16
Apr

Jauhkan Furniture Kayu Dari Rayap

JAUHKAN FURNITURE KAYU DARI RAYAP

Sumber : catkayu.com

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Rayap memang menjadi musuh utama bagi furniture kayu. Berbagai jenis rayap yang perlu di hindarai ternyata terdapat berbagai solusi juga sobat. nah pada artikel di bawah ini akan di bahas mengenai jenis jenis rayap yang perlu di hindarkan dari furniture kayu anda beserta dengan cara pencegahannya. Mau tahu apa saja ? mari simak ulasan di bawah ini.

Rayap Kayu Kering

Ditemukan di kayu kering, biasanya di struktur timber dari gedung. Jenis rayap ini tidak terlalu tergantung pada sumber air dan tidak perlu mencari makanan di dalam tanah.

Baca Juga :Mengenal Kayu Eboni Asal Sulawesi

Rayap Kayu Lembab

Memakan kayu yang sudah membusuk, misalnya kayu dari pohon yang sudah jatuh. Rayap Subterranean ( Jenis paling umum dan ancaman paling serius). Jenis yang paling umum ditemukan di daerah ini. Rayap ini bersarang di tanah dengan kelembaban rendah.

Rayap Tanah

Rayap jenis ini adalah serangga sosial dan senang berkelompok dan membentuk koloni dalam jumlah sangat besar. Mereka umumnya tinggal di bawah permukaan tanah dan merusak struktur bangunan tanpa terdeteksi melalui jalan tersembunyi yang hampir tidak terlihat di fondasi dinding atau lantai.

Karena keberadaan rayap bisa sangat mengganggu, ada kalanya Anda mencegah keberadaan rayap pada rumah Anda. Karena tindakan mencegah akan jauh lebih menguntungkan daripada membasmi rayap setelah dia menghancurkan rumah kita. Demikianlah cara mencegahnya :

·         Pilihlah Kayu dengan benar

Pemilihan kayu yang akan dipakai sebagai kusen ataupun perabot lainnya merupakan langkah awal pencegahan terhadap rayap. Ada dua jenis kayu yang sangat saya sarankan untuk dipakai untuk menghias interior rumah kita, yaitu kayu Jati dan kayu Merbau. Kedua kayu ini sangat tidak disukai rayap. Kayu Jati tidak disukai rayap karena sifatnya yang keras membuatnya sulit dimakan rayap. Sedangkan kayu merbau mengeluarkan bau yang khas yang tidak disukai rayap, apalagi kayu merbau juga mengandung zat yang bersifat racun bagi jamur dan rayap.

Baca Juga : Plus Minus Menggunakan Kayu Pinus

·         Hindari lembap

Tempat yang lembap merupakan tempat kesukaan bagi rayap untuk berkembang biak. Karena itu usahakanlah tidak ada kebocoran dalam rumah anda, jika andai saja ada kebocoran di genteng atau saluran air, bersegeralah menambalnya, jangan biarkan terlalu lama.

·         Beri jarak antara furnitur atau mebel kayu dengan lantai

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa rayap berkembang biak pertama kali di bawah tanah rumah kita, karena itu sebisa mungkin berikan jarak antara barang-barang berbahan kayu dengan lantai. Hal ini termasuk gudang, saya sering mendapati bahwa gudang saya yang pertama kali jadi sasaran rayap, karena saya jarang melihat gudang saya. Sementara banyak tumpukan kertas dan buku di gudang saya. Ingat kertas, buku, kardus, sebenarnya bahan dasarnya adalah kayu. Yang saya lakukan sendiri adalah melapisi lantai gudang saya dengan plastik, sebelum menaruh kardus-kardus berisi buku dan barang-barang lain.

·         Mengenali tanda-tanda serangan rayap

Sangat penting untuk mengenali serangan rayap, dan sesegera mungkin melakukan penanganan sebelum rayap berhasil merusak perabot kayu kita. Tanda-tanda serangan rayap dapat berupa serpihan-serpihan kayu dan lubang dimana-mana, ada semacam gumpalan-gumpalan kecil seperti lumpur menempel di kayu. Selain kedua hal tadi, gejala lain yang menunjukkan serangan rayap adalah kemunculan laron. Perlu diketahui bahwa laron adalah rayap dewasa yang keluar ketika hendak berkawin.

·         Injeksi Anti Rayap

Injeksi anti rayap perlu dilakukan untuk mencegah berkembangnya rayap-rayap. Sebagai tindakan pencegahan biasanya injeksi dilakukan sebelum rumah didirikan, injeksi dilakukan dengan menyuntikkan anti rayap ke dalam tanah sehingga rayap tidak memiliki tempat untuk bertumbuh di bawah rumah kita. Biasanya injeksi anti rayap ini bertahan hingga 5 tahun.