06
Sep

Cara Mengatasi Tembok Yang Memiliki Noda

Cara Mengatasi Tembok Yang Memiliki Noda

Cara Mengatasi Tembok Yang Memiliki Noda – Tembok rumah yang sudah lama pasti akan memiliki banyak noda yang menempel. Seperti debu, noda kotor atau noda dari kegiatan memasak di dapur dapat membuat tembok memiliki noda yang tidak sedap untuk dipandang. Noda pada tembok memang terjadi natural. Jika Anda tidak melakukan perawatan pada tembok pasti akan membantu mempercepat munculnya noda. Oleh karena itu, perlu meluangkan waktu secara berkala untuk melakukan pembersihan dan perawatan. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan rajin membersihkan tembok. Selain untuk menjaga kesehatan penghuninya, juga merawat kualitas tembok. Ada berbagai macam noda yang perlu diberi perawatan secara khusus. Karena tiap noda memilki cara berbeda untuk membersihkannya. Untuk membersihkan noda dari tembok yang telah dicat, Anda bisa mengikuti beberapa saran berikut ini.

1. Membersihkan Debu

Debu dapat menumpuk dan menjadi tidak enak dipandang bila dibiarkan begitu saja. Anda bisa menggunakan sapu dengan bahan lembut atau vakum cleaner. Setelah itu, gunakan spon basah untuk membilas dinding. Tujuannya adalah untuk proses pembersihan yang lebih maksimal dan tidak meninggalkan debu.

2. Noda Akibat Binatang Liar

Sarang laba-laba, kotoran cicak, atau tikus memang sangat menganggu. Sementara itu, perlu usaha untuk dapat mengusir binatang-binatang tersebut. Jadi Anda perlu melakukan pembersihkan tembok secara berkala. Misalnya saja melakukan bersih-bersih pada tembok 1 atau 2 bulan sekali.

Jika tembok kotor akibat sarang laba-laba, Anda bisa membersihkannya menggunakan sapu ijuk. Namun, jika noda akibat kotoran tikus atau cicak, Anda memerlukan cairan khusus, seperti sabun. Ini bertujuan untuk menghilanglan sumber penyakit yang dibawa bersama dengan kotoran hewan tersebut.

3. Kotor Karena Krayon

Anak kecil yang sedang mengalami perkembangan di sisi kreatif akan berupaya mengekspresikannya di segala tempat, termasuk mencoret-coret tembok rumah dengan krayon. Proses ini tentu akan membantu anak dalam tumbuh kembangnya, walaupun meninggalkan bekas yang bisa tidak sedikit. Oleh karena itu, daripada melarang sang anak, lebih baik membersihkan hasil corat-coret tersebut.

Beberapa barang yang ada di rumah bisa Anda manfaatkan untuk membersihkan noda krayon. Misalnya saja cuka, baking soda, pasta gigi, baby oil, atau tissue basah. Anda juga bisa mengelapnya menggunakan kain yang telah direndam dengan air hangat. Jika cat dinding rumah Anda menggunakan waterproofing, akan semakin mudah membersihkannya.

4. Noda Kegiatan Memasak Di Dapur

Anda perlu menggunakan air sabun guna mencuci noda akibat perapian atau makanan. Sebelum mengaplikasikan sabun yang akan digunakan, ada baiknya mencoba lebih dahulu cairan tersebut di sudut ruangan yang tidak terlalu mencolok. Ini dilakukan untuk melihat respon cat tembok rumah Anda. Apabila cat tembok rusak akibat sabun yang akan digunakan, Anda perlu menggantinya dengan cairan yang lebih bersahabat untuk tembok.

5. Tembok Bernoda Dan Rusak

Jika tembok Anda bernoda karena kerusakan, seperti mengelupas atau retak, maka harus segera mengecat ulang. Ini berarti cat sudah tidak menempel dengan baik. Hasilya, cat tidak dapat melindungi tembok dari berbagai unsur lain yang dapat menambah kerusakan, seperti air hujan dan cahaya matahari.

Sebelum mengecat ulang, sebaiknya pilih cat terbaik dan terjangkau seperti Bitadur, cat waterproofing. Jenis cat ini memiliki daya tahan lama terhadap kerusakan dan bersifat waterproofing. Jadi akan memudahkan Anda saat membersihkan dinding yang terkena noda.