19
Jan

Kelebihan dan Kekurangan Desain Rumah Industrial

Kelebihan dan Kekurangan Desain Rumah Industrial

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Beberapa tempat hangout misalnya kafe atau restoran sudah banyak yang menerapkan gaya industrial pada bagian interiornya. Cirinya, ketika kamu melihat ke bagian langit-langit, kamu akan menemukan pipa yang malang melintang tanpa plafon sebagai penutupnya. Tidak jarang, pada bagian dinding pun dibiarkan apa adanya, bata ekspos seperti tidak dicat. Walaupun terkesan unfinished, namun konsep interior seperti ini etap tampak apik dan berhasil membuat orang-orang nyaman. Sudah banyak juga orang yang menerapkan gaya industrial ini untuk hunian. Sebelum anda membuat rumah anda dengan gaya industrial, sebaiknya anda simak terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan desain rumah industrial.

Apa itu Desain Rumah Industrial?

Desain rumah industrial mengacu pada konsep yang to-the-point alias bebas ribet. Inspirasi dari sebuah rumah industrial juga erat pada gaya mentah seperti yang sering terlihat di pabrik, pergudangan atau struktur industri lainnya. Detail pada rumah industrial sering menggunakan bahan batu bata, metal atau material daur ulang lainnya dalam aspek arsitekturnya.

Dari segi dekorasi atau furnitur, rumah industrial tetap bisa menggabungkan antara elemen yang berkesan tua dengan yang baru. Tetap ada benang merah utama yaitu kesan modern yang unik dan nyaman pada akhir desain rumah industrial.

Ciri-Ciri Desain Rumah Industrial

Sumber: Pinterest

Saat mendesain rumah industrial, berikut adalah karakteristik yang harus hadir supaya style ini terasa maksimal dan efektif :

  • Material

Untuk bahan rumah industrial, kalian akan jarang menemukan bahan mewah seperti kain sutra atau berudu. Bahan yang hadir umumnya punya sifat tangguh, tahan pakai dan punya daya daur ulang yang fungsional. Furnitur antik dari bahan kayu, aluminium, batu dsbnya sering menjadi pilihan utama, terutama jika ada kesan distressed atau usang.

  • Warna

Untuk desain rumah industrial, palet warna akan didominasi dengan nuansa netral, misalnya abu, hitam dan putih. Sesekali ada gradasi warna yang kelam dan maskulin, tetapi kalian tetap boleh menghadirkan warna terang yang kontras supaya hasil akhirnya tampil indah – misalnya melalui lukisan atau karya seni.

  • Siluet

Garis lurus dan struktur tegas sering menjadi ciri khas bentuk desain rumah industrial. Namun bukan berarti rumah industrial tidak boleh menghadirkan kurva indah atau pola abstrak. Yang penting, aplikasinya harus tepat dan tidak berlebihan.

  • Dekorasi

Penggunaan aksesoris atau dekorasi termasuk jarang di desain rumah industrial, karena ada tema minimalis yang bersih dan rapi yang harus dipertahankan. Elemen dekor jumlahnya minimal tetapi atraktif dan sukses mencuri perhatian.

READ  Baca Buku Lebih Nyaman, Ini Ragam Desain Ruang Baca Untuk Hunian

Kelebihan dan Kekurangan Desain Rumah Industrial

Banyak yang menggemari desain rumah industrial karena beberapa kelebihan berikut :

  • Cukup terjangkau, karena jauh dari kesan mewah yang serba elegan. Perabot daur ulang dan elemen desain low-budget lainnya bisa diterapkan di desain rumah industrial. Penggunaan dekorasi juga tidak berlebihan, sehingga kian menghemat pengeluaran.

  • Penuh karakter dan unik. Kontras antara modern dan usang bersanding secara harmonis menjadikan desain rumah industrial hadir lain daripada yang lain.

  • Ramah lingkungan, karena pendekatan yang menggunakan bahan daur ulang, minim cat, dan tidak selalu membutuhkan sistem perapian yang boros bahan dan tenaga.

  • Leluasa dan nyaman. Desain rumah industrial menekankan pada ruang dan kesan adem yang bikin betah.

Sedangkan dari segi kekurangan pada desain industrial antara lain tantangan menghadirkan kesan berkelas bermodalkan bahan- bahan yang berkesan usang. Sering kali, aransemen yang salah malah membuat rumah terlihat murahan. Selain itu, idealnya, rumah industrial membutuhkan space yang lebih luas supaya tidak terkesan kaku.