10
Sep

Kelebihan Dan Kekurangan Panel Surya

Kelebihan Dan Kekurangan Panel Surya

Kelebihan Dan Kekurangan Panel Surya – Panel surya adalah sebuah teknologi yang mampu mengubah energi dari matahari menjadi energi tertentu. Sebagian ada yang menjadikannya sebagai energi listrik, namun ada pula panel surya yang hanya berfungsi sebagai pemanas air. Ini bisa menjadi sebuah investasi yang menguntungkan bagi Anda, karena bisa menikmati air hangat yang nyaman tanpa takut memikirkan gas atau listrik yang dikorbankan untuk kenyamanannya. Namun panel surya pun menyimpan beberapa tantangan tersendiri. Lalu bagaimana sistem cara kerja pemanas air tenaga surya, lalu apa kelebihan dan kekurangannya?

1. Sistem dan Teknis Pada Solar Water Heater

Sistem pemanas air tenaga surya dilakukan dengan memanfaatkan panel surya, atau yang sering juga disebut sebagai kolektor. Kolektor ini dipasangkan di atap rumah, atau bagian lain yang dapat menerima pancaran sinar matahari secara langsung selama berjam-jam. Kolektor ini menyerap panas tersebut, menyimpannya, dan menggunakannya untuk memanaskan air.

Pada pemanas air tenaga surya, proses memanaskan air ini terjadi pada bagian yang disebut cylinder, atau tabung. Selain memanaskan, fungsinya juga menyimpan air panas yang kemudian dapat dialirkan menuju pipa air panas, menuju ke bath tub atau ke shower.

Untuk unik mesinnya sendiri, pemanas air tenaga surya memiliki penyimpanan air panas. Fungsinya mirip seperti termos air panas, yang mampu menjaga panas air hingga berjam-jam. Ada juga panel kolektor yang berfungsi menyimpan panas dan memanaskan air, jika airnya sudah tersedia.

Tentu saja air panas tidak bisa serta merta dikirimkan ke kran di rumah Anda. Anda belum tentu selalu menginginkan air panas. Untuk itulah ada juga storage tank, yaitu media penyimpanan air panas. Secara default, suhu air panas di dalam storage tank memiliki suhu sekitar 60˚ C. Ketika ada suplai air dingin yang datang, air panas ini kemudian dikirim ke luar, menuju ke kran di dalam rumah Anda.

Dilihat dari perspektif cara kerja, sistem pemanas air tenaga surya terbagi dua, yaitu:

  1. 1. Pemanas air tenaga surya sistem pasif
    2. Pemanas air tenaga surya sistem aktif

2. Pemanas air tenaga surya pasif

Pemanas air tenaga surya jenis pasif 100% hanya memanfaatkan sinar matahari sebagai kekuatan untuk memanaskan air. Tidak ada energi alternatif dalam memanaskan air selain dengan menggunakan tenaga matahari. Artinya, jika sedang mendung atau hujan terus menerus, Anda tidak bisa menikmati air panas dari panel. Pemanas air jenis pasif terdiri dari 2 komponen utama, yaitu panel penyerap panas dan tangki penyimpanan, yang saling terhubung dengan dua pipa. Di panel kolektor, ada penutup kaca yang menangkap panas dari sinar matahari. Sementara pada tangki, fungsinya adalah menampung air panas dan menjaga temperaturnya agar bisa digunakan saat sinar matahari sedang tidak ada. Di Indonesia, sinar matahari tergolong melimpah, sehingga sangat cocok untuk menggunakan pemanas air tenaga surya. Namun bagaimana jika sedang musim hujan, ketika sinar matahari tidak seintens biasanya? Di sinilah Anda bisa memilih menggunakan pemanas air tenaga surya aktif.

Sama halnya dengan sistem pemanas air tenaga surya yang pasif, pemanas air tenaga surya yang aktif menggunakan tenaga matahari. Namun pemanas air ini juga dilengkapi dengan sistem listrik atau sistem gas, sehingga jika sinar matahari sedang kurang, Anda masih bisa menggunakan listrik atau gas sebagai pemanas cadangan.

Selain itu, distribusi air panas dan air dinginnya tetap butuh penggerakkan pompa, sehingga tetap butuh tenaga listrik. Sistem pemanas air tenaga surya sistem aktif biasanya digunakan untuk kebutuhan air panas skala besar seperti di hotel atau di rumah sakit. Makanya sistem ini butuh komponen pendukung yang kompleks.

Kelebihan dan kekurangan menggunakan sistem pemanas air tenaga surya

Anda sudah mengetahui jenis dan cara kerja sistem pemanas air tenaga surya. Lalu, apa lagi pertimbangan untuk menggunakan sistem ini?

Sesungguhnya, ada banyak manfaat yang diberikan pemanas air tenaga surya.

  • Yang pertama, Anda bisa menikmati air panas tanpa memikirkan kantong jebol. Ini karena pemanasan air dilakukan dengan tenaga matahari yang gratis dan melimpah. Bandingkan dengan pemanas gas atau listrik.
  • Selain itu, Anda juga menjadi lebih hemat energi. Dengan menggunakan energi matahari, artinya Anda sudah menerapkan sumber daya terbarukan, sehingga lebih ramah lingkungan dan tidak menimbulkan emisi.
  • Pemanas air tenaga surya juga dapat dikatakan sebagai investasi. Jika suatu saat Anda berniat menjual rumah, menuliskan pemanas air tenaga surya sebagai salah satu fasilitas akan menjadikan rumah Anda sebagai salah satu properti incaran.

Sementara, kelemahan utama pemasangan pemanas air tenaga matahari ini adalah biaya di muka. Tingkat pemasangannya pun beresiko, sehingga disarankan untuk menggunakan jasa instalasi profesional untuk mendapatkan hasil terbaik.

Beberapa kekurangan lain memasang sistem pemanas air tenaga surya adalah:

  • Ketergantungan terhadap matahari. Sistem pemanas ini sangat efektif untuk daerah yang banyak terkena matahari dan panas. Namun, jika Anda tinggal di daerah dingin, pemanas air ini tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
  • Kecocokan terhadap rumah. Posisi rumah yang terlalu berdempet, tertutup oleh bangunan tinggi, dan atapnya yang kurang kuat mungkin tidak bisa menggunakan sistem pemanas ini. Belum lagi jika daerah tempat tinggal Anda rawan gempa. Besar kemungkinan memasang pemanas seperti ini membawa bahaya.

Demikianlah beberapa pertimbangan dalam memasang sistem pemanas air tenaga surya di rumah Anda.