13
Sep

Kelebihan Dan Kekurangan Bata Ringan

Kelebihan Dan Kekurangan Bata Ringan

Kelebihan Dan Kekurangan Bata Ringan – Saat hendak membangun rumah sebaiknya Anda mengetahui bahan materialnya dahulu. Sehingga Anda bisa mengukur resiko, kekuatan dan cara perawatan yang benar. Salah satu material dinding yang belakangan menjadi trend dan idola adalah bata ringan atau hebel block. Bata ini adalah jenis bata yang dibuat secara modern di pabrik. Berbeda dengan bata merah konvensional yang dibuat secara manual oleh tangan-tangan pekerja. Bata ini menjadi idola para kontraktor dan mulai banyak digunakan pada perumahan. Apakah Anda juga berminat untuk menggunakan material ini? Sebelum itu, kenali dulu kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

Kelebihan Bata Ringan atau Hebel (Celcon)

  • Ringan

Sesuai namanya, bata ringan memiliki bobot yang enteng sehingga tidak membebani struktur. Kalau memakai bata biasa, akan lebih sulit untuk melakukan penambahan lantai atau meningkat rumah, karena dikhawatirkan struktur tidak kuat. Sedangkan untuk bata ringan, resiko struktur tidak kuat lebih kecil.

  • Lebih tahan air

Bata yang dibuat di pabrik ini dinyatakan lebih kedap air, sehingga rumah akan lebih tahan terhadap cuaca hujan yang lembab.

  • Tidak perlu diplester

Bentuk bata ringan sangat halus karena dikerjakan oleh mesin pabrik yang memiliki standard produk. Karenanya, tampilan bata ringan yang sudah terpasang dengan sendirinya terlihat halus.Nyaris tidak dibutuhkan plasteran untuk bata ringan ini. Namun sebaiknya plasteran tetap dilakukan untuk melindungi material dinding dari rembesan air hujan dan cuaca buruk.

  • Pemasangan cepat

Karena bentuknya presisi dan pemasangan menggunakan mortar atau perekat instan, maka proses pengerjaan pasangan bata ringan ini lebih cepat. Ukurannya pun lebih besar, yaitu berdimensi 60 cm x 20 cm. Tebalnya bervariasi, mulai 7,5 cm sampai 15 cm.

  • Pemasangan lebih bersih

Berbeda dengan pengerjaan pasangan batu bata biasa yang membutuhkan campuran mortar dari pasir dan semen, hebel block hanya membutuhkan semen instan yang dicampur sedikit air. Hasilnya, pemasangan lebih bersih dan praktis, terhindar dari noda pasir yang berceceran.

Lalu, apa saja kekurangannya?

Kekurangan Bata Ringan

  • Harga lebih mahal

Dengan segala kualitas dan keunggulannya, bata ringan dipatok dengan harga yang lebih mahal daripada bata merah konvensiona. Pembelian pun harus dalam jumlah yang banyak. Ini tentu saja meningkatkan biaya konstruksi yang harus dikeluarkan, apalagi kalau dibutuhkan hanya untuk renovasi sedikit bagian.

  • Membutuhkan tukang berpengalaman

Pemasangan bata ringan berbeda dari pengerjaan pasangan bata biasa. Roskam yang dipakai pun berbeda, yakni roskam bergigi. Karenanya, dibutuhkan tukang yang lebih ahli dan telah berpengalaman dalam memasang bata hebel. Sebaiknya Anda teliti lebih dahulu apakah pemborong yang dipakai sudah berpengalaman dalam memasang bata hebel ini.

  • Hanya dijual di toko/distributor besar

Sayangnya, sampai saat ini hebel block hanya bisa dijumpai di department store bahan bangunan atau toko distributor besar saja. Kontraktor atau pemborong yang biasa memesan batu bata di penjual biasa harus beralih ke toko besar.

  • Membutuhkan perekat khusus yang lebih mahal

Untuk memasang hebel block dibutuhkan perekat yang berbeda, yaitu mortar atau semen instan khusus. Harganya tentu saja lebih mahal bila dibandingkan dengan mortar biasa campuran semen dan pasir.

  • Proses pengeringan lebih lama

Kalau bata ringan ini sampai terlalu basah akibat hujan, maka proses pengeringannya butuh waktu yang lebih lama.