16
Apr

Jenis Kayu Untuk Ukiran

JENIS KAYU UNTUK UKIRAN

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Bagi para pengrajin kayu sudah di pastikan memilih kayu yang memiliki kualitas yang bagus untuk memperlancar kegiatan ukiran. Karna sudah dipastikan jenis kayu sangat berpengaruh pada setiap ukiran yang di bentuk. Pada artikel di bawah ini akan di bahas mengenai jenis jenis kayu yang cocok untuk ukiran. Mari simak ulasan di bawah ini.

  • Basswood

Kayu ukiran paling populer, basswood adalah kayu lunak yang sangat mudah dikerjakan. Dapat digunakan untuk membuat berbagai macam seni kayu, dari sendok, mangkuk hingga piring dekoratif. Kayu ini hampir tidak berbau dan menerima cat kayu dengan baik. Akan menghasilkan finishing alami dan pengukir memiliki pilihan ukiran kayu ini baik di seberang atau di sepanjang serat kayu.

Baca Juga : Jenis Kayu Untuk Lantai Kayu Awet

Hal terbaik tentang basswood adalah dapat digunakan untuk membuat peralatan dapur seperti sendok dan mangkuk karena ini adalah kayu yang aman untuk makanan. Tidak memberi alergi dan memiliki bau yang sangat rendah.

  • Butternut

Butternut adalah kayu lunak yang sama mudahnya untuk diukir. Kayu ini cenderung memberikan finishing merah muda alami dengan pori kayu kasar. Mirip dengan basswood, butternut menerima at dengan baik dan memiliki bau rendah. Kayu butternut mentah cenderung memiliki sedikit cacat dan cukup murah dibandingkan dengan harga kayu keras. Cocok bagi mereka mereka yang memiliki anggaran lebih.

Jenis kayu ini juga dapat digunakan untuk membuat kerajinan halus, karena dipotong dengan mudah dengan alat ukiran yang tajam dan kayu yang ringan. Seniman kayu lebih menyukai kayu ini untuk berbagai macam seni kayu.

  • Walnut

Walnut adalah salah satu kayu keras yang paling populer digunakan untuk ukiran. Kayu berwarna gelap ini memiliki pori kayu lurus yang paling baik. Karena kepadatan tinggi dari Walnut, paling baik diukir dengan palu untuk memudahkan proses ukiran.

Untuk melakukan finishingnya Anda hanya memerlukan wood stain tipis saja. Walnut tahan terhadap kelembaban cukup baik dan peralatan dapur yang terbuat dari Walnut akan bertahan sementara. Tingkat bau Walnut dapat ditoleransi dan karena kayu ini memerlukan sedikit sekali finsihing, membuatnya menjadi objek ukiran alami yang bagus.

Baca Juga : Berbagai Manfaat Kayu Untuk Kehidupan

  • Maple

Maple adalah kayu keras yang rumit untuk digunakan. Namun, kayu ini masih sangat populer disukai oleh banyak pemahat kayu. Pori kayu kasar dan tidak selaras secara simetris. Jenis kayu ini membutuhkan perencanaan sebelum dipahat.

Selain itu, ia juga mudah berubah bentuk sedikit ketika kontak dengan kelembaban dan cuaca panas. Yang terbaik adalah menggunakan kayu ini hanya untuk seni kayu interior. Karena sifat keras dari kayu ini, ini hanya berfungsi ketika diukir di sepanjang pori kayu.

Beberapa orang telah diketahui membuat alergi ringan saat bersentuhan dengan Maple. Ini memiliki sedikit bau tetapi tidak terlalu kuat.

  • Mahoni

Mahoni adalah jenis kayu keras baru yang digunakan oleh pemahat kayu. Mahoni adalah kayu coklat kemerahan dengan butiran kayu lurus. Meskipun kayu keras, Mahoni dapat diukir di sepanjang dan di seluruh serat kayu dengan relatif mudah. Selain itu, ini adalah kayu yang aman yang memiliki bau yang lemah. Kedua alat listrik dan alat ukiran tangan dapat digunakan dengan aman pada jenis kayu ini. Itu tidak mudah terbakar dengan power carver.

Mahoni menerima cat dengan baik, dan biasanya terbenam dalam warna kemerahan. Mahoni memiliki bentuk yang stabil ketika benar-benar kering, dan harus mempertahankan bentuknya untuk waktu yang lama.