11
Agu

Ciptakan Hunian Ramah Anak – Terapkan Tips Berikut

Ciptakan Hunian Ramah Anak – Terapkan Tips Berikut!

35 Cara Membuat Rumah Aman Saat Bayi Mulai Menjelajah | Popmama.com

Kontraktor JogjaApakah rumah Anda sudah ramah untuk ditinggali oleh anak-anak? Rumah haruslah menjadi tempat yang aman dan ramah anak. Baik anak balita sampai yang sudah memasuki usia remaja, rumah juga harus membuat anak nyaman dan betah. Selain membuat rumah terasa homey bagi anak, desain interior rumah juga berpengaruh pada keselamatan dan kenyamanan anak ketika berada di rumah. Mulai dari mengurangi sudut tajam dan menggunakan furnitur ramah anak untuk keselamatan anak yang berusia di bawah tiga tahun (batita) dan di bawah lima tahun (balita), hingga menyediakan furnitur, kamar tidur, ruang belajar, dan fasilitas pendukung aktivitasnya yang lengkap di dalam rumah untuk anak yang sudah memasuki usia sekolah dasar sampai sekolah menengah atas. Nah, artikel kali ini akan membahas mengenai cara ciptakan hunian ramah anak – terapkan tips berikut!

 

1. Gunakan Pengaman untuk Outlet Listrik

7 Cara Menata Rumah Ramah Anak, Agar Aman Saat Bermain dan Belajar - Semua Halaman - iDEA

Agar anak tidak tersetrum tanpa sengaja, tempatkan stop kontak di luar jangkauan anak. Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan dan rapikan kebel yang biasanya dibirkan melintang di lantai rumah. Bunda juga bisa beri perekat agar tidak dijadikan mainan oleh anak.

2. Amankan Jendela

Gunakan Model Teralis Jendela Ini! Rumah Anda Aman dari Maling -

Memasuki usia balita, anak semakin memiliki ketertarikan akan dunia luar, sehingga ia bisa mencoba berbagai cara untuk bisa bermain di luar rumah.

Untuk mencegahnya memanjat keluar melalui jendela, pasang kunci pengaman atau beri teralis.

Hindari menempatkan furnitur di bawah jendela agar anak tak memanjatnya dan keluar melalui jendela yang terbuka.

3. Pasang Handle Pintu yang Tinggi

Gagang Pintu Sering Dol dan Rusak? Siapkan Obeng, Coba Perbaiki Sendiri dengan Langkah ini

Pasang handle pintu lebih tinggi dan jauh dari jangkauan anak. Bila perlu, kunci ruangan yang kosong untuk mencegah anak masuk sendirian ke ruangan itu dan melakukan hal yang bisa membahayakan dirinya.

READ  Desain Interior Kamar Tidur Apartemen Bergaya Minimalis

4. Gunakan Karpet Anti Slip

Karpet Karet Kamar Mandi, Solusi Praktis Mengatasi Lantai yang Licin - Arafuru

Pasang keramik atau karpet anti slip untuk mencegah anak terpeleset. Bunda juga perlu lebih rajin menyikat lantai kamar mandi.

Sediakan keset di area lantai yang cenderung basah, dan jangan pernah meninggalkan anak sendirian di kamar mandi.

5. Simpan Benda Tajam

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Supaya Anak Aman Berada di Rumah - Parenting Fimela.com

Untuk menciptakan rumah ramah anak, selalu simpan benda tajam seperti pisau dan gunting, serta pemantik api di laci yang terkunci. Selain itu, singkirkan berbagai benda kecil yang berisiko tertelan anak dan membuatnya tersedak.

6. Lapisi Sudut Meja

Ini Beberapa Titik di Rumah yang Rawan Cedera Bagi Anak

Anak yang aktif biasanya tidak menyadari keadaan sekitarnya. Oleh sebab itu, agar ia tidak terantuk sisi benda yang tajam, Bunda harus memastikan untuk melapisi sudut-sudut meja dan dengan pengaman.

7. Pasang Pagar di Luar Tangga

35 Cara Membuat Rumah Aman Saat Bayi Mulai Menjelajah | Popmama.com

Jika tinggal di rumah bertingkat, pasanglah palang atau pagar di sisi luar tangga untuk mencegah anak memanjat dan terjatuh, atau mencegahnya naik turun tangga sendiri tanpa pengawasan.

Bila terdapat balkon di rumah, lengkapi pula dengan pagar yang rapat dan tinggi agar ia tetap aman saat bermain di balkon.

Itulah tips yang bisa Bunda coba, agar Rumah tetap aman dan nyaman untuk buah hati tercinta. Semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat ya! Temukan inspirasi menarik lainnya hanya di website Kontraktor Jogja.