04
Nov

Meningkat Rumah Cepat dan Hemat

Meningkat Rumah Cepat dan Hemat

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Kebutuhan akan ruang biasanya meningkat seiring dengan pertumbuhan anggota keluarga. Namun, rumah-rumah perkotaan yang kita tempati biasanya berukuran kecil karena keterbatasan lahan. Solusinya adalah meningkat ke atas atau menambah jumlah lantai bangunan. Inilah tips meningkat rumah degan cepat dan hemat.

Lebih Murah

Banyak yang beranggapan kalau material instan sudah pasti mahal, karena dilengkapi teknologi terkini. Padahal, belum tentu. Besar kecilnya pengeluaran saat renovasi biasanya ditentukan oleh RAB, proses pembangunan, dan setelah bangunan terbangun. Bila kontraktor atau pemilik rumah tidak menghitung RAB secara matang dan rinci, maka potensi biaya membengkak sangat tinggi. Oleh sebab itu, saat merancang RAB, pastikan Anda mengonsultasikannya kepada kontraktor atau arsitek yang berpengalaman. Demikian pula saat proses pembangunan. Bila menggunakan cara konvensional, maka pastikan takaran antara semen, air, dan pasir sesuai.

Tukang yang tidak berpengalaman biasanya hanya menakar sesuai dengan apa yang ia lihat dan ajarkan dari seniornya. Kalau ajarannya benar, tidak masalah. Fatal akibatnya kalau ternyata takarannya asal-asalan. Bangunan akan cepat rusak dan lagi-lagi Anda akan mengeluarkan biaya lebih.

Selain itu, pengerjaan dengan cor beton cenderung lebih berantakan dan memakan waktu yang lama. Kira-kira dari selesai pengerjaan hingga beton kering, membutuhkan waktu sekitar 2 minggu.  Dari sisi harga, umumnya ngedak dengan cor beton dihitung per meter kubik. Harga juga tergantung dengan kualitas beton yang digunakan. Umumnya untuk rumah tinggal dengan ukuran standar menggunakan beton K225 dan K250, sedangkan untuk rumah mewah lebih baik menggunakan beton K300 dan K350. Harga ngedak dengan cor beton saat artikel ini ditulis berkisar antara Rp700.000—Rp1 juta/m3.

READ  Tips Dekorasi Interior Cantik dengan Tangga Melayang

Besar kecilnya biaya meningkat rumah juga dipengaruhi oleh struktur bangunan Anda. Bila fondasi bangunan lama Anda sudah didukung untuk bangunan 2 lantai, maka tidak jadi masalah. Belakangan, rumah-rumah yang dibangun pengembang tidak didukung untuk bangunan 2 lantai. Sehingga, Anda harus banyak membongkar dan menambahkan fondasi dan kolom baru. Ini tentu menguras kocek Anda.

Meningkat Rumah Cepat dan Hemat

3 Hal Penting Saat Meningkat Rumah

Mengecek kondisi fondasi menjadi salah satu hal penting yang wajib Anda lakukan saat meningkat rumah. Pasalnya, fondasi yang tidak mampu menumpu beban 2 lantai akan membahayakan keselamatan jiwa penghuni rumah. Oleh sebab itu, sebaiknya cek terlebih dahulu kondisi struktur bangunan sebelum Anda meningkat.

Ada dua hal penting lagi yang harus Anda ketahui, yakni ngedak dan merancang struktur tangga. Bila tiga hal ini dikerjakan dengan tepat, dijamin bangunan Anda akan panjang umur dan bebas masalah.

Jangan Lupakan IMB

Tidak hanya bangunan baru yang memerlukan izin mendirikan bangunan (IMB), rumah renovasi pun perlu. Dengan adanya IMB, hunian Anda mendapat payung hukum yang pasti sehingga tidak mengganggu kepentingan orang lain. IMB juga diperlukan untuk memastikan apakah bangunan Anda memiliki konstruksi dan kondisi tanah yang mendukung atau tidak.

Gunakan Jasa Tukang Profesional

Selama ini kesalahan membangun rumah bukan terletak pada material yang digunakan, melainkan dari keterampilan tukang dalam meracik adonan bahan. Oleh sebab itu, sebaiknya, Anda mengenal dan mengetahui kinerja tukang tersebut langsung atau mendapat referensi dari arsitek atau kontraktor.