15
Mei

Cara Membedakan Kualitas Mebel Jati

Cara Membedakan Kualitas Mebel Jati

Sumber : 99.co

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Anda dapat membedakan kualitas mebel kayu jati yang akan anda beli sobat. Cara membedakannya pun cukup mudah. Nah pada artikel di bawah ini akan dibahas mengenai tata cara membedakan kualitas mebel kayu jati. Mau tahu apa saja ? Mari simak ulasan di bawah ini. Selamat membaca !

Lihat Serat Kayunya

Cara membedakan kualitas kayu jati yang pertama adalah dengan melihat serat kayunya. Kayu jati yang bagus adalah yang sudah berumur tua, semakin tua umurnya maka semakin stabil penampang papan yang dihasilkan. Kemungkinan untuk susut, retak pecah atau melengkung bisa di minimalisir dengan penggunaan kayu yang sudah berumur tua. darimana kita tahu kalau kayu jati itu sudah tua ? lihat kerapatan seratnya.

Kayu jati seperti halnya kayu yang lain, terdiri dari lapisan2 kambium yang berkembang tiap tahunnya. kambium ini membentuk cincin2 jika dilihat dari potongan atas, namun kalau dilihat dari potongan samping maka akan kelihatan rapat atau tidaknya seratnya. semakin rapat seratnya, semakin tua berarti umur kayu nya, yang artinya semakin bagus kualitasnya

BACA JUGA : Beragam Manfaat Minyak Kayu Putih Untuk Rumah

Lihat Lebar Sambungan Papannya

Cara membedakan kualitas mebel jati yang selanjutnya adalah dengan melihat sambungannya. Sambungan papan yang lebar berarti memakai kayu yang berdiameter besar, kayu diameter besar berarti berumur sudah tua, dan kayu tua memiliki kelebihan seperti yang sudah kami jelaskan diatas. tapi berapa lebar papan yang bagus ? tergantung dari grade atau kualitas mebel yang anda pilih. Kami tulis disalah satu halaman web ini yang menjelaskan tentang Perbedaan grade / kualitas mebel jepara. disana ada 3 jenis kualitas yakni grade C untuk kualitas standard, B untuk kualitas bagus dan Grade A untuk kualitas terbaik.

Nah berapa lebar sambungan papan untuk grade C ? jadi kita ambil contoh daun meja yang lebar ya, bukan kayak kursi yang penampangnya kecil. lebar sambungan papan untuk grade C minimal 15 cm, untuk grade B minimal 20 cm dan untuk grade A minimali 25 Cm.

BACA JUGA : Perbedaan Besi Konstruksi Asli Dan Palsu

Lihat Konstruksinya

Konstruksi dalam hal ini adalah kekuatan dan kerajinan. jangan ragu untuk menggoyang goyang, melipat lipat, lihat bagian bawah dan dalam mebel yang hendak anda beli. cari bagian2 yang retak atau kemungkinan pecah. terutama dibagian sambungan2 kayu seperti daun meja, kaki2 kursi dan bagian lain yang menurut anda rentan rusak. jika tidak ada masalah, bisa kita ambil kesimpulan kalau mebel ini bagus dari sisi konstruksinya.

Lihat Finishingnya

Cara membedakan kualitas mebel jati berikutnya adalah dengan melihat hasil akhir finishingnya, Halus tidak ? ada tanda2 mengelupas kah ? rapih tidak ? ini penting karena bagaimanapun bagusnya papan kayu yang dipakai, akan sia2 jika finishingnya tidak sesuai dengan keinginan anda.

namun mengenai masalah mengelupas, kita tidak bisa serta merta meniai bahwa itu jelek kualitasnya. ada satu style finishing yang justru mengharuskan adanya pengelupasan alami karena meng imitasi mebel klasik yang sudah berumur ratusan tahun. Namun pada dasarnya finishing yang bagus tidak lagi mengelupas atau ber indikasi untuk begitu. bahkan style antik tersebut juga tidak lagi mengelupas karena hanya imitasi model antik.

Tanya pada penjual bahan finishing apa yang mereka pakai untuk mebel yang hendak anda beli. Tidak semua bahan finishing sama kualitasnya. memang tidak mudah membedakan satu bahan finishing dengan yang lain, disini kami coba jelaskan beberapa ciri2 dan perbedaan jenis bahan finishing untuk mebel jati.

Lihat Banyaknya Cacat Alami Kayu

Cacat alami kayu yang kami maksud disini adalah yang disebut “Mata kayu”. Pemakaian komponen dengan cacat mata kayu seperti gambar disamping juga harus di batasi karena bisa menimbulkan resiko retak dan pecah pada permukaan papan.

Mabel dengan Grade A pemakaian kayu dengan cacat mata kayu di batasi dengan hanya 5 titik pada permukaan lebar seperti daun meja besar, 2 titik pada komponen ukuran medium seperti pada sandaran kursi dan bangku dan 0 toleransi untuk komponen yang lebih kecil. Sedangkan pada produk Mebel Kayu Jati dengan Grade C toleransi cacat kayu lebih besar meskipun cacat seperti ini tidak selalu di temukan dalam setiap Log kayu jati.

Nah itu dia tata cara membedakan mebel kayu jati yang berkualitas, Semoga bermanfaat !