20
Jan

Mudah Dirawat, Ini 10 Tanaman Dalam Rumah Untuk Pemula!

Mudah Dirawat, Ini 10 Tanaman Dalam Rumah Untuk Pemula!

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Kata pepatah ‘rumahku adalah surgaku’, hal itu memang benar adanya. Rumah adalah tempat paling indah untuk berpulang. Saat kita butuh tempat istirahat karena lelah maka rumah adalah tempat yang paling indah. Karena rumah adalah tempat yang sangat krusial, maka tak sedikit orang yang rela mengeluarkan budget besar untuk menghias rumah mereka. Mulai dari memilih interior rumah, denah rumah yang baik, sampai menghias rumah dengan berbagai jenis tanaman. Menanam tanaman itu mudah dirawat, ini 10 tanaman dalam rumah untuk pemula.

Lidah Mertua (Sansevieria)

Bicara tentang tanaman, nama Lidah Mertua memang tak asing lagi. Dikenal juga dengan nama Sansevieria, tanaman dengan ujung daun lancip ini hanya perlu sedikit sinar matahari untuk bertahan hidup. Siram saat tanah dalam pot terasa kering, jangan terlalu banyak hingga memenuhi pot (atau tanamanmu akan layu). Lidah Mertua fleksibel di tempatkan di manapun, tapi, tanaman dalam rumah ini sering dijadikan pelengkap di ruang tamu.

Sirih Gading (Epipremnum aureum)

Luas ruangan terbatas? Bukan masalah, atasi dengan tanaman gantung! Tanaman Sirih Gading ini sangat mudah untuk dirawat dan memiliki kecenderungan susah layu, makanya tanaman ini cocok bagi pemula yang belum pernah merawat tanaman.

Tanaman dalam rumah ini bisa ditempatkan di pot gantung yang hemat tempat dan cukup diberi pupuk 2 minggu sekali. Karena sifatnya yang tumbuh baik di ruangan dengan moderate-indirect light, tanaman gantung ini pas ditempatkan di kamar tidur. Epipremnum aureum juga mampu menyaring dan membersihkan racun di udara.

Sukulen dan Kaktus (Cacti)

Sukulen dan kaktus sangat populer di kalangan penyuka tanaman hias. Bukan tanpa alasan, perawatannya yang mudah serta berbagai jenis yang beragam membuat tanaman dalam rumah ini sering jadi pilihan untuk mempercantik meja, rak, hingga lemari. Kaktus tumbuh di ruangan yang penuh cahaya matahari (bright-indirect light). Pupuk tanaman kaktus favoritmu sebulan sekali, saat cuaca sedang kering, jangan lupa untuk menyiraminya seminggu sekali.

READ  Proses Pembuatan Batu Bata Secara Manual

Ripple Peperomia (Peperomia caperata)

Peperomia punya bentuk daun unik dan variasi warna, termasuk merah dan abu-abu. Karena tampilannya yang unik, tanaman dalam rumah ini seringkali jadi topik yang bagus untuk memulai percakapan. Ditaruh dalam pot atau digantung, Peperomia sering dijadikan penghias di ruang tamu dan ruang makan. Tempatkan Peperomia di dekat jendela dengan bright-indirect light. Hati-hati saat menyiramnya, siram dari bawah untuk mencegah penyakit tanaman.

Lili Paris (Chlorophytum comosum)

Lili Paris biasanya sering ditemui di ruangan berukuran besar. Tanaman dalam rumah yang satu ini punya daun rimbun, juga tumbuh secara vertikal dan horizontal, sempurna untuk mengisi kekosongan di ruangan.

Chlorophytum comosum juga dijuluki ribbon plant karena daun panjangnya punya garis yang cerah. Agar Lili Paris tetap subur, pastikan air tidak menggenang saat kamu menyiramnya. Tanah terlalu lembab akan membuat akarnya membusuk. Sebagai tanaman dalam rumah, tempatkan di atas meja samping dekat dengan jendela besar, karena tanaman ini membutuhkan bright-indirect light.

Jade Plant (Crassula ovata)

Tanaman asal Afrika Selatan ini banyak digemari karena bentuknya yang unik: daun tebal berbentuk oval dan batang yang pendek. Karena mungil, Jade Plant seringkali dijadikan tanaman dalam rumah favorit, menghiasi meja kerja atau jendela dapur.

Crassula ovata muda hanya boleh diletakkan di tempat dengan bright-indirect light untuk mencegah daunnya terbakar. Saat dewasa, kamu boleh meletakkannya langsung terkena sinar matahari selama minimal 4 jam sehari. Siram Jade Plant dan pastikan tanahnya lembab dan hampir kering, bukan basah. Tergantung kecepatan keringnya, siram seminggu atau sebulan sekali.

Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace Lily merupakan tanaman khas iklim tropis yang identik dengan bentuk bunganya yang unik. Meski seringkali ditanam langsung di tanah, Peace Lily juga bisa dijadikan tanaman dalam pot.

READ  Tips Memilih Kursi Kerja yang Tepat

Di cuaca panas, siram Peace Lily cukup sering, dan gunakan juga water mist untuk menjaga kelembapan tanaman. Salah satu ciri Peace Lily yang sudah waktunya disiram adalah bunganya mulai tertunduk. Saat dijadikan tanaman dalam rumah, tempatkan di ruangan dengan medium-indirect light, seperti di ruang makan.

Aloe (Aloe vera)

Aloe vera memang terkenal akan manfaat gel-nya untuk kulit, tapi tanaman yang satu ini juga sahabat terbaik bagi pemula, terutama buatmu yang sering lupa menyiram tanaman. Nggak perlu repot merawatnya sebagai tanaman dalam rumah, kamu bisa menempatkan Aloe di pot tanaman mini dengan tanah yang tidak tergenang air. Siram setiap 3 minggu sekali.

Perawatannya juga nggak sulit, beri pupuk sebulan sekali dan tempatkan di sudut dengan bright-indirect light, misalnya di ruang tamu atau teras rumah.

Heartleaf Philodendron (Philodendron hederaceum)

Bicara soal tanaman dalam rumah, dari generasi ke generasi, Heartleaf Philodendron menjadi pilihan banyak orang karena kemudahan merawatnya. Nggak perlu jadi ahli dalam merawat tanaman, pemula pun bisa merawat tanaman asal Amerika Selatan ini. Sebagai hiasan meja tamu, bahkan pemanis di rak dapur, tanaman dalam rumah ini akan tumbuh subur di ruangan dengan medium-indirect light. Siram Heartleaf Philodendron 1 sampai 2 kali seminggu, pastikan tanahnya tidak tergenang air.

ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia)

Tanaman dalam rumah yang satu ini berasal dari bagian timur benua Afrika. ZZ Plant yang punya ciri khas daun mengkilap ini bisa ditempatkan di kamar tidur, untuk mempercantik meja rias atau kabinet. Merawat ZZ Plant nggak sulit, bahkan untuk orang yang belum pernah merawat tanaman sebelumnya. ZZ Plant cocok sebagai tanaman dalam rumah, karena ia mampu bertahan dengan beragam pencahayaan, bright to low-indirect light dengan tanah yang kering (tidak menggenang).

READ  Desain Teras untuk BBQ Party di Tahun Baru