21
Okt

Japandi Style, Perpaduan Desain Interior ala Timur dan Barat

Japandi Style, Perpaduan Desain Interior ala Timur dan Barat

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Jika diperhatikan, banyak perbedaan desain interior bergaya budaya Timur dan budaya Barat. Misalnya desain interior rumah Jepang dengan desain interior rumah negara-negara nordic. Kedua desain ini sangat mencolok perbedaannya, khususnya dalam pemanfaatan space dan dekorasi ruang. Namun, kedua gaya interior ini ternyata bisa digabungkan dan menghasilkan suatu gaya desain interior yang harmonis yang disebut dengan desain interior Japandi atau Japandi Interior Style. Desain ini bisa menjadi solusi buat kamu yang mungkin sedang berdebat dengan anggota keluarga. Misalnya satu pihak ingin desain interior bergaya Barat dan satu pihak lain ingin menggunakan desain bergaya Timur. Kamu bisa coba desain interior Japandi sebagai keputusan yang adil, karena merangkum style dari kedua budaya tersebut. Tidak perlu bingung dengan japandi style, berikut ini perpaduan desain interior ala timur dan barat.

  1. 1. Dominasi Warna Putih pada Dinding

Japandi Style, Perpaduan Desain Interior ala Timur dan Barat

Japandi style mengandalkan warna netral dan warna alami. Interior rumah yang menerapkan gaya ini biasanya menggunakan warna putih ataupun warna-warna cerah lainnya pada dinding. Penggunaan warna putih akan menghasilkan kesan minimalis sehingga nantinya dapat mendukung perpaduan warna-warna pada perabot yang menggunakan warna gelap dan warna alami. Penggunaan warna putih juga dapat membuat ruangan terasa lebih lapang, cocok untuk rumah yang berukuran terbatas. Jika tidak mau menggunakan warna putih, alternatif warna lainnya yang dapat digunakan adalah warna krem atau abu-abu muda.

2. Perpaduan Terang dan Gelap

Japandi Style, Perpaduan Desain Interior ala Timur dan Barat

Kalau tadi pada dinding sudah diberikan warna putih atau warna cerah, maka kini giliran perabot-perabotnya. Warna gelap dapat diaplikasikan pada perabot ruangan, seperti sofa, lemari, meja, lampu, rak sepatu, vas bunga, dan perabot-perabot lainnya.

3. Furnitur dengan Warna Light Wood

Japandi Style, Perpaduan Desain Interior ala Timur dan Barat

Bersih, segar, dan luas, merupakan kesan yang ingin diciptakan dari gaya Japandi. Untuk membuat rumah terasa alami, gaya Japandi menggunakan warna-warna kayu untuk melingkupi perabot rumah. Warna kayu yang dipilih juga tak boleh sembarangan, warna kayu muda atau light wood lebih diutamakan agar ruangan terasa lebih cerah. Selain warna, furnitur yang dipilih juga sebisa mungkin simpel dan fungsional, yaitu furnitur yang desain ramping dan tak memiliki desain yang rumit sehingga dapat menghemat ruang pada rumah.

4. Hadirkan Suasana Alam ke dalam Rumah

Japandi Style, Perpaduan Desain Interior ala Timur dan Barat

Gaya Japandi menitikberatkan keseimbangan hidup penggunanya. Jadi, unsur-unsur alam yang nyata sangat penting untuk dihadirkan di dalam rumah. Usahakan rumah memiliki taman untuk membawa kesegaran dari luar ke dalam rumah. Selain itu, penting juga untuk membawa elemen alami tersebut ke dalam ruangan, seperti menanam tanaman hias di dalam rumah. Jika merasa kesulitan dalam melakukan perawatan, tanaman artifisial pun dapat dijadikan pilihan.

 

5. Sentuhan Warna-warna Pastel yang Soft

Japandi Style, Perpaduan Desain Interior ala Timur dan Barat

Bagi orang yang ingin memiliki sentuhan warna lain di dalam ruangannya, tenang, Anda tetap bisa kok menggunakan warna-warna pastel ala Scandinavian ke dalam interior rumah. Tapi harus diingat, penggunaannya tidak boleh terlalu dominan. Penggunaan warna-warna pastel dapat digunakan pada aksesoris atau perlengkapan kecil seperti sarung bantal, bingkai foto meja, dan koleksi buku.

6. Minim Ornamen

Japandi Style, Perpaduan Desain Interior ala Timur dan Barat

Salah satu prinsip yang diusung gaya Japandi adalah wabi-sabi, yang berarti keindahan dalam ketidaksempurnaan. Artinya, segala sesuatu yang tampak sederhana dan memiliki kekurangan justru memiliki nilai yang lebih baik. Oleh karena itu, jangan meletakkan banyak ornamen dan dekorasi di dalam rumah, kalau bisa, letakkan dekorasi seminim mungkin. Dengan minimnya dekorasi, justru akan membuat rumah tampak semakin indah dan nyaman.