kontraktor jogja
17
Apr

Membuat Taman Kering Ala Jepang

TIPS MEMBUAT TAMAN KERING ALA JEPANG DI DALAM RUMAH

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Untuk menambah estetika rumah anda, kami menyarankan untuk membuat taman kering ala jepang. Taman ini cukup simple dalam perawatannya dan membuatnya pun cukup mudah. Nah pada artikel di bawah ini akan di bahas mengenai cara membuat taman kering ala jepang di dalam rumah. Mari simak ulasan di bawah ini.

1. Memanfaatkan Sisa Ruang atau Lahan di Rumah

taman kering ala jepang

Sumber: How To Spend It

Taman kering ala Jepang bisa dibuat dengan memanfaatkan sisa ruang atau lahan di rumah. Jadi, Anda memang tak harus menyiapkan lahan khusus berukuran besar. Anda bisa memanfaatkan lahan sisa di bawah tangga, di sekitar dapur, halaman belakang, atau halaman samping. Ukuran tamannya pun dapat disesuaikan dengan luas ruangan yang tersedia. Itulah sebabnya taman kering sangat cocok bagi hunian modern berukuran mungil.

2. Menyiapkan Komponen Pembatas

taman kering ala jepang

Sumber: Tyuka

Jangan lupa bahwa area taman kering harus diberi sekat pembatas agar letaknya terpisah dengan bagian rumah yang lain. Anda harus mempertimbangkan ketinggian dan bahan yang akan digunakan untuk komponen pembatas. Pada umumnya, orang menggunakan sekat berupa batu-batuan untuk membedakan antara lahan taman kering dan lahan interior rumah. Namun, Anda juga bisa menggunakan material lainnya seperti kayu yang tahan air supaya tampilan taman kering Jepang di rumah Anda jadi lebih menarik.

3. Memilih Jenis Tanaman yang Dapat Tumbuh di Tempat Gelap

bonsai tanaman hias

Sumber: Wagner Green Houses

Letak taman Jepang di rumah memang belum tentu terkena sinar matahari secara maksimal. Oleh sebab itu, Anda harus memilih tanaman yang perawatannya mudah dan dapat tumbuh di tempat gelap. Jenis tanaman yang cocok untuk taman kering antara lain:

  • Aneka jenis rumput (rumput gajah mini, rumput Jepang, dan typha)
  • Kaktus, sukulen, lidah buaya, dan cocok bebek
  • Beragam jenis pakis
  • Anthurium
  • Lidah mertua (sansivieria)
  • Pandan Bali

4. Memilih Media Tanam yang Subur

zen garden interior rumah

Sumber: Prisma Studio

Demi mendukung pertumbuhan tanaman, Anda wajib memilih media tanam yang subur saat membuat taman kering ala Jepang. Perpaduan antara tanah, sekam, dan pasir bisa menjadi kombinasi terbaik untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman. Selanjutnya, Anda bisa melakukan pemupukan setiap tiga hingga enam bulan sekali agar tanaman di taman kering selalu subur.

5. Merapikan Bentuk Tanaman Secara Teratur

merapikan bentuk tanaman

Sumber: Phys

Kapasitas lahan yang terbatas untuk taman kering ala Jepang memang membuat Anda harus lebih telaten merapikannya. Usahakan untuk memangkas tanaman secara teratur supaya bentuknya tetap rapi dan ukurannya tidak terlalu besar. Bila persiapan bujet Anda memadai, Anda bisa memelihara tanaman bonsai yang ukurannya mini dan perawatannya mudah. Pelajari cara merawat bonsai dengan teliti supaya bonsai Anda tumbuh sehat meskipun ukurannya tetap mini.

6. Melengkapi Taman Kering dengan Batu Kerikil

taman kering ala Jepang

Sumber: Mulch Barn

Anda harus mencari cara agar taman kering ala Jepang di rumah tidak membuat lantai mudah kotor. Salah satu cara praktis yang dapat Anda lakukan adalah menggunakan batu kerikil untuk menutupi tanah pada taman tersebut. Batu kerikil akan meminimalkan cipratan tanah ketika taman disiram atau sedang terkena hujan. Di samping itu, penggunaan batu kerikil juga akan menambah kesan artistik pada rumah.

7. Menambahkan Ornamen Dekorasi yang Tepat

desain zen garden

Sumber: GJC Leverley

Desain taman kering ala Jepang memang identik dengan kesan minimalis. Namun, bukan berarti Anda tak boleh menambahkan elemen dekorasi untuk menyempurnakan desainnya. Anda dapat menggunakan dinding dari bebatuan alam, lantai kayu, atau batu koral tabur dengan beberapa warna yang berbeda. Elemen dekoratif tersebut akan membuat taman kering tampak lebih hidup dan tidak monoton.

BACA JUGA : Jenis Bunga Untuk Taman Rumah

Kalau Anda berencana membuat taman kering di rumah dalam waktu dekat, pastikan kalau Anda bisa berkomitmen untuk merawatnya secara teratur. Jangan biarkan taman kering terbengkalai hingga disering hama (semut, tikus, kutu, dan hama lainnya) sehingga mengganggu kenyamanan interior rumah Anda.