06
Okt

Cara Memanfaatkan Asuransi Jiwa dalam Proses KPR

Cara Memanfaatkan Asuransi Jiwa dalam Proses KPR

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Di masa kini, sepatutnya setiap orang sudah sadar akan pentingnya asuransi. Terutama bagi orang-orang yang menggunakan layanan KPR. Ada asuransi jiwa untuk KPR yang memberikan jaminan bantuan jika terjadi hal tak terduga. Rumah akan selalu menjadi kebutuhan pokok dan tak sedikit yang menggunakan layanan KPR untuk memiliki rumah. Asuransi ini berperan untuk meminimalisir resiko, baik terhadap pihak yang melayani KPR dan juga nasabah KPR sendiri. Berikut adalah cara memanfaatkan asuransi jiwa dalam proses KPR:

Asuransi Jiwa untuk KPR Wajib Dimiliki oleh Nasabah KPR

KPR ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI No. 124/PMK.010/2008 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Lini Usaha Asuransi Kredit dan Suretyship menyangkut asuransi dalam proses kredit.

Adapun isi dari peraturan tersebut: “Asuransi kredit adalah lini usaha asuransi umum yang memberikan jaminan pemenuhan kewajiban finansial penerima kredit apabila penerima kredit tidak mampu memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian kredit.”

A. Pengertian Asuransi Jiwa

Pada dasarnya, asuransi jiwa adalah sebuah perlindungan kerugian finansial yang dibayarkan oleh perusahaan penyedia produk terhadap anggota keluarga tertanggung akibat kematian sang pemegang polis. Jenis asuransi ini dapat dikategorikan menjadi beberapa variasi produk dengan benefit yang beragam. Tujuannya tentu supaya bisa menyesuaikan layanan dengan macam-macam keperluan, kapasitas, dan daya beli konsumen. Mulai dari asuransi jiwa berjangka, seumur hidup, dwiguna, sampai unit link.

B. Fungsi Asuransi Jiwa dalam Pengajuan KPR 

Seperti yang sudah kamu ketahui, KPR adalah sistem pinjaman untuk pembayaran properti yang dilunasi secara dicicil kepada penyedia produk, yaitu bank. Pembayaran KPR dilakukan dalam masa tenor atau kurun waktu tertentu sampai lunas dengan frekuensi bulanan. Namun siapa yang bisa menebak masa depan, bisa saja terjadi peristiwa atau musibah yang berimbas pada ketidakmampuan nasabah untuk melakukan pembayaran cicilan KPR tepat waktu atau bahkan terhenti sama sekali.

READ  Jadikan 6 Rumah Keren Ini Sebagai Inspirasi Rumah Idaman yang Unik!

Terlebih dengan sistem bunga yang diterapkan oleh bank dalam pinjaman KPR bisa berpotensi menumpuk dan menjadi hutang yang sulit untuk dilunasi. Jika sudah demikian, pihak bank bisa memutuskan untuk mengambil langkah akhir dengan mengirimkan debt collector ke tempat tinggal sang nasabah dan keluarga yang tentu dapat menimbulkan ketidaknyamanan serta rasa malu. Solusi untuk menghindari risiko kejadian yang tidak diinginkan tersebut adalah dengan memiliki asuransi jiwa sebagai tindakan preventif.

Walau terdengar berat ketika kamu harus melunasi cicilan KPR dan membayar premi asuransi setiap bulannya, manfaat yang akan didapatkan bakal sebanding dengan apa yang sudah dikeluarkan. Dengan demikian, kamu tidak perlu lagi cemas dan khawatir akan memberatkan keluarga yang harus membayar KPR ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Dalam sistem pengajuan KPR, tiga jenis asuransi yang umumnya diterima termasuk asuransi jiwa, asuransi rumah sakit, dan asuransi sakit keras.

C. Perhatikan Ini dalam Penggunaan Asuransi Jiwa untuk KPR 

Dalam proses aplikasi asuransi jiwa dan pengajuan KPR. Ada beberapa yang perlu kamu perhatikan dengan seksama agar tidak buntung di kemudian hari. Asuransi jiwa menggantikan pembayaran KPR yang biasanya akan jatuh kepada calon ahli waris saat sang pemilik meninggal dunia.

Layaknya harta warisan yang bisa diturunkan ke orang lainnya, hutang juga bisa turut diwariskan dalam skema yang sama. Ketika kamu menggunakan asuransi jiwa dengan membayar premi bulanan sesuai polis yang dibeli. Sisa cicilan KPR dapat menjadi tanggungan perusahaan asuransi untuk dibayarkan sampai lunas.

Cara ini pastinya akan memberikan ketenangan dan meringankan beban keluarga yang tidak perlu melunasi hutang KPR. Oleh karena itu, pastikan kamu memahami beberapa hal berikut saat akan mendaftar asuransi jiwa:

READ  Cara Membuat Pagar Tanaman

a. Sesuaikan jenis asuransi dengan besaran polis yang sesuai kebutuhan dan kemampuanmu untuk membayar.

b. Untuk pasangan yang mengajukan KPR bisa melihat pilihan first to die untuk melimpahkan pembayaran cicilan kredit yang masih tersisa ketika salah satunya meninggal terlebih dahulu.

c. Opsi lainnya adalah last survivor, yang merujuk ke asuransi jiwa yang akan melunasi cicilan KPR ketika keduanya telah meninggal.