26
Okt

Hal Penting untuk Diketahui Agar Lantai Kayu Rumah Tetap Awet

Hal Penting untuk Diketahui Agar Lantai Kayu Rumah Tetap Awet

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Memiliki hunian yang rapi dan bersih tentu menjadi dambaan semua orang ya Moms. Hal ini berkaitan erat dengan beberapa bagian yang rutin untuk dibersihkan. Lantai misalnya, elemen yang satu ini akan rutin dibersihkan dengan cara disapu atau dipel. Namun, tak hanya terpaku pada cara membersihkannya saja Moms. Hal yang tak kalah penting adalah memperhatikan cara perawatannya agar tidak menimbulkan kerusakan dalam waktu dekat. Kini, telah banyak jenis material lantai yang digunakan saat membangun rumah. Ada yang menggunakan bahan ubin keramik, batu alam, parket kayu, dan lain sebagainya. Berikut ini hal penting untuk diketahui agar lantai kayu rumah tetap awet.

Musuh Lantai Kayu

Lantai kayu umumnya dibuat dari jenis kayu keras seperti jati, sonokeling, bengkirai, mahoni, ulin. Di Barat juga dikenal berbagai kayu untuk lantai seperti kayu oakmapleebonywalnut atau cherry. Semuanya memang keras, namun harap jauhkan dari air atau genangan air di atasnya. Lantai kayu juga perlu dijauhkan dari lokasi dengan kelembapan tinggi.

4 Hal Penting untuk Diketahui Agar Lantai Kayu Rumah Tetap AwetJika lantai tergenang atau basah, segera bersihkan dan biarkan kering. Untuk itu, selalu siapkan kain halus. Material kain yang paling efektif untuk membersihkan adalah jenis kain microfiber, teksturnya sangat lembut agar tidak merusak kayu, dan memiliki daya serap air yang tinggi. Selain itu, Anda juga bisa melengkapi sarana kebersihan lantai kayu dengan mesin penyedot debu—gunakan moncong sedotan jenis lembut.

Recoating Berkala

Lantai kayu yang baik bisa bertahan lama hingga 20 tahunan, bahkan lebih, dengan perawatan yang tepat dan lingkungan yang tidak lembab. Membersihkan lantai kayu dengan sapu atau pembersih vakum tidaklah cukup. Anda juga perlu melakukan recoating paling tidak setiap 3 bulan sekali.

READ  Berbagai Manfaat Kayu Untuk Kehidupan

4 Hal Penting untuk Diketahui Agar Lantai Kayu Rumah Tetap Awet

Coating adalah proses pelapisan permukaan lantai kayu dengan sealer. Fungsinya untuk menutup pori-pori pada kayu yang membantu agar kayu semakin awet dan terlihat lebih bagus. Untuk sealer-nya, ada yang berbasis air, ada pula yang berbasis minyak.

Sealer berbasis air cocok untuk kayu-kayu mahal dan eksotik, karena sanggup mempertegas keindahan tekstur dan warnanya. Sealer ini juga gampang kering setelah diaplikasi ke lantai kayu. Sementara itu sealer berbasis minyak memberi kilau anggun pada kayu dan membuat kayu lebih tahan cairan. Hanya saja, sealer bahan ini membutuhkan waktu yang lama untuk kering.

Lantai Kayu Olahan

Lantai kayu olahan seperti parket, lebih memerlukan perawatan Anda, walau lantai ini juga sangat awet dan kuat. Pada dasarnya, perawatannya mirip seperti perawatan lantai kayu solid—Anda perlu menjauhkan bahan cair dari lantai. Jika ada cairan tampak menggenang di atas parket, segera bersihkan dan keringkan.

4 Hal Penting untuk Diketahui Agar Lantai Kayu Rumah Tetap Awet

Seperti perawatan lantai kayu keras, Anda juga tidak perlu mengepel lantai parket secara konvensional seperti saat Anda mengepel lantai keramik (dengan kadar air tinggi pada kain pel). Untuk lantai parket, Anda cukup mengelapnya dengan kain lembap.

Jika Anda tidak memiliki cairan pembersih lantai parket, Anda bisa membuatnya sendiri dengan campuran air dan sabun cuci piring. Perbandingan campuran keduanya adalah bahwa setiap 4 cangkir air hangat dicampur dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Celupkan kain pel ke dalamnya dan peras hingga kain menjadi lembap saja. Gunakan kain untuk mengepel atau mengelap bagian lantai parket yang ternoda. Jika Anda mengepelnya, pastikan Anda melakukannya per area. Selesaikan satu area, baru kemudian berpindah pada area lain.

Beberapa Hal yang Perlu Anda Hindari agar Lantai Kayu Tetap Memesona

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa larutan baking soda, perasan jeruk lemon atau cuka bisa menjadi alternatif pembersih lantai kayu. Namun larutan-larutan tersebut sebaiknya dihindari apalagi jika dalam takaran besar. Kadar asam pada larutan tersebut bisa merusak lapisan sealer lantai kayu.

READ  Desain Interior Rumah Minimalis yang Minim Budget

Jangan pula menggunakan pembersih lantai yang abrasif, mengandung alkaline, atau pun amonia karena dapat mengakibatkan lantai rumah Anda akan kusam, bahkan bisa baret.

4 Hal Penting untuk Diketahui Agar Lantai Kayu Rumah Tetap Awet

Anda juga tidak disarankan untuk melakukan steam cleaning pada lantai kayu. Proses tersebut hanya cocok untuk lantai vinil, linoleum, atau keramik—bukan lantai kayu. Jangan menggunakan cairan semprot pembersih furnitur atau minyak sebagai pembersih lantai kayu. Semprotan pembersih furnitur hanya akan membuat permukaan lantai licin, sementara minyak pembersih meninggalkan residu. Hindari penggunaan wax/lilin poles karena pengerjaannya memakan waktu dan membuat proses coating ulang sulit.

Membersihkan lantai kayu juga tidak disarankan dengan alat-alat pembersih ‘berat’ konvensional yang biasa untuk membersihkan permukaan lantai umumnya, karena malah bisa membuat coating kayu rusak. Dengan alasan yang sama, sikat keras juga tidak perlu digunakan.