05
Des

Ciri Karakteristik Desain Eclectic

Ciri Karakteristik Desain Eclectic

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Membangun sebuah rumah bukan hanya memikirkan bentuk rumah yang terlihat dari luar saja, namun kamu juga harus menerapkan gaya desain apa yang akan digunakan untuk di dalam rumah. Setiap orang tentunya mempunyai ketertarikan yang berbeda-beda untuk memilih desain interior di dalam rumahnya. Ada banyak sekali macam-macam desain interior yang bisa kamu gunakan, salah satunya gaya eclectic. Mungkin kamu baru pertama kali mendengar gaya eclectic ini, sebenarnya gaya desain dan arsitektur yang muncul pada abad ke-19 dan 20 ini memiliki ciri khas tersendiri.  Semakin mewah isi di dalam rumah, semakin diakui pula jika orang itu memiliki kekayaan yang banyak. Berikut ini Ciri Karakteristik Desain Eclectic

1. Memiliki Seni Dari Segi Bentuk Furniture Dan Dekorasi Yang Digunakan

Desain eklektik dikarenakan karakteristiknya yang menggabungkan beberapa gaya desain menjadikan gaya ini identik dengan seni karena banyak menerapkan dekorasi dan aksesoris dengan bentuk, warna dan motif yang unik membuat tipe desain ini memiliki nilai artistik tersendiri. Furnitur antik dan desain beraliran dekonstruksi atau asimetris. Cat tembok bertekstur. Upholstery berupa patchwork lukisan artwork.

Dekorasi pada dinding selain menggunakan tembok bertekstur juga seringakali dihiasi dengan wallpaper, tirai atau sticker yang dekoratif. Sebuah lukisan dinding sederhana juga dapat menjadi pilihan. Warna yang sering digunakan mulai dari putih, abu-abu, hingga coklat. Untuk menambah hasil kontras, Anda dapat menghias salah satu dinding dengan batu bata.

Pada desain rumah eklektik, kriteria utama dalam pemilihan furniture adalah fungsionalitas. Akan tetapi, tetap mengutamakan nilai dan sisi estetika. Konsep interior eklektik ini menyukai furniture vintage dengan pola kayu yang jelas, besi, ornamen bunga, dan kain bordir. Sofa lembut dan nyaman, mebel antik dan modern dikombinasikan dengan sempurna pada gaya eklektik. Bahan-bahan yang digunakan antara lain seperti kulit, satin dan beludru.

Ciri karakteristik desain eclectic

2. Banyak Menjumpai Motif Ethic Atau Barang-Barang Seni Lainnya

Pada umumnya pada dekorasi desain ini akan menggunakan barang-barang seni baik lukisan maupun dekorasi serta furnitur yang memiliki ukiran-ukiran yang digunakan untuk menghiasi rumah, seperti menggunakan ukiran tangga, bentuk furniture dengan gaya klasik, bingkai cermin penghias interior penuh ukiran Jepara yang sangat kental nuansa etniknya,betapa uniknya cermin tersebut disandingkan dengan furnitur modern di sekitarnya.

READ  Modal Lahan 103 M2 Bisa Bikin Rumah Modern Minimalis Semewah Ini

Sebenarnya dalam dekorasi gaya elektik, setiap aksesoris yang digunakan harus memberikan kesan bahwa sobat telah mengumpulkan semuanya selama bertahun-tahun. Mungkin aksesoris yang digunakan bisa terkait dengan kenangan yang menyenangkan dari masa lalu hingga sesuatu yang bernilai atau impian sobat di masa yang akan mendatang.

Ciri karakteristik desain eclectic

3. Dipadukan Dengan Warna Cerah

Selain mengandung unsur seni dan etnic tipe gaya ini juga memiliki karakter warna yang cerah dan kemudian dipadukan dengan warna cerah lainnya dengan beberapa warna pada suatu ruangan seolah bertabrakan tetapi menjadi keunikan tersendiri yang menjadikannya memiliki nilai seni dan unik tetapi tetap membuat nuansa nyaman ketika dihuni.

Tidak usah mengandalkan gaya klasik maupun gaya modern demi mendapatkan kesatuan gaya hunian yang nyaman dan menarik. Unsur tradisional yang ditabrakkan dengan unsur modern dapat menampilkan gaya baru yaitu gaya eklektik.  Yang ditampilkan akan memiliki nilai seni yang membuat tampilan hunian Anda menjadi unik. Unsur tradisional juga tidak berarti ketinggalan zaman atau kuno.

Pada desain interior eklektik warna dengan aksen netral akan mnegharmonikan unsur estetik jika dioadukan dengan warna-warna cerah yang Nampak mewah dan juga ceria. Hal ini bertujuan agar setiap unsur tampak hidup.

Sobat juga bisa memadukan warna pada desain interior eklektik ini dengan warna krem atau coklat muda. Aksen warna bisa diwujudkan melalui barang-barang yang ada. Seperti warna pada furniture dan gorden. Sobat juga bisa kok memadukan warna netral lain seperti warna abu-abu muda. Namun Vira sarankan hindari pemilihan warna gelap pada unsur pencahayaan seperti lampu dan gorden.

Ciri Karakteristik Desain Eklektik

4. Pilih Item yang Tepat untuk Statement Object.

Setiap perabot yang ditata pada ruangan dalam konsep gaya desain interior eklektik memiliki fungsi dan kisahnya sendiri. Berbagai macam item yang ditata pada ruangan mulai dari patung, vas, lampu gantung, lampu meja, dan lampu lantai. Pilih satu dan tempatkan di tempat yang spesial.

READ  Tips Feng Shui Kamar Tidur Cara Tidur Lebih Nyenyak

Satu hal lagi, desain interior kantor eklektik memiliki ciri khas desain interior eklektik yang kuat adalah statement object di setiap ruangan. Pastikan pilihan kamu merupakan barang yang dapat memancarkan keindahan dan nilai estetika yang tinggi dari barang tersebut. Jika terlalu sulit sobat  bisa memanfaatkan salah satu sudut untuk menata barang-barang bernilai tinggi. Sehingga sobat bisa langsung menuju ke sudut tersebut untuk mengagumi barang-barang yang tertata.

5. Desain Berdasarkan Fungsinya

Jangan lupa tujuan kamu mendesain ini untuk dihuni dan digunakan. Untuk itu jangan hanya berpatokan pada estetika semata melainkan juga fungsi. Warna, tekstur dan motif akan sulit menyatu jika tanpa mempertimbangkan fungsi pada setiap sudut ruang. Penataan rak buku, keranjang, baki dan lain-lain bisa lebih tertata saat ruangan didesain juga berdasarkan fungsional.

Selain mengutamakan penggunaan perabotan yang indah, gaya eklektik juga identik dengan pemakaian perabotan yang praktis dan fungsional. Untuk menerapkannya, kamu bisa menggabungkan perabotan vintage dan modern, misalnya meletakkan lemari antik secara berdampingan dengan kursi yang memiliki gaya modern

Meskipun terjadi kolaborasi dari berbagai jenis perabotan, namun pastikan kamu memilih satu warna inti dari elemen warna pada desain eklektik  untuk menyeimbangkan keseluruhan tampilan ruangan bergaya desain ini.

6. Focal Point dan Penuh Gaya

Ketika sobat akan mengatur tata letak ruangan, perlu diingat meskipun gaya elektik adalah gaya yang menggabungkan gaya dan periode melalui berbagai macam jenis barang, harus terdapat focal point pada ruangan. Tonjolkan sesuatu yang eye catching, seperti aksen pada dinding atau item dekoratif mencolok lainnya. Hal ini bertujan agar sebuah ruangan tidak terkesan berantakan.

Nah untuk menemtukan focal point dari sebuah runagan bergaya eklektik, terdapat berbagai elemen yang bisa kamu gunakan, misalnya penempatan karya seni pada bingkai seperti lukisan atau juga foto berbingkai klasik, dinding dengan tekstur unik, bahkan sebuah meja billiard seperti yang terdapat pada gambar ini.

READ  Ide Kreatif Untuk Dapur Yang Kecil

7. Elemen pada Lantai dan Atap

Meskipun gaya eklektik didominasi oleh dekorasi dan perabotan bernilai seni, namun terdapat karakter khusus yang diterapkan pada bagian lantai dan juga atap. Lantai yang sering digunakan adalah lantai parket, laminate, kayu solid atau ubin. Lantai sering dihiasi dengan karpet buatan tangan khas India dengan pola bunga-bunga.

Sementara itu bagian atap memanfaatkan material semen yang dihias dengan lampu kristal atau lampu bergaya kontemporer.  Beralih ke bagian dinding, umumnya gaya eklektik mengadopsi penggunaan wallpaper dekoratif dengan warna dasar cerah seperti putih dan cokelat.