03
Okt

Cara Pengolahan Limbah Rumah Tangga yang Baik

Cara Pengolahan Limbah Rumah Tangga yang Baik

Pengolahan limbah rumah tangga yang efektif dan tepat diperlukanArsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor –  Limbah rumah tangga merupakan limbah terbesar di seluruh asia, limbah rumah tangga merupakan limbah yang sangat berdampak buruk bagi lingkungan karena setiap harinya limbah rumah tangga yang dihasilkan di Indonesia terutama metropolitan adalah sekitar 850 ton limbah rumah tangga perhari, dan Indonesia merupakan Negara dengan limbah rumah tangga yang cukup besar dibandingkan limbah-limbah yang lainnya, menurut deputi IV bidang pengolahan limbah berbahaya dan beracun.

A. Mengolah Limbah Cair

Cara pengolahan limbah rumah tangga yang pertama adalah mengelola limbah cairnya. Limbah cair rumah tangga yang berasal dari dapur dan kamar mandi—tidak termasuk buangan kloset—bisa diolah kembali menjadi air bersih untuk kepentingan menyiram tanaman, mencuci, menyiram kloset, dan mandi. Caranya dengan membuat saluran pengolahan limbah cair dapur dan kamar mandi sebelum dialirkan ke sumur resapan.  Cara membuat saluran pengolah limbah cair. Cara ini memerlukan saluran air kotor menuju drum tempat penyaringan sebelum diresapkan ke dalam tanah atau ditampung dalam sumur resapan.

  1. 1. Pertama-tama siapkan dulu bahannya. Yaitu; drum, koral, kayu, ijuk, pipa paralon serta beberapa peralatan pertukangan seperti palu, gergaji, cangkul.
  2. 2. Cara membuat bak penampungan air bekas cucian dapur dan kamar mandi—tidak termasuk kloset—cukup mudah. Pertama-tama buat lubang di luar dapur dengan kedalaman dan lebar kurang lebih satu meter. Di dasar lubang diberi koral dan ijuk setebal 20 sentimeter.
  3. 3. Selanjutnya pasang drum yang dasarnya telah dilubangi sebesar masing-masing berdiameter satu sentimeter, di atas lubang yang telah diberi dasar koral dan ijuk.
  4. 4. Selanjutnya buat saluran limbah air bekas cucian dapur dan kamar mandi menuju drum. Limbah air akan terserap ke dalam tanah menuju sumur resapan.
  5. 5. Buat lubang sumur resapan. Dari dalam sumur resapan tersebut air tanah yang berasal dari limbah rumah tangga Anda sudah bebas dari polusi dan bisa dipakai kembali. Sebab telah mengalami tiga kali penyaringan alami, yaitu koral, ijuk, dan tanah.
  6. 6. Anda telah berhasil mendaur ulang air limbah rumah tangga Anda sekaligus menjaga kebersihan air lingkungan sekitar.
READ  Ide Membangun Rumah Pohon Minimalis

B.Mengolah Limbah Padat Organik

Cara pengolahan limbah rumah tangga kedua adalah dengan cara mengelola sampah dapat organik di rumah. Limbah padat organik adalah sampah  yang berasal dari benda-benda yang bisa diurai alam, misalkan; pembungkus daun pisang, sayuran, kulit buah-buahan, nasi, roti. Sampah ini bisa diolah sendiri menjadi kompos yang yang bermanfaat bagi tanaman dengan metode takakura. Metode takakura ini adalah pembuatan kompos rumah tangga kering tanpa menimbulkan bau. Bahan baku pembuatan kompos takakura adalah sampah dapur organik, kecuali sampah hewani yang bisa menimbulkan bau.

  1. Siapkan keranjang takakura. Keranjang ini bisa memakai keranjang plastik berongga atau yagn terbuat dari anyaman bambu atau rotan yang memiliki penutup. Lapisi dinding keranjang dengan kardus agar serangga dari luar tidak masuk ke dalam keranjang takakura.
  2. Selanjutnya, masukkan bibit kompos takakura sekitar seperempat keranjang. Bibit kompos takakura bisa dibeli di penjual tanaman. Bibit kompos juga bisa dibuat sendiri dari campuran sekam dan gabah halus yang mengalami proses peragian selama seminggu.
  3. Masukkan sampah organik seperti roti, kulit buah, sayuran sisa, atau nasi yang telah dipotong kecil-kecil kedalam keranjang takakura. Ingat, jangan ikutkan sisa daging dan tulang ke dalam keranjang sebab bisa menimbulkan bau dan mengundang serangga. Tidak harus sekaligus dalam satu waktu ketika memasukkannya. Lakukan setiap hari dan aduk bersama bibit kompos. Tutup rapat.
  4. Ketika sampah organik mencapai 90 persen terisi pernuh, ambil duapertiganya. Pindahkan ke dalam karung dan biarkan selama dua minggu sebelum digunakan sebagai penyubur tanaman.
  5. Kompos takakura terbentuk sempurna apabila tekstur sudah menyerupai tanah dengan warna coklat kehitaman dan tidak berbau.

C. Mengolah Limbah Padat Anorganik

Cara pengolahan limbah rumah tangga ketiga adalah mengelola sampah padat anorganik, yaitu benda-benda berbahan plastik seperti sterofoam. Sebenarnya penggunaan bahan plastik untuk kegiatan rumah tidak disarankan. Karena plastik dan kemasan sekali pakai susai diurai alam dan mencemari lingkungan. Untuk rumah tangga disarankan mengganti kemasan plastik dengan benda subtitusi yang bisa dipakai berulang.

READ  7 Anjuran BPNP terhadap "Rumah Anti Gempa"

Cara pengolahan limbah rumah tangga yang paling mudah adalah dengan melakukan 3R, yaitu; Reuse, Reduce, dan Recycle. Cara ini bisa mengatasi penumpukan sampah kota dan permasalahanya. Utamanya plastik. Keuntungan ketiga cara ini mudah dan bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. 1.Reuse artinya menggunakan kembali sampah yang masih bisa dipakai untuk fungsi yang sama atau fungsi yang lain. Artinya masyarakat perlu menggunakan benda-benda yang bisa dipakai berulang. Contohnya seperti, menggunakan kantong belanja kain yang bisa dicuci daripada memakai kantong plastik, menggunakan serbet daripada tissue, menggunakan baterai yang bisa dicharge berulang, memanfaatkan botol bekas untuk wadah minyak goreng, berikan wadah bekas pada pemulung barang bekas agar bisa dimanfaatkan kembali.
  2. 2. Reduce artinya mengurangi penggunaan barang-barang sekali pakai langsung buang menjadi sampah. Pilihlah produk yang bisa didaur ulang, gunakan produk yang bisa diisi ulang, dan hindari pembelian barang yang tidak perlu. Selain mengurangi penggunaan barang kemasan sekali pakai, Anda juga bisa mengurangi penggunaan listrik PLN dengan menggunakan listrik alternatif.3.
  3. 3. Recycle artinya mendaur ulang sampah menjadi benda-benda yang memiliki manfaat baru. Anda bisa memulainya dengan membeli produk yang kemasasannya mudah terurai seperti kertas,  mengolah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali. Anda juga bisa memanfaatkan barang bekas menjadi dekorasi rumah.