Cara Mengecat Kayu
16
Jul

Cara Mengecat Kayu

Cara Mengecat KayuCARA MENGECAT KAYU

Kontraktor Jogja – Pernahkah Anda ingin mengecat sendiri furniture dirumah Anda? Pasti pernah bukan? Selain furniture, yang berbahan kayu adalah kusen jendela, pintu, dan lain sebagainya. Nah berikut ini adalah beberapa panduan mengenai cara mengecat kayu.

Panduan Mengecat Kayu

 
Refinishing atau pengecatan ulang adalah hal yang sangat lumrah dilakukan. Proses ini biasa dilakukan oleh pengguna mebel yang merupakan orang awam. Sering setelah mebel sudah lama, tampilannya tak semenarik dulu lagi. Persoalannya terletak pada cat yang sudah kusam bahkan mengelupas di sana-sini. Oleh sebab itulah diperlukan proses finishing ulang atau pengecatan kembali. Sayangnya, proses ini memang tidak mudah. Ada beberapa yang menyebabkan mengecat kayu yang sudah dicat menjadi masalah, antara lain:
  1. Terjadi infeksi jamur pada atau di permukaan lapisan cat
  2. Lapisan cat sudah mengelupas dan bagian kayu rusak
  3. Lapisan cat belum rusak dan justru sulit untuk dicat ulang begitu saja

Dengan berbagai masalah yang dihadapi tersebut, sudah sepatutnya bahwa aplikasi refinishing harus dilakukan situasional. Atau, menurut situasi yang berlaku. Berikut ini kami jelaskan step by step atau langkah-langkahnya.

Observasi

Anda wajib memperhatikan hal-hal di bawah ini:
  1. Kondisi jamur dan pembusukan.
  2. Jenis cat lama yang diaplikasikan
  3. Kondisi kayu mebel, kusen, atau daun pintu yang hendak dicat
  4. Jenis finishing yang diaplikasikan: perhatikan tingkat kilau dan kehalusan finishing

 

dinding kayu rusak perlu dicat

Tindakan

Berdasarkan observasi di atas, maka Anda perlu mengecat kayu yang sudah dicat dengan:
  1. Untuk kondisi berjamur dan busuk, maka perlu dibersihkan dulu jamurnya. Bila perlu gunakan obat antijamur atau fungsida pada cat. Tapi harus hati-hati, sebab obat tersebut “sangat kuat” dan bisa meracuni.
  2. Untuk jenis cat kayu solvent based, baiknya gunakan cat baru solvent based. Sedangkan bila jenis cat lamanya water based, gunakan cat baru water based. Ingin mengecat dengan jenis cat yang berbeda? Boleh, syaratnya, cat lama harus benar-benar dibersihkan terlebih dahulu. Untuk mengetahui beda cat solvent dan water based sendiri silahkan baca artikel Perbedaan Cat berdasarkan Pelarutnya

Bila kondisi kayu masih bagus, Anda bisa segera melakukan pengecatan, bila tidak, maka perbaiki dulu. Bisa dengan kayu pengganti, bisa juga dengan dempul atau plamir. Untuk jenis finishingnya, bila cat dicoating dengan clear varnish, maka lakukan pembersihan dengan lebih keras. Bila tidak lakukan pembersihan yang biasa saja. Untuk poin ini, kami akan jelaskan tersendiri.

Mengecat Kayu yang Sudah Dicat dengan Lapisan Mengkilap dan Halus?

Sering, ketika mengecat tembok, kita tinggal mengaplikasikan cat yang baru saja. Tapi ketika kusen hendak dicat, ternyata tidak dilakukan hal yang sama. Biasanya hal ini terjadi ketika kusen sudah dicoating. Perhatikanlah kusen atau mebel Anda. Apakah permukaannya mengkilap (berkilau) dan halus? Bila iya, berarti kayu tersebut dicoating. Persoalannya, kayu-kayu seperti ini sangat susah dicat. Cat yang diaplikasikan tidak akan menempel dengan baik bahkan tidak bisa sama sekali.
Image: sandtex.co.uk

Mengapa?

Sebab lapisan coating yang memang tak mudah diresapi. Coating adalah bagian akhir pengecatan dengan cat bening. Cat bening ini bisa berupa top coat, clear coat, atau pernis bening (clear varnish). Fungsi produk ini adalah untuk melindungi lapisan cat di bawahnya sekaligus memberikan efek kilau dan efek halus. Clear coat bisa dibagi atas clear coat glossy, semi gloss, satin, egg shell, hingga matt. Makin tinggi tingkat kilau, makin sulit lapisan cat untuk dicat ulang. Oleh sebab itulah pada kayu yang sudah diclear coat, mau tak mau pembersihan yang lebih “keras” harus dilakukan, baik dengan amplas atau dengan cairan pengencer cat.

Contoh Step by Step Mengecat Kayu yang Sudah Dicat

Dengan memahami bahwa Anda sudah tahu hal-hal yang harus diperhatikan di atas, sekiranya di bawah ini bisa jadi gambaran mengenai langkah-langkah melakukan refinishing atau finishing ulang.
  1. Bersihkan lapisan cat yang lama. Gunakan amplas atau pengencer cat.
  2. Pastikan kayu dan lapisan cat sisa yang tertinggal kering sebelum diaplikasikan cat baru
  3. Siapkan cat baru, Anda bisa mulai dari primer atau dari wood stain. Encerkan sesuai rekomendasi. Lalu aplikasikan.
  4. Aplikasikan dengan merata. Biarkan kering sesuai instruksi produk.
  5. Setelah itu, amplas dengan pelan agar permukaannya halus.
  6. Ulangi bila perlu.
  7. Aplikasikan clear coat.
  8. Encerkan sesuai rekomendasi. Lalu aplikasikan.
  9. Aplikasikan dengan merata. Biarkan kering sesuai instruksi produk.
  10. Setelah itu, amplas dengan pelan agar permukaannya halus.
  11. Ulangi bila perlu.
  12. Selesai!

Bisa dikatakan langkah-langkah cara mengecat kayu yang sudah dicat memang mudah. Tapi Anda harus paham beberapa hal spesifik yang wajib dipenuhi sebagaimana disebut di atas.

JASA ARSITEK DAN KONTRAKTOR  merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di  WA : 0857 4300 6666