ditotal, budget yang akan sobat keluarkan untuk perbaikan atau penggantian plafon gypsum sebenarnya bisa menjad lebih besar.

2. Pemasangan membutuhkan waktu yang lama

Kekurangan lainnya yang dimiliki plafon GRC adalah membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemasangannya. Plafon GRC dibuat dari campuran serat dan semen dengan ukuran yang tebal.

Karena hal ini lah waktu pembuatan atau pemasangan plafon GRC lebih lama daripada plafon gypsum.

3. Membutuhkan ketelitian saat pemasangan

Kekurangan plafon GRC selanjutnya adalah membutuhkan ketelitian saat proses pemasangan. Hal ini sebenarnya diperlukan untuk semua jenis plafon. Ketelitian saat pemasangan plafon perlu dilakukan agar memberikan hasil akhir yang sesuai dan kuat.