30
Okt

Lantai Kayu atau Lantai Parket Kenali Tipe Dan Perbedaannya

Lantai Kayu atau Lantai Parket Kenali Tipe Dan Perbedaannya

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Menggunakan material kayu dan alami lainnya seperti batu alam dapat menambahkan nilai estetika sebuah hunian. Salah satu penggunaan material alami yang sering terterapkan pada berbagai macam rumah adalah lantai kayu dan lantai parket. Kedua jenis lantai tersebut sama-sama terbuat dari kayu, namun memiliki perbedaan yang cukup kontras. Tidak hanya sebagai lantai rumah, pemakaian jenis lantai ini pun sekarang sudah beragam pengaplikasiannya, mulai dari anak tangga, alas teras, sampai rooftop. Berikut ini antara lantai kayu atau lantai parket anda harus kenali tipe dan perbedaannya terlebih dahulu.

Apa itu Lantai Kayu dan Lantai Parket?

Lantai kayu dan lantai parket merupakan kumpulan kepingan kayu yang bisa berupa kayu original ataupun kepingan kayu yang sudah dipress sedemikian rupa yang diterapkan pada atas lantai konkrit, bisa terterapkan ke interior atau eksterior. Penutup lantai ini menjadi salah satu unsur dekoratif yang terterapkan ke residential, villa, hotel, dan terkadang pada perkantoran.

Walaupun terdengar sama, tapi lantai kayu dan parket mempunyai arti yang berbeda. Lantai parket merupakan kepingan kayu yang mempunyai profil di sisi-sisinya untuk saling terkunci satu sama lain saat mengaplikasikannya dan memperkuat lagi menggunakan paku tembak. Untuk parket terbagi menjadi 2, yaitu parket solid dan parket engineered. Sedangkan lantai kayu merupakan satuan kayu utuh yang terpasang satu sama lain menggunakan skrup.

Tipe Lantai Parket

Sebelum membahas lantai kayu dan lantai parket lebih lanjut, Anda harus tahu 2 tipe lantai parket berikut ini:

  1. Parket Solid 

Adalah lantai parket yang menggunakan 100% kayu original dalam pengaplikasiannya. Kayu yang tergunakan adalah kayu jati, merbau, bangkirai, ulin dan sonokeling. Parket solid sendiri mempunyai 2 jenis yaitu solid FJ dan solid FJL.

– Solid FJ adalah parket solid yang menggunakan satu kayu utuh per satu modul nya tanpa adanya sambungan kayu lain yang dipasang berjajar horizontal.

READ  8 Inspirasi Desain Interior Kamar Tidur Bagi Penyuka Warna Hitam Putih

– Solid FJL adalah parket solid yang menggunakan beberapa kayu yang disambung menjadi satu per satu modul nya. Secara visual terlihat dari sekat di garis vertikalnya.

Perbandingan harga antara solid FJ dan solid FJL ini cukup signifikan mencapai perbandingan 1:2.

  1. Parket Engineered 

Adalah jenis parket yang mempunyai lapisan tipis (veneer) pada lapisan pertamanya, sedangkan  bawahnya ada lapisan multipleks atau plywood untuk perkuatannya. Kayu yang digunakan pada parket engineered ini di antaranya adalah jati, sonokeling, white-oak, dan whole nut.

Bawah ini terdapat perbandingan antara parket solid dan parket engineered.

Parket solid Parket engineered
Keunggulan -Bisa di re-finishing berulang-ulang hingga 5x

– Kokoh

– Tahan lama karena merupakan kayu asli tanpa campuran lapisan lain

-Lebih stabil (tidak mudah kembang susut)

-Bisa dipasang di basement

-Harga lebih ekonomis

Kekurangan -Mudah kembang susut (muai)

-Tidak bisa dipasang di basement

-Jika terkena air dan tidak cepat ditangani akan bengkak dan rusak

-Harga relatif tinggi

-Tidak bisa di refinishing berkali-kali

-Tidak seawet parket solid

-Rawan terhadap kelembapan

Jenis Pemasangan Lantai Parket

Ada 2 jenis pemasangan lantai parket pada flooring antaranya adalah dengan cara lem (glue down) dan dengan plywood (nail down).

  1. Lem (glue down)

– Bantal acian memberi cairan primer. Cairan primer bertujuan untuk penahan kelembapan, jika permukaan basah, lem tidak akan maksimal dan kelebapan akan masuk ke lantai,

– Setelah itu, pemberian lem sikabond untuk menempelkan parket kayu ke bantal acian.

  1. Plywood (nail down)

Parket kayu langsung dipasang pada atas plywood dengan menggunakan paku tembak. Perbedaan signifikan antara tipe pemasangan ini dengan metode glue down  yaitu tidak ditambahkannya cairan primer

Cara Perawatan Lantai Kayu dan Lantai Parket

Cara perawatan terbilang mudah karena banyak cara preventive agar lantai kayu dan lantai parket bisa tahan lama, antara lain adalah:

  1. Jaga kelembapan lantai, jika terkena air segeralah untuk mengeringkannya. Air yang teresap ke lantai kayu ataupun parket membuat lantai membengkak dan rusak,
  2. Menggunakan obat pel yang ramah lingkungan karena bahan kimia berlebih akan merusak coating,
  3. Harus ada proteksi pada perabotan yang menempel langsung ke lantai seperti meja, kursi, lemari,
  4. Memindahkan perabotan yang menempel langsung ke ke lantai dengan cara mengangkat bukan menyeretnya,
  5. Untuk perawatan setelah mengaplikasikan bertahun-tahun, bisa menggunakan mesin scrubber. Cara kerja mesin ini akan menyemprotkan cairan dan terdapat sikat-sikat halus yang langsung membersihkan permukaan lantai kayu ataupun lantai parket.
  1. Apabila coating sudah memudar atau pemilik ingin mengganti warna, lapisan terluar lantai bisa mengikuti dan terganti dengan coating yang baru. Cara kerja mesin berfungsi menghilangkan lapisan terluar lantai, kemudian memberi coating baru sesuai selera. Hal ini bisa menjadi solusi untuk Anda yang ingin mendapatkan suasana baru atau sekedar mengganti konsep interior rumah.

Penerapan Lantai Kayu dan Lantai Parket

Setelah mengenal 2 tipe parket, sekarang adalah mengetahui pengaplikasian lantai kayu dan lantai parket pada rumah Anda, antara lain:

  1. Interior Flooring

Interior flooring adalah penerapan lantai parket yang paling banyak menggunakan. Pengaplikasiannya bisa dengan susunan horizontal, sirip ikan bahkan ada juga yang sudah berupa parket mosaic. Parket Mosaic merupakan tipe parket yang sudah bermodul 60×60 cm atau kelipatannya yang sudah mempunyai susunan sendiri. Indoor flooring ini menerapkan pada ruang tamu, ruang tidur, restoran, bahkan ruang gym.

  1. Decking

Decking merupakan lantai kayu yang diterapkan ke eksterior. Untuk decking menggunakan kayu ulin dan bangkirai. Kedua kayu ini tahan rayap sehingga cocok meletakkannya pada outdoor. Kayu ulin lebih mahal dan lebih gelap terbandingkan kayu bangkirai karena lebih kokoh. Walaupun kayu bangkirai lebih ekonomis, tetapi lantai kayu jenis ini kualitasnya tidak kalah dengan kayu ulin.

Dengan menggunakan decking, menjadikan ruangan hangat karena sifat dari lantai kayu yang mampu menyimpan panas siang dan selanjutnya mengunakan untuk menghangatkan malam harinya. Pemasangan decking ini menggunakan skrup. Pengaplikasiannya biasanya pada kolam renang dan teras.

  1. Trap Tangga

Pada trap tangga sendiri bisa menggunakan lantai kayu maupun parket jenis FJ dan FJL. Kayu yang mengunakan mempunyai tebal 3 mm, lebar 320 mm dan lebar yang bisa custom sesuai permintaan customers. Selain pengaplikasiannya pada interior flooring, decking dan trap tangga, kayu dan parket bisa juga menerapkan pada plafon, pergola, fasad, dan kisi kisi.

READ  Tips Membangun Rumah di Pinggir Jalan Raya