kontraktor jogja
15
Feb

Kendala Pada Kontraktor Bangunan

kontraktor jogjaKENDALA PADA KONTRAKTOR BANGUNAN

Kontraktor Jogja – Tahukah Anda, apa sih peran dari kontraktor bangun rumah? Peran dari kontaktor ini sangat penting, mengapa? Karena kontraktor bertanggung jawab atas segala sesuatu dalam proses pembangunan dari awal sampai selesai. Namun kemungkinan akan terjadi kendala pada kontraktor, apa saja kendalanya?

1. Miskomunikasi dengan tukang bangunan

Miskomunikasi dengan Tukang Bangunan

Salah satu tugas kontraktor bangunan adalah menemukan tukang bangunan yang tepat dan bisa bekerjasama. Jika tukang bangunan yang dipilih kurang tepat untuk proyek yang sedang ditangani, miskomunikasi cenderung sering terjadi.

Terjadinya miskomunikasi bisa mempengaruhi pekerjaan tukang yang lain dan hasil bangunannya. Beberapa pekerjaan menjadi terbengkalai dan kondisi bangunan biasanya tidak sesuai dengan apa yang telah dijanjikan kontraktor ke klien.

Untuk menekan kemungkinan terjadinya miskomunikasi, para kontraktor harus mempertimbangkan profesionalitas dan pengalaman tukang bangunan yang dipilih. Apabila para tukang telah berpengalaman dan profesional, kontraktor hanya perlu memberikan arahan dan kepercayaan, sisanya dikerjakan tukang bangunan dengan baik.

2. Menentukan bahan bangunan berkualitas

Bahan Bangunan Berkualitas

Kualitas bahan bangunan mempengaruhi kualitas bangunannya. Bahan bangunan yang berkualitas tinggi pastinya menghasilkan bangunan berkualitas tinggi pula. Dalam memilih bahan bangunan berkualitas, kontraktor biasanya dihadapkan dengan persoalan harga atau *budget* dari kliennya.

Tugas kontraktor adalah memilih bahan bangunan terbaik dengan dana yang telah dianggarkan. Jika anggarannya tidak terbatas, persoalan kualitas menjadi mudah diatasi. Namun, jika dananya sangat terbatas, kontraktor pasti kesulitan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kontraktor bisa melakukan beberapa pertimbangan, salah satunya membeli bahan bangunan yang berukuran besar sehingga lebih murah dalam perhitungannya.

Dalam urusan dinding misalnya. Menggunakan bata ringan sebagai bahan dinding akan menekan biaya. Bata ringan memiliki ukuran yang cukup besar dan pastinya kuantitas penggunaannya lebih sedikit jika dibandingkan bata merah. Baca juga : Kontraktor Jogja

3. Menghadapi supplier nakal

Distribusi logistik bahan bangunan

Setelah membuat rancangan bahan bangunan yang diperlukan, kontraktor perlu menentukan penjual bahan bangunan yang tepat. Penjual bahan bangunan akan mempengaruhi kualitas barang dan estimasi pengiriman.

Supplier ternama selalu mempertahankan reputasinya, menomorsatukan pelanggan. Barang yang dijualnya pun tidaklah asal, terjaga keasliannya, dan telah diseleksi terlebih dahulu. Selain itu, pengirimannya tepat waktu dan sesuai dengan pesanan.

4. Perhitungan waktu yang meleset

Menghitung waktu proyek

Klien biasanya menuntut estimasi bangunan selesai dibangun. Meskipun estimasi tidak pernah pasti, kontaktor harus memberikan estimasi yang penuh perhitungan. Dengan kata lain, pembangunan harus selesai sesuai jadwal.

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi perhitungan waktu yang telah dibuat, Baik dari sumber daya manusia, faktor alam, kecelakaan, ataupun keterlambatan bahan bangunan dari supplier.

Jika faktor keterlambatan pembangunan berasal dari alam atau kejadian tidak terduga, klien akan maklum dan tidak merasa kecewa. Namun, jika berasal dari ketidaksigapan kontraktor bangunan dalam memilih tukang ataupun supplier, klien tidak akan pernah mau tahu dan memberikan denda pada kontraktor yang dihitung sesuai kesepakatan sebelumnya.

5. Menghadapi kegagalan bangunan

Konstruksi bangunan

Bangunan sudah jadi, proyek sudah selesai. Akan tetapi, tanggung jawab kontraktor bangunan belum selesai. Masalah pun tetap saja bisa terjadi.

Saat perjanjian kerja sama antara kontraktor bangunan dengan klien berlangsung, ada yang disebut dengan masa perawatan. Masa perawatan adalah waktu di mana bangunan telah selesai dibangun namun masih di bawah tanggung jawab kontraktornya.

Lamanya masa perawatan itu bergantung pada kesepakatan, bisa dalam hitungan hari ataupun bulan. Dalam masa perawatan, ada kemungkinan bangunan yang dibangun itu gagal atau tidak sesuai dengan keinginan klien

Semua kegagalan dan ketidaksesuaian bangunan menjadi tanggung jawab kontraktornya. Beban biaya perbaikan dalam masa perawatan ditanggung oleh kontraktor, tidak lagi ditanggung oleh klien. Oleh karena itu, masa perawatan bisa dibilang waktu penentu baik atau buruknya seorang kontraktor bangunan.

Jadi seorang kontraktor sama seperti pekerjaan lainnya, penuh tanggung jawab dan risiko. Agar masalah Anda, para kontraktor bangunan, bisa dicegah, pilihlah SDM yang tepat, bahan baku berkualitas, dan penjual yang terpercaya.

JASA ARSITEK DAN KONTRAKTOR  merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di  WA : 0857 4300 6666