24
Agu

Desain Skandinavia Vs Minimalis, Tim Manakah Anda?

Desain Skandinavia Vs Minimalis, Tim Manakah Anda?

Skandinavia Vs Minimalis – Akhir-akhir ini ada dua desain interior yang sedang marak digunakan para pemilik hunian, yakni desain ala skandinavia dan minimalis. Bahkan munculnya dua desain ini juga mengacu pada satu tujuan sama, yakni untuk menampilkan kesan yang sederhana, luas dan apik pada ruangan yang tidak terlalu luas. Antara desain interior minimalis dan desain interior skandinavia memang memiliki kesamaan, keduanya sama-sama menggunakan dekorasi yang minim untuk tidak membebani kapasitas ruang. Tetapi benarkah keduanya sama?  Tentu tidak pasti keduanya memiliki perbedaan. Mari cari tahu ulasannya disini.

Desain Interior Skandinavia

Image: TrendHMDCR – Pinterest

Desain interior skandinavia yang dikenal pula dengan gaya interior nordic cenderung menggunakan bahan alami, pemilihan warna yang pucat, serta memiliki bentuk minimalis pada bagian interior terbuka.

Tujuanya agar area bangunan terkesan dingin dan nyaman. Konsep desain ini juga cenderung menggunakan bahan kayu seperti pondok kayu putih dengan pilihan warna dan karya yang lebih ke arah monokromatik. Skandinavia lebih menampilkan kesan minimalis dan sederhana, namun sangat fungsional. Kunci utama desain skandinavia adalah memanfaatkan sinar matahari yang menyatu dengan area dingin di dalam rumah.

Kelebihan dan Kekurangan Desain Skandinavia

Jika Anda menyukai konsep ini, tidak salah untuk mengetahui beberapa kelebihan dan kekurangan yang bisa dijadikan pertimbangan bila ingin mengaplikasikan desain skandinavia.

Kelebihan

  • Perabot yang diaplikasi dalam hunian konsep ini memiliki bentuk yang lebih ramping, dan dapat disesuaikan dengan fungsi kebutuhan.
  • Desain skandinavian lebih mengutamakan pilihan warna – warna natural seperti warna dari alam, yaitu coklat kayu, krem atau warna floral.
  • Model ini bisa dibentuk dengan banyak hiasan seperti taman, kolam mungil atau hal lainnya yang disesuaikan dengan ide bangunan.
  • Dengan konsep skandinavian sangat memperhatikan faktor lingkungan dan juga kelestarian alam. Karena itu dalam membuat sebuah hunian ini selalu mempertimbangkan unsur dari keramahan alam juga pencahayaan sinar matahari.
  • Konsep skandinavian memiliki konsep sebagai pemberi kenyamanan dalam bermobilitas di dalam ruangan, khususnya untuk anak – anak yang sangat aktif.
  • Skandinavian juga sangat terkesan memiliki konsep menyukai pemandangan alam, terbukti dengan banyaknya desain yang memperlihatkan pemandangan di luar rumah.

Kekurangan

  • Tidak bisa menaruh banyak perabot atau furniture, karena ruangan yang terlalu sempit dan akan terkesan penuh apabila terlalu banyak perabot.
  • Pilihan warna lantai, dinding juga plafon tidak bisa bertabrakan dengan warna umum bangunan. Hal ini akan membuat hunian menjadi sempit dan pendek.
  • Bentuk pencahayaan hunian melalui jendela, fentilasi tidak bisa lebih besar. Karena akan terlihat bangunan menjadi kurang menarik dan tidak sesuai dengan konsep skandinavian.
  • Apabila rumah dengan konsep ini sulit untuk di desain melebihi luas bangunan.
  • Bangunan akan terkesan begitu saja, jika tidak bisa dibuat dengan konsep yang semenarik mungkin.
  • Hunian tidak akan terasa nyaman apabila bangunan didirikan dalam bentuk asal – asal saja.
  • Hunian akan sulit untuk ditambah pada posisi samping dan belakang, hanya bisa dibangun atau ditambah pada posisi atas.

Baca juga : Mendesain dapur minimalis bergaya skandinavia

Desain Interior Minimalis

Image: roundecor.com

Desain interior minimalis yang juga cukup popular ini dianggap mewakili pemilik yang semangat dan hidup modern, serta minim dekorasi yang neko-neko.

Desain interior minimalis biasanya digunakan pada sebuah ruang terbuka, umumnya warna yang dipakai berwarna putih dan hitam. Gaya minimalis cenderung dipengaruhi oleh desain bergaya tradisional seperti ciri khas Jepang, khususnya konsep pada bagian clean line dan aliran terbuka di seluruh rumah. Gaya bangunan ini cocok bagi Anda yang menyukai garis warna putih dan hitam, dengan luas ruangan terbatas namun tetap bisa menarik.

Kelebihan dan Kekurangan Desain Minimalis

Untuk Anda yang suka dengan gaya desain interior minimalis, tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut diantaranya.

Kelebihan

  • Tidak membutuhkan banyak biaya.
  • Anda lebih mudah menata ruang, karena hunian minimalis lebih gampang untuk disusun.
  • Suasana rumah lebih nyaman dengan pilihan desain yang simple. Dengan hunian yang minimalis juga menghemat koleksi perabot yang lebih sedikit dan jauh lebih hemat.
  • Perawatan dalam rumah mudah untuk dibersihkan, karena luas bangunan yang tidak besar dan tertata.
  • Desain yang menawan akan terlihat rumah yang lebih elegan dan indah.
  • Konsep minimalis cocok untuk luas tanah berukuran kecil.
  • Perawatan luar bangunan lebih hemat dan lebih murah.
  • Pengerjaan bangunan lebih cepat dan mudah.

Kekurangan

  • Sulit untuk membentuk desain yang lebih mewah
  • Gaya harus menyesuaikan dengan luas lahan, sehingga harus pintar memilah dan mengukur ruang sesuai dengan luas tanah.
  • Jika Anda menggunakan jasa tukang bangunan yang salah, maka bentuk hunian akan terlihat asal jadi.
  • Rumah minimalis terkesan kosong, tanpa memiliki makna yang tersirat pada desainnya. Hanya berfungsi sebagai bangunan, dan kekuatan semata.
  • Tren bangunan akan mengalami perubahan setiap era, sehingga konsep minimalis akan semakin berubah.

Akan tetapi perbedaan keduanya akan terlihat pada bahan yang digunakan. Desain skandinavia biasanya cenderung menggunakan bahan organik, misalnya karpet rami, keranjang anyaman dan kursi kayu melengkung. Sedangkan desain minimalis cenderung menggabungkan plastik tahan karat atau krom dengan plastik berpernis.