28
Nov

Kekurangan dan Keunggulan Bata Hebel Untuk Material Bangunan

Kekurangan dan Keunggulan Bata Hebel Untuk Material Bangunan

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Dalam proses pembangunan rumah atau bangunan biasanya menggunakan bata merah sebagai bahan pengisi dinding untuk diberbagai bangunan . hingga saat ini lagi bahan material ini masih menjadi favorit masyarakat kebanyakan walaupun sudah banyak gempuran teknologi sipil dengan berbagai rekayasa konstruksi seperti salah satunya bata ringan. Itu sudah menjadi hal yang wajar, bata merah masih lebih banyak digunakan karena sudah teruji kekuatannya dari pada bata ringan,, dan untuk mendapatkan bata merah sangat mudah ditemukan . Berikut ini kekurangan dan keunggulan bata hebel untuk material bangunan.

Jenis dari Bata Ringan

Bata ringan juga dikenal dengan nama pasarnya. Yaitu bata hebel yang sudah sering Vira sebutkan di awal atau juga di kenal dengan bata celcon. Di pasaran terdapat dua jenis bata ringan yang umum dipakai sebagai bahan baku penyusun dinding bangunan. Yaitu Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Cellular Lightweight Concrete (CLC).

Kedua bata ringan yang umum ini dibuat dari campuran material yang sama, namun komposisi tiap-tiap material yang berbeda. Pada prosesnya AAC dikeringkan dengan menggunakan tekanan tinggi, sedangkan CLC dikeringkan secara alami.

Kekurangan dan Keunggulan Bata Hebel Untuk Material Bangunan

Perlu untuk sobat ketahui, jenis bata ringan yang dipilih menentukan seberapa cepat produktivitas pemasangan dan besar biaya yang sobat keluarkan. Bata ringan jenis AAC jauh lebih cepat dari bata ringan CLC, namun membutuhkan biaya yang lebih besar dalam pemasangannya.

Setelah sobat mengenal lebih mendalam tentang bata ringan ini ada baiknya untuk mengetahui juga kekurangan dan keunggulan yang didapatkan ketika menggunakan bata hebel ini dalam material bangunan atau rumah sobat berikut ini.

READ  Sering Pindah Rumah? Lakukan Tips Ini Agar Rumah Baru Nyaman Ditinggali

Kekurangan Bata hebel

Harga Lebih Mahal

Karena teknologi dalam proses pembuatan bata hebel ini lebih canggih juga bagusnya kualitas yang diberikan dari penggunaan bata hebel ini, tidak bisa sobat pungkiri kalua harganya akan lebih mahal dari harga bata pada umunya.

Di pasaran bata ringan dapat dipatok dengan harga RP. 750.000,- per 133 pcs/m2 dengan ukuran bata hebel yang paling kecil yaitu 20 x 50 x 7.5 cm. berbeda lagi dengan ketebalan yang custom bisa sampai Rp. 800.000,- selain itu untuk harga bata hebel jenis AAC yang dalam pembuatannya menggunakan teknologi tekanan tinggi tentu dipatok dengan harga yang lebih mahal lagi.

Kekurangan dan Keunggulan Bata Hebel Untuk Material Bangunan

Pembeliannya juga harus dalam jumlah yang banyak. Ini tentu saja meningkatkan biaya kosntruksi yang harus sobat keluarkan, apalagi kalau dibutuhkan hanya untuk renovasi pada sedikit bagian saja. Biaya yang dikeluarkan akan lebih mahal lagi karena pemasangan bata hebel ini membutuhkan perekat khusus berupa mortar atau semen instan khusus. Selain itu kekurangan dari penggunaan bata hebel ini akan terasa dari pencarian suppliyer bata ringan ini. Karena sampai saat ini bata hebel hanya bisa sobat jumpai di departemen store bahan bangunan atau toko distributor dengan sekala yang besar saja. Sayangnya, Kontraktor atau pemborong  yang biasa memesan batu bata di penjual biasa harus beralih ke toko besar.

Membutuhkan Tukang Berpengalaman

Pemasangan bata hebel yang merupakan jenis bata ringan ini memiliki pengerjaan yang berbeda dengan pemasangan seperti bata merah biasa. Roskam yang dipakaikan pun akan sangat berbeda. Pada pemasangan bata hebel biasanya menggunakan roskan yang bergigi. Karena itu, dibutuhkan tukang yang lebih ahli dan telah berpengalaman dalam memasang bata hebel. Sebaiknya sobat harus lebih teliti sejak awal apakah pemborong atau jasa konstruksi yang mengurusi pembangunan rumah sobat sudah berpengalaman dalam memasang hebel ini.

READ  Inspirasi Desain Kamar Mandi Kecil dan Nyaman

Kekurangan dan Keunggulan Bata Hebel Untuk Material Bangunan

Proses Pengeringan yang Lebih Lama

Apabila proses perngerjaan bangunan dilakukan pada musim hujan, hal ini akan mempengaruhi pada waktu proses pengeringa bata hebel tersebut. Karena apabila bata hebel ini sampai terlalu lama basah akibat hujan, maka proses pengeringannya butuh waktu yang lebih lama. Proses pemasangan bata hebel harus selesai dalam kondisi benar-benar kering sangat berbeda dari bata biasa.

Apabila tetap memaksakan menggunakan plester sebelum kering biasanya dapat menimbulkan bercak kuning pada plesternya.

Kelebihan Bata Hebel

Ketahanan Sekuat Beton

Bata hebel memiliki bobot dan bentuk yang lebih ringan dengan bata tradisional, bobotnya bisa mencapai 3 kali lebih ringan dibandingkan dengan bata merah atau batako. Komposisi bahannya yang terbuat dari campuran beton, bata hebel ini tentungan memiliki ketahan yang sama kuatnya dengan ketahanan material beton.

Kekurangan dan Keunggulan Bata Hebel Untuk Material Bangunan

Hal yang menarik yaitu, ketahanan dari kekuatan bata hebel atau bata ringan ini sudah memenuhi standar bahan bangunan anti gempa. Jadi tidak heran kalau bata ringan awalnya lebih populer digunakan sebagai bahan bangunan untuk gedung-gedung bertingkat dan juga mall.

Merupakan Insulator Suhu yang Baik

Selain memperingan dan memperkuat ketahan pada sebuah bangunan. Bata ringan ini juga mampu membuat bangunan secara utuh terlindungi dengan sangat baik.

Kekurangan dan Keunggulan Bata Hebel Untuk Material Bangunan

Pori-pori yang didapatkan dari permukaan bata hebel yang ringan ini mampu menyerap udara panas. Dari luar ruangan sehingga dapat mempertahankan suhu dingin di dalam ruangan. Karena bentukanya yang cukup solid dan juga padat, bata hebel ini juga termasuk kedalam material bangunan yang memiliki kualitas kedap suara sehingga mampu menghalau suara bising yang masuk ke dalam ruangan.

Finishing Dinding Lebih Mudah

Bata ringan memiliki sisi yang lebih presisi dan tingkat kerataan permukaan yang lebih mulus dan baik dibandingkan dengan bata tradisional. Keunggulan dari bata hebel ini tentu mempercepat proses pengerjaan konstruksi dari sebuah bangunan.

READ  Model Kanopi Rumah Minimalis Untuk Teras Depan Rumah

Bobotnya yang sangat  ringan ini juga membantu memudahkan proses pemasangan bata ringan sehingga bisa mendapatkan hasil yang lebih rapi secara maksimal. Maka dari itu dalam proses akhir tahapan pembuatan dinding, tentunya akan lebih cepat jika dibandingkan dengan pembuatan dinding yang terbuat dari bata merah atau bata konvensional yang memakan waktu lebih lama untuk menghaluskan permukaan dengan semen terlebih dahulu.

Kekurangan dan Keunggulan Bata Hebel Untuk Material Bangunan

Bata hebel atau bata ringan ini telah memiliki tekstur permukaan yang lebih halus dan rata sehingga tidak memerlukan perlapisan yang tebal pada permukaannya. Bahkan permukaan bata ringan bisa langsung dicat atau dibiarkan unfinished jika ingin memiliki tampilan dinding ekspos.