29
Jul

Cara Membuat Septic Tank yang Baik dan Benar

Septic Tank

Jangan lupakan hal yang satu ini ketika akan membangun rumah. Iya benar, pebangunan septic tank juga harus dipikirkan. Septic tank adalah bak untuk menampung air limbah yang digelontorkan dari WC (water closet), diberi pipa hawa T dengan diameter ø1 ½“, menjadi hubungan agar ada udara / oksigen ke dalam septictank yang bertujuan untuk bakteri – bakteri menjadi subur sehingga bakteri itu menjadi pemusnah kotoran – kotoran atau peses yang masuk ke dalam bak penampungannya. Bakteri pada septic tank dimanfaatkan untuk pemusnah kotoran/tinja pada bak penampungan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dan kontruksi septic tank yang benar dan baik adalah sebagai berikut:

1. Septic Tank

Dapat dipakai secara individu maupun bersama (komunal ) sampai dengan 5 (lima) rumah, jika menggunakan sumur resapan / bidang resapan tergantung dari ketersediaan lahan, jika dipakai untuk pemakaian lebih dari 5 (lima) rumah bidang resapan yang dibutuhkan akan membutuhkan lahan yang cukup luas, untuk mengatasi kebutuhan lahan yang luas ini di bangun suatu Filter untuk menggantikan fungsi bidang resapan.

2. Bidang Resapan

Hal yang pelu diperhatikan dalam pembuatan septic tank yang baik!

  • Kontruksi dan ukuran tergantung pada tinggi muka air tanah dan jenis tanah
  • Jarak dengan sumber air bersih > 10 m
  • Hanya dipakai untuk pelayanan sampai 5 rumah

3. Resapan Air Kotor

Rembesan merupakan lubang yang berdekatan dengan septictank, gunanya memperoleh aliran air limbah dari septictank. Konstruksi rembesan terdiri dari pelapisan dari macam-macam bahan dari pasir, diatasnya dipasangkan ijuk, kemudian dipasangkan krikil atau split dipasangkan lagi ijuk diatasnya diberi pasangan batu karang yang berongga diberi ijuk lagi dan pasir kembali dan seterusnya, yang perlu diperhatikan sekeliling lubang diberi ijuk.

Pipa paralon ø 2 ½ “ yang di dalam rembesan diberi berlubang – lubang untuk memudahkan penyebaran air limbah yang mengalir dari septictank ke rembesan. Jika akan memasang sumur pompa atau jet pump agar dipasang lebih dari 10m’. dari penempatan septictank dan rembesan, untuk menghindari infiltrasi air limbah dari rembesan.

4. Bak Kontrol

Bak kontrol adalah bak kecil yang terpasang diantara pasangan saluran air kotor, gunanya menjadi pengontrol setiap saat jika saluran air kotor terjadi hambatan atau terjadi genangan ait yang tak kita inginkan. Bak kontrol menggunakan penutup dari cor – coran beton tulang dilengkapi dengan besi pegangan untuk membuka.

Dasar bak kontrol harus lebih dalam dari dasar saluran air kotor yang terdapat bertujuan agar endapan yang terjadi mudah dibersihkan. Penempatan bak kontrol ada juga ditempatkan pada penutup septic tank disamping menjadi pengontrol mampu juga untuk menginput slang penyedot air limbah di septictank.