10
Mar

Penyebab Retak Rambut Pada Tembok

sumber : rumahdiy.com

PENYEBAB RETAK RAMBUT PADA TEMBOK

Arsitek Indo Kontraktor – Pernahkah Anda menemukan tembok rumah Anda mengalami retak rambut? Jika pernah, tahukah Anda apa penyebabnya? Salah satunya adalah karena kerusakan pada struktur. Lantas, apa pengertian dari kerusakan struktur tersebut? Yuk simak ulasan berikut ini, dan temukan juga beberapa penyebab retak rambut yang lainnya.

Penyebab Tembok Retak

tembok retak

1. Kerusakan atau Kegagalan Struktur

Retakan pada pasangan bata yang melekat pada struktur bisa diakibatkan oleh beberapa hal, meliputi

  • kegagalan struktur dalam menahan beban berat,
  • gempa, dan
  • benturan yang keras.

Jika hal tersebut terjadi pada rumah yang baru dibangun, plester yang menutupi dinding tentu saja akan retak.

2. Pasangan Dinding

Jika kamu membeli batu bata dengan kualitas yang seadanya, bisa jadi hal ini adalah penyebab utama dari retaknya dinding.

Batu bata dan perekat dengan kualitas yang kurang baik bisa mengakibatkan lepas atau pecahnya pasangan bata.

Hal ini bisa menjadi penyebab utama dari retaknya plester dan acian dinding yang menutupi pasangan tersebut.

3. Acian dan Plester

Inilah beberapa penyebab mengapa plester atau acian pada dinding retak:

  • Acian dikerjakan sebelum plester kering dengan sempurna atau proses penyusutannya belum selesai.
  • Takaran campuran plester atau acian tidak sesuai dengan ketentuan.
  • Acian menggunakan semen yang biasa.

4. Perbedaan Bahan

Acian atau plester bisa retak karena bertemunya bahan yang berbeda.

Inilah beberapa contoh pertemuan yang mengakibatkan retak:

  • Struktur beton dengan pasangan bata
  • Pasangan bata dengan kayu
  • Plesteran dengan pipa listrik atau pipa air di dalam dinding

Biasanya, keretakan terjadi karena semen yang tidak mampu menempel dengan bahan tertentu seperti kayu dan plastik.

5. Penurunan Permukaan Tanah

Penurunan permukaan tanah dapat menyebabkan retak tarik pada tembok.

Hal ini rupanya biasa terjadi pada setiap jenis bangunan.

Asalkan penurunan ini tidak terjadi secara serentak, kondisi ini tidak akan membahayakan bangunan.

Namun, kamu harus mulai khawatir jika terjadi penurunan secara bersamaan, karena hal ini dapat membahayakan struktur bangunan.

6. Pembebanan Terlalu Berat pada Dinding

Pembebanan terlalu berat pada dinding, secara bersamaan dari atas hingga bawah, dapat menyebabkan retak tekan.

Masalah ini terjadi karena tiang penyangga atau kolom bangunan tidak bekerja dengan seharusnya.

Ahasil, sebagian beban harus ditumpu oleh dinding.

sumber : www.99.co