29
Jan

Ini Cara Yang Harus Kamu Ketahui Ketika Memilih Bahan Upholstery

Ini Cara Yang Harus Kamu Ketahui Ketika Memilih Bahan Upholstery

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Upholstery adalah istilah bahasa Inggris yang apabila dibahasakan berarti bahan pelapis. Pengertian ini membuat bahan pelapis seperti bahan kain, kulit, atau kulit sintetis, termasuk ke dalam jenis bahan upholstery. Beberapa furnitur yang dilapisi oleh bahan upholstery antara lain ragam sofa, dan kursi makan. Ada baiknya, sebelum kamu membeli sofa yang dilapisi bahan upholstery. Berikut ini cara yang harus kamu ketahui ketika memilih bahan upholstery.

Pertimbangkan Ketahanannya

Aspek ketahanan bahan upholstery adalah tergantung dari dimana furnitur tersebut akan diletakkan, dan juga beberapa aspek personal keluarga seperti anak-anak dan juga binatang peliharaan. Jika kamu memiliki hewan peliharaan yang suka mencakar-cakar sofa, pilihlah bahan upholstery kain microfiber atau kulit, karena kedua bahan pelapis ini cenderung lebih kuat dan tahan lama. Memikirkan aspek ketahanan bahan upholstery sebagai bahan pelapis furnitur sangat penting, terlebih bagi furnitur-furnitur yang intensitasnya sering digunakan.

Pilih Berdasarkan Style Dekorasi Ruangan

Agar selaras dengan tema interior dan dekorasi ruangan, pilihlah bahan upholstery yang memiliki style senada dan bisa melengkapi furnitur serta dekorasi rumah. Jika tema desain interior ruanganmu adalah tradisional, maka pilihlah bahan upholstery dengan karakter potongan serta motif tradisional. Jika kamu merasa percaya diri menggabungkan dua gaya atau lebih agar suasana ruang nampak berbeda, maka lakukanlah. Menggabungkan gaya desain interior dengan tema bahan upholstery yang berbeda biasanya sangat cocok diterapkan pada gaya desain kontemporer.

Pilih Berdasarkan Warna

Warna bahan upholstery sangat sering menjadi pertimbangan pertama ketika kamu ingin membeli furnitur, dan memang warna memegang peranan penting terlebih ketika sofa merupakan furnitur utama pada ruanganmu. Warna netral menjadi warna yang paling aman, karena selain dapat berpadu apik dengan warna lainnya, warna netral juga timeless. Jika kamu memiliki ruangan yang cukup kecil, hindari memilih bahan upholstery dengan warna gelap, karena dapat membuat ruangan nampak semakin sempit.

READ  Tips Memilih Closet Kamar Mandi

Faktor Spesial Lainnya

Ada beberapa faktor lain yang harus Anda pertimbangkan sebelum kamu menentukan bahan upholstery furnitur apa yang akan kamu gunakan. Ini ada hubungannya dengan lingkungan tempat kamu meletakkan furnitur, misalnya sofa.

Fade resistance: Faktor ini penting jika furnitur akan ditempatkan di ruangan yang mendapat banyak sinar matahari atau dekat dengan jendela.

Tahan jamur: Cari kain yang tahan jamur jika ruanganmu cenderung lembab, atau jika kamu tinggal di negara dengan iklim lembab.

Alergi: Pertimbangkan kain seperti microfiber jika kamu memiliki alergi, karena bahan upholstery kain microfiber tidak berbulu dan tidak menarik debu.

Hewan peliharaan: Jika kamu memiliki hewan peliharaan, hindari menggunakan kain halus seperti sutra atau kain apa pun dengan banyak tekstur. Pilih bahan upholstery yang ramah hewan peliharaan seperti kulit sintetis atau kain microfiber.

Itulah dia beberapa cara mudah memilih bahan pelapis furnitur atau bahan upholstery yang tepat. Sekarang, jangan bingung lagi, ya! Kalau kamu lagi mencari sofa fabric berkualitas, cek website Fabelio, yuk!