06
Jul

Desain Kitchen Office Yang lagi Hits

Desain Kitchen Office Yang lagi Hits

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorSeiring meningkatnya praktik kerja dari rumah, kian bermunculan ide bagaimana memanfaatkan sudut yang ada di rumah sebagai tempat bekerja. Mulai dari ruang kerja yang menyatu dengan kamar tidur, ruang kerja di bawah tangga, hingga ruang kerja dekat dapur.

Kali ini, Arsitag akan mengulas tipe kitchen office di rumah yang akan sangat membantu bagi Anda yang harus bekerja tanpa meninggalkan dapur. Bahkan, desain dapur sekaligus ruang kerja juga berlaku bagi Anda yang bidang pekerjaannya berkaitan dengan pembuatan makanan. Tentu Anda membutuhkan tempat untuk mengurus administrasi seperti katering atau homemade cake berbasis online. Oleh karena itu, Anda dapat coba menerapkan beberapa inspirasi desain kitchen office yang keren berikut ini.

Kitchen office serba putih
Kitchen office serba putih karya Arcanum Architecture // homebunch.com

Kitchen office serba putih karya Arcanum Architecture // homebunch.com

Pemilihan furnitur merupakan salah satu poin penting dalam desain kitchen office. Ciptakan ruang bekerja di sebuah sudut dapur dengan memasang rak penyimpanan yang ada meja di tengahnya. Untuk kesan yang menyatu, terapkan desain serba putih yang senada dengan furnitur lainnya yang ada di dapur. Keistimewaannya, warna putih adalah warna yang terang dan nyaman untuk fokus bekerja.

Meja kerja dengan blackboard
Meja kerja dengan blackboard karya Amoroso Design // thekitchn.com

Meja kerja dengan blackboard karya Amoroso Design // thekitchn.com

Meja yang terintegrasi dengan lemari merupakan bagian yang krusial dari dapur sebagai tempat bekerja. Furnitur yang digunakan bahkan menyediakan ruang untuk menempatkan blackboard yang difungsikan untuk mencatat jadwal harian. Jika Anda adalah tipe yang suka membuat reminder setiap harinya, inspirasi desain ini sangatlah cocok untuk Anda.

Baca juga:RUMAH NUANSA TRAPESIUM UNTUK LAHAN TERBATAS

Dedikasikan satu sisi ruangan untuk bekerja
Dapur sebagai ruang bekerja dengan sliding door karya Paul Davis Architects // decoist.com

Dapur sebagai ruang bekerja dengan sliding door karya Paul Davis Architects // decoist.com

Jika dapur Anda memiliki ruangan yang cukup besar, Anda dapat mendedikasikan salah satu sisinya sebagai tempat khusus bekerja. Spesialnya lagi, kitchen office dapat berkonsep built-in sebagai ruangan yang dapat disembunyikan menggunakan sliding door. Ini adalah cara yang sangat jitu untuk menjaga keamanan perlengkapan kerja selagi tak sedang Anda gunakan.

Kitchen office dengan partisi kaca
Ruang kerja di dapur dipisahkan dengan partisi kaca karya Davidie Rozin Architects // decoist.com

Ruang kerja di dapur dipisahkan dengan partisi kaca karya Davidie Rozin Architects // decoist.com

Anda menginginkan tempat bekerja yang lebih privat dan tidak terlalu menyatu dengan dapur? Gunakan partisi kaca agar tetap memiliki akses penglihatan ke arah dapur jika Anda bekerja sambil memasak sesuatu.

Ruang kerja di sudut dapur
Ruang kerja di sudut dapur karya home blog zone // decoist.com

Ruang kerja di sudut dapur karya home blog zone // decoist.com

Manfaatkan sudut ruangan untuk meletakkan furnitur khusus dengan meja yang terintegrasi sebagai kitchen office Anda. Optimalkan seluruh ruangan yang tersedia untuk dijadikan tempat penyimpanan, baik untuk menyimpan peralatan dapur maupun berkas pekerjaan Anda. Anda perlu lebih cermat dalam pemilihan tempat penyimpanan, agar tetap dapat menjaga kenyamanan kerja Anda.

Built-in kitchen office
Built-in kitchen office karya Fireclay Tile // decoist.com

Built-in kitchen office karya Fireclay Tile // decoist.com

Bagi Anda yang memang ingin mendedikasikan dapur sebagai tempat bekerja permanen karena bisnis yang Anda jalankan, Anda sangat direkomendasikan untuk merenovasi dapur dan membuat built-in kitchen officeBuilt-in kitchen office yang benar-benar menyatu dengan pantry sangatlah efektif menjadi ruang kerja multifungsi. Mengingat fungsinya juga sebagai tempat bekerja, pilihlah warna yang kalem seperti beige, abu-abu, atau putih.

 

Ruang bekerja di sebelah dapur
Ruang kerja di sebelah dapur karya Todd Davis Architecture // decoist.com

Ruang kerja di sebelah dapur karya Todd Davis Architecture // decoist.com

Satu lagi pilihan bagi Anda yang tidak ingin terlalu menyatu dengan dapur saat bekerja. Anda dapat membuat ruang bekerja di ruangan khusus di sebelah dapur. Menggunakan meja kerja yang terintegrasi dengan tempat penyimpanan adalah cara jitu menciptakan fungsi ruang yang efisien. Rak dan lemari yang tersedia dapat Anda manfaatkan untuk meletakkan buku-buku sekaligus peralatan dapur kering.

Kitchen office dan dapur minimalis
Dapur dan ruang kerja minimalis karya Erin and Kristen // houseofjadeinteriors.com

Dapur dan ruang kerja minimalis karya Erin and Kristen // houseofjadeinteriors.com

Desain kitchen office minimalis serba putih tak pernah mengecewakan untuk dijadikan inspirasi tempat bekerja idaman Anda. Pemilihan warna putih memang cukup berisiko untuk dapur yang digunakan untuk memasak berbagai jenis dan bahan makanan. Meski demikian, jika dapur Anda digunakan untuk memasak kue atau camilan, jangan ragu untuk mencoba desain minimalis dengan warna putih. Warna putih dapat menciptakan kesan lapang dan tidak sumpek pada ruangan yang digunakan untuk beragam aktivitas sekaligus.

Khusus untuk ide kantor di rumah yang menyatu dengan dapur, Anda perlu mempertimbangkan letak keamanan. Pastikan posisi Anda bekerja jauh dari kompor, microwave, dispenser air ataupun peralatan lainnya yang berbahaya bagi keamanan Anda atau laptop Anda. Bila perlu, beri peringatan anggota keluarga lainnya untuk lebih berhati-hati terhadap keberadaan ruang kerja di dapur Anda tersebut. Mengingat, dapur adalah tempat yang dipenuhi benda tajam dan berat.

Selain itu, dapat disimpulkan bahwa desain kitchen office sangat bergantung pada furnitur serta ketersediaan tempat. Pemilihan warna juga perlu diperhatikan agar tetap nyaman digunakan untuk bekerja. Jadi, desain manakah yang ingin Anda coba terapkan di dapur Anda?

Bila kamu baca artikel ini dan menambah ilmu, kamu bisa like dan share artikel ini di sosial media, web, atau blog kemanapun yang kamu suka.