23
Mar

Ide Desain Rumah Dengan Konsep Mediterania

Ide Desain Rumah Dengan Konsep Mediterania

Mengintip Gaya Arsitektur Tahun 1920an di Rumah Mediterania

Kontraktor JogjaGaya rumah Mediterania memang memiliki karakter tersendiri. Ada beberapa elemen yang membedakan gaya rumah ini dengan gaya rumah yang lainnya. Kehadiran desain rumah Mediterania memang menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan. Terutama bagi kamu yang hidup di kota-kota besar dengan lahan terbatas dan harga tanah serta bahan bangunan yang makin melambung. Berikut kami berikan ide desain rumah konsep mediterania yang bisa Anda jadikan referensi.

 

1. Rumah Mediterania dengan Dinding Bertekstur

Rumah mediterania umumnya menggunakan cat tembok dengan warna dasar putih atau krem pasir. Gabungan antara warna netral dan genteng tanah liat akan menghasilkan kesan asri pada hunian.

Sebagai variasi, Anda bisa menerapkan dinding bertekstur atau dikenal dengan dinding kamprot pada rumah mediterania. Untuk menghasilkan tekstur tersebut digunakan campuran semen dan pasir yang di plester pada dinding. Hasilnya, bagian depan hunian akan nampak gagah dan estetik.

2. Batu Alam pada Pilar Rumah

Penggunaan batu alam membuat rumah nampak lebih kokoh dan gagah. (Pinterest - Architectural Design House Plan)

Bagi Anda yang kurang suka dengan tampilan polos pada bagian depan rumah, penggunaan batu alam dapat menjadi opsi. Padukan dengan pencahayaan berwarna jingga untuk mendapatkan kesan hangat.

3. Gunakan Ubin Bercorak

Meskipun bagian luar hunian nampak tenang dengan cat tembok yang minimalis, Anda bisa menambahkan warna pada bagian ubin. Pada interior rumah ala Spanyol, pemilik biasanya menambahkan ubin dengan corak khas yang disebut Majolica.

Warna-warnanya yang vibrant sangat cocok digunakan pada lantai dapur atau hiasan di tangga. Bagi Anda yang suka berkreasi, tegel ini juga dapat diaplikasikan pada dinding kamar mandi dengan atap yang terbuka. Pantulan sinar matahari akan membuat motif pada tegel terlihat lebih indah.

READ  Desain Interior Ruang Tamu Cerminkan Kepribadian

4. Langit-langit dengan Balok Terbuka

Pemasangan balok kayu pada langit-langit akan mempertegas kesan klasik pada hunian. (Phxarc.com)

Mulai dari lantai sampai dengan perabotan seperti kursi dan kusen jendela, rumah mediterania sering menampilkan serat pada kayu yang indah.

Selain perabotan, salah satu ciri khas unik dari gaya mediterania ialah penggunaan balok kayu sebagai ornamen pada langit-langit rumah.

5. Kamar Tidur Minimalis

Agar senada dengan bagian luar rumah, kamar tidur pada rumah mediterania juga dibuat cukup minimalis. Dengan dinding warna putih, kamar tidur dibuat nyaman dengan penggunaan warna-warna seperti abu-abu, coklat terang, atau merah bata.

Untuk memenuhi unsur alam, Anda dapat meletakkan beberapa tanaman kecil di atas meja atau sudut ruangan. Pasang juga lampu gantung dan hiasan seperti keranjang yang terbuat dari rotan atau anyaman eceng gondok.

Rumah mediterania kental dengan unsur Eropa klasik. Di Indonesia ada banyak hunian bergaya Eropa klasik yang bisa Anda temukan.

6. Dominasi Ornamen Lengkungan

Contoh penggunaan ornamen lengkungan pada jendela dan tembok rumah mediterania (Pinterest - J Hill Interiors)

Pada rumah biasa, jendela dan pintu yang ada biasanya berbentuk persegi panjang. Namun rumah mediterania memiliki ciri khas penggunaan ornamen lengkungan pada jendela atau elemen bangunan lainnya.

Bukan tanpa alasan, gaya mediterania banyak mendapat pengaruh dari peradaban Roma. Aksen lengkungan tersebut membuat hunian tampak lebih dinamis dan terbuka. Agar semakin cantik, kusen pada pintu dan jendela tidak harus berwarna hitam atau coklat lho. Anda bisa memainkan warna lain seperti biru atau merah bata agar ruangan terasa lebih cerah.

7. Teras dengan Pergola

Ciri khas lainnya yang membedakan desain rumah mediterania dengan lainnya adalah serambi atau teras dengan tiang penyangga tembok berbentuk melengkung. Dengan demikian, waktu duduk bersantai di bawahnya akan terasa sangat menyenangkan. Jangan lupa semprotkan cairan anti rayap pada perabotan dan kusen kayu agar tidak rapuh dan tetap kokoh

READ  Bangun Ruang Santai

8. Bermain Warna dengan Furnitur

Warna mencolok dapat menjadi point interest pada ruangan (Pinterest - Nook Real Estate)

Tidak hanya bermain warna dengan tegel atau ubin, cobalah menggunakan perabotan dengan warna mencolok seperti biru tua atau kuning. Agar bagian interior tidak terlihat terlalu pucat, selain warna hijau dari tanaman hias, tambahkan juga cushion atau bantal sofa dengan warna yang cerah.

Pilih kitchen set dengan warna mencolok seperti hijau atau biru tua. Gabungan antara aksen alam dari kayu dan warna terang akan menghadirkan focal point pada ruangan yang menarik mata.

9. Finishing Lantai dengan Ubin Terakota

Terakhir, untuk mendekorasi rumah ala mediterania, Anda dapat menggunakan ubin terakota. Tapi saat ini, rumah mediterania juga mulai beralih menggunakan lantai keramik atau kayu seiring dengan perubahan teknologi. Nah, dengan beragamnya pilihan, Anda dapat berkreasi dan memilih jenis lantai yang cocok dengan selera dan kondisi rumah. Sebagai penutup tambahkan karpet dengan motif dekoratif pada area indoor seperti ruang tamu, kamar tidur, dan ruang makan.

Penerapan arsitektur gaya mediterania sangat cocok untuk daerah tropis seperti Indonesia karena sinar matahari mampu membantu warna alam pada hunian lebih terekspos. Jangan lupa agar konsep mediterania semakin kental, tambahkan jenis pohon seperti palem pada bagian pintu depan.

Semoga bermanfaat ya, yuk jangan lupa share juga pada keluarga atau teman-teman!