17
Okt

Kenali Ciri-ciri Pengembang Nakal

Kenali Ciri-ciri Pengembang Nakal

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Penting untuk mengetahui ciri-ciri pengembang properti yang nakal. Itu karena transaksi Anda dengan mereka tidak bernilai kecil–bahkan bisa jadi merupakan transaksi terbesar sepanjang hidup Anda. Ketika Anda terjebak dengan pengembang yang nakal, bukan waktu saja yang mungkin terbuang, tapi juga uang. Nah berikut ini kenali ciri-ciri pengembang yang nakal.

1. Harga Rumah Terlalu Murah dari Harga Pasaran

Harga rumah yang terlalu murah dan cenderung tidak logis bisa dijadikan indikator awal jika pengembang tersebut bermasalah, karena dikhawatirkan nantinya pengembang nakal akan memangkas ongkos produksi membangun rumah yang ingin dibeli.

2. Informasi Developer  Tidak Sesuai Dengan Kenyataan

Kejujuran tentu menjadi kunci utama dari industri properti, untuk itu sebaiknya Anda jangan begitu saja percaya dengan setiap kata yang dilontarkan oleh sales pengembang, ada baiknya Anda langsung datang ke lokasi dibangunnya rumah yang ingin dibeli, dari sana Anda bisa mengecek langsung perihal kondisi rumah.

Periksa dengan seksama rumah yang dibangun oleh pengembang, tidak hanya bahan material, tetapi juga lokasi dibangunnya rumah, cek dengan detail apakah rumah yang akan dibeli berpotensi terjadi bencana alam seperti banjir ataupun longsor untuk menghindari trik dari developer nakal.

3. Cari Tahu Track Record Pengembang      

Sebelum membeli rumah, Anda juga harus meneliti betul siapa pengembang yang menjual rumah tersebut. Tanya kepada pengembang, proyek apa saja yang pernah mereka bangun, kemudian cari tahu mengenai perkembangan proyek yang pernah dibangun, apakah berjalan lancar atau terkendala. Jika memang ada masalah, sebaiknya Anda berpikir dua kali untuk membeli rumah dari pengembang tersebut.

4. Waktu Serah Terima yang Lama

Salah satu ciri dari pengembang yang nakal adalah lambannya proses serah terima rumah. Biasanya developer beralasan lambannya serah terima dikarenakan mereka sedang pecah sertifikat.

Sedikit tips, rajin-rajinlah untuk datang mengunjungi rumah ketika rumah sedang dibangun. Jika memang ada ketidaksesuaian antara rumah dengan yang dijanjikan seperti penggunaan bahan material atau desain. Maka Anda wajib untuk komplain ke pihak pengembang. Jangan sampai keluhan tersebut baru diajukan setelah proses serah terima terjadi. Karena ketika serah terima dilakukan maka rumah akan sepenuhnya menjadi milik pembeli.