• Kenali Bakteri Kamar Mandi
    07
    Okt

    Kenali Bakteri Kamar Mandi

    Kenali Bakteri Kamar MandiKENALI BAKTERI KAMAR MANDI

    Bakteri Kamar Mandi – Seperti yang kita ketahui juga jika kamar mandi merupakan tempat bersarangnya berbagai penyakit. Dari beberapa penyakit ini bisa disebabkan karena terpapar bakteri yang ada pada kamar mandi. Nah perlu Anda ketahui juga apa saja bakteri yang ada pada kamar mandi rumah Anda.

    1. Escherichia coli

    Escherichia coli, atau biasa dikenal juga dengan istilah E.coli, merupakan salah satu jenis bakteri di lantai kamar mandi yang namanya mungkin sudah tak asing lagi di telinga Anda. E.coli sebenarnya merupakan bakteri yang tidak berbahaya di dalam tubuh, bahkan dapat membantu melancarkan pencernaan. Namun, jika bakteri ini berada di luar tubuh seperti di lantai kamar mandi, tidak jarang bakteri dapat menyebabkan berbagai penyakit. Beberapa di antaranya seperti sakit perut, mual, hingga diare. Ketika E.coli hidup di permukaan kamar mandi, risiko Anda dan keluarga terjangkit berbagai macam penyakit juga akan meningkat. Apalagi, bakteri ini memang juga rentan berkembang biak dengan subur di kamar mandi.

    2. Streptococcus

    Kuman di lantai kamar mandi lainnya adalah Streptococcus. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi dan memicu munculnya penyakit cukup berbahaya seperti pneumonia, meningitis, necrotizing fasciitiserisipelas, radang tenggorokan, hingga endokarditis. Bakteri Streptococcus sebenarnya merupakan bakteri yang dapat tumbuh di tubuh manusia dan tidak menimbulkan masalah. Namun, jika berada di luar tubuh, bakteri ini justru berpotensi menimbulkan bahaya.

    3. Staphylococcus aureus

    Staphylococcus aureus merupakan jenis bakteri di lantai kamar mandi yang dapat menyebabkan infeksi staph. Kondisi staph sendiri merupakan salah satu penyebab terbesar munculnya penyakit kulit pada manusia, mulai dari bisul hingga infeksi internal. Staph bersifat sangat menular sehingga mudah menyebar dari satu orang ke orang lainnya. Tak hanya itu, staph juga dapat menyebabkan keracunan makanan yang diikuti mual, muntah, dan sakit perut. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi staph bahkan dapat mematikan, khususnya jika bakteri ini menyerang aliran darah.

    4. Shigella

    Bakteri dan kuman di lantai kamar mandi yang selanjutnya adalah Shigella. Sesuai namanya, bakteri ini dapat menyebabkan penyakit yang disebut sebagai shigellosis. Penyakit ini dapat menyebabkan usus penderitanya mengalami infeksi. Sebenarnya, infeksi usus yang disebabkan bakteri Shigella dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi ini dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih berbahaya seperti disentri. Berdasarkan pernyataan WHO, disentri sendiri dikategorikan sebagai salah satu penyakit yang paling mengancam, khususnya di negara-negara berkembang.

    5. Salmonella

    Salmonella adalah jenis bakteri di lantai kamar mandi yang bisa menyebabkan infeksi salmonella atau dikenal juga dengan istilah salmonellosis. Infeksi salmonella bisa terjadi jika bakteri ini tumbuh dan berkembang biak di dalam pencernaan manusia. Secara umum, infeksi ini paling sering menyerang anak-anak. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah juga mudah terserang infeksi ini. Gejalanya meliputi diare, demam, menggigil, dan sakit perut. Jika semakin parah, infeksi ini memerlukan penanganan medis yang serius.

    Itulah lima jenis bakteri dan kuman di lantai kamar mandi yang dapat berisiko membahayakan kesehatan Anda dan keluarga. Untuk menghindari risiko penyakit yang disebabkan oleh bakteri-bakteri tersebut, kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan kamar mandi harus selalu ditingkatkan. Biasakan untuk membersihkan kamar mandi setidaknya seminggu sekali di akhir pekan dengan menggunakan Vixal Pembersih Porselen Ekstra Kuat. Dengan kemampuan membersihkan hingga 10x lebih kuat, cairan pembersih kamar mandi ini juga efektif membunuh berbagai jenis kuman atau bakteri. Yuk, selalu jaga kebersihan kamar mandi Anda agar kesehatan keluarga juga senantiasa terjaga!

0 comments

Leave a reply