kontraktor jogja
21
Des

Kesalahan Sepele Dalam Mengecat Rumah yang Dapat Berdampak Besar

kontraktor jogjaKESALAHAN SEPELE DALAM MENGECAT RUMAH YANG DAPAT BERDAMPAK BESAR

Kesalahan Mengecat Rumah – Hal yang akan kita lakukan jika menemui cat tembok yang telah usang adalah mengganti warna cat rumah. Mengganti warna cat rumah ini akan memberikan kesan beda pada rumah Anda. Namun pernahkah Anda mengecat rumah sendiri? Atau sedang berniat ingin mengecat rumah sendiri? Ketahuilah mengecat rumah ini  harus memperhatikan beberapa hal kesalahan yang mungkin sepele akan tetapi berdampak besar pada tembok atau dinding Anda.

Kesalahan Sepele Berakibat Fatal Ketika Mengecat Rumah

1. Mengecat tanpa melindungi lantai.

Kebiasaan yang sangat sering dilakukan adalah tidak melindungi lantai lokasi yang akan dicat sehingga saat mempersiapkan cat terjadi banyak percikan atau tetesan di lantai yang akan menambah pekerjaan setelah pengecatan selesai.

2. Mengecat tanpa dilapisi cat dasar sebelumnya.

Kamu sering protes tentang warna cat tembokmu yang tidak sesuai keinginan atau hasil cat yang tidak sesuai ekspektasi? Salah satu penyebab hal itu adalah kamu lupa menggunakan cat dasar.

Lapisi tembokmu dengan cat dasar atau populer dengan sebutan cat primer yang biasanya berupa varnish atau berwarna putih yang berfungsi sebagai lapisan awal sebelum cat tembok berwarna.

3. Mencelupkan seluruh bagian kuas.

Ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan saat mengecat tembok. Seharusnya kamu tidak mencelupkan keseluruhan bagian dari kuas ke dalam cat melainkan hanya bagian ujungnya saja. Itu akan mempersulitmu saat membersihkan kuas nantinya. Selain itu kamu menjadi boros dan membuat cat menetes sembarangan. Hindari ya.

4. Tidak sabar dan terburu-buru.

Sebelum mengecat tembok sebelumnya sudah dijelaskan bahwa baiknya menggunakan cat primer terlebih dahulu sehingga kamu harus menunggu cat primer kering. Jangan lapisi cat apapun sebelum kamu pastikan cat primernya kering, kalau perlu diamkan hingga 24 jam.

5. Tidak memikirkan kualitas cat yang tersisa.

Poin lima ini juga sangat sering dilakukan. Sibuk mengecat tembok bukan berarti kita mengesampingkan cat yang masih tersisa. Untuk cat tembok sebaiknya tutup plastik pada bagian atas kalengnya sebelum ditutup rapat dan untuk cat minyak campurkan air setinggi 1 inci sebelum disimpan. Hal ini akan membuat kualitas cat sisamu bertahan lama.

6. Tidak memasang plester pada bagian bawah

Kalau menurutmu memerhatikan bagian bawah tembok bukan hal penting, maka kamu keliru. Bagian bawah tembok harus dicat dengan rapi sehingga sebaiknya beri plester terlebih dahulu untuk menghindari tetesan-tetesan cat yang tidak diinginkan. Setelah seluruh bagian tembok tercat, maka kamu bisa memulai bagian bawahnya dengan rapi.

7. Mengecat saat dinding masih dalam kondisi kotor.

Untuk menghindari jamur dan hasil cat yang berantakan, tembok harus dibersihkan terlebih dahulu. Apabila cat sebelumnya dianggap tebal maka ada baiknya tembok diampelas sehingga cat sebelumnya terkelupas. Jangan memulai cat apabila tembok dalam keadaan kotor, basah dan terkelupas atau retak.

8. Alat seadanya

Kualitas dari kuas atau pun alat bantu cat sangat memengaruhi hasil dari catmu. Untuk alat cat seharusnya kamu membeli kualitas alat yang baik sebab kebutuhan catmu tidak hanya dilakukan sekali saja.

terima kasih sudah mengunjungi website kami, salam sukses untuk para pembaca 🙂

JASA ARSITEK DAN KONTRAKTOR  merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di  WA : 0857 4300 6666