17
Apr

Bersihkan Lantai Sesuai Jenis Material

MEMBERSIHKAN LANTAI SESUAI JENIS MATERIAL

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Berbagai jenis material dapat dijadikan sebagai lantai tetapi cara membersihkan dan perawatannya berbeda sobat dari setiap jenisnya. Anda harus mengenali dahulu jenis lantai anda, pada artikel di bawah ini di akan di bahas mengenai jenis material lantai beserta cara membersihkannya. Mari simak ulasan di bawah ini.

1. Lantai dari material keramik

Sumber : studio-rumah.blogspot.com

Keramik adalah material lantai yang paling sering digunakan. Tidak heran, pasalnya keramik mudah didapatkan, memiliki warna dan motif yang bervariasi, serta mudah dibersihkan.

Ya, lantai keramik hanya butuh disapu dan dipel setiap hari. Cara ini akan menjamin kebersihan keramik tanpa merusaknya.

Tapi, jangan lupa bersihkan sela-sela keramik juga . Jika bagian ini sudah terlihat menghitam. Itulah saat ia digosok hingga bersih.

2. Lantai dari material batu marmer

2. Lantai dari material batu marmer

pinimg.com

Batu marmer adalah batuan kristalin yang berasal dari batu kapur atau dolomit. Penggunaan batuan ini pada lantai akan membuat rumah terlihat mewah dan unik. Pasalnya, setiap batu marmer memiliki corak yang tidak sama satu sama lain.

Namun, lantai dari batu marmer memerlukan perawatan ekstra. Teksturnya yang berpori membuatnya tidak tahan terhadap genangan air. Oleh karena itu, Mama harus senantiasa menjaganya tetap kering.

Batu marmer juga perlu dipoles kembali setiap beberapa tahun agar tidak kusam dan tetap berkilau.

Baca Juga : Tips Membersihkan Lantai Berbahan Vinyl

3. Lantai dari material parket kayu

3. Lantai dari material parket kayu

luxuryflooring.ie

Parket kayu adalah material pilihan bagi mereka yang ingin menciptakan suasana hangat dan back to nature pada rumah.

Selain itu, material ini juga menjadikan rumah Mama unik karena pola dan tekstur alami kayu yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Namun, anda perlu tahu bahwa material ini tidak tahan terhadap air. Air akan membuatnya cepat lapuk dan rawan ditumbuhi jamur. Oleh karena itu, jaga agar ia selalu kering.

Meski demikian, bukan berarti parket kayu tidak boleh dipel. Anda tetap boleh mengepelnya. Hanya saja, gunakan kain pel lembap dan segera keringkan setelah selesai.

4. Lantai dari material vinyl

4. Lantai dari material vinyl

zazous.co.uk

Beberapa orang mungkin memilih vinyl sebagai material lantai mereka. Material ini memang memiliki banyak kelebihan, seperti lebih tahan air daripada parket kayu, tahan api, tahan lama, dan mudah dipasang.

Selain itu, material vinyl memiliki banyak motif, mulai dari motif kayu hingga motif modern.

Nah, sama seperti parket kayu, lebih baik anda menggunakan kain pel lembap ketika mengepelnya agar lebih tahan lama. Mama juga bisa menggunakan campuran air cuka atau baking soda untuk menghilangkan noda pada lantai vinyl.

Baca Juga : Mari Mengenal Lantai Keramik

5. Lantai dari material karpet

5. Lantai dari material karpet

lowes.com

Lantai yang terbuat dari material karpet akan membuat rumah lebih nyaman dan tentunya lebih aman. Apalagi material ini memiliki banyak varian warna yang mudah disesuaikan dengan konsep interior rumah Mama.

Akan tetapi material karpet lebih rentan kotor dan berjamur dibandingkan dengan material lain. Bulu-bulu yang ada pada karpet pun rentan menjadi sarang bagi tungau-tungau tidak terlihat.

Oleh karena itu, bersihkan karpet dengan vacuum cleaner dan jaga agar karpet selalu kering ya, Ma. Mama juga harus membersihkan karpet dengan vacuum cleaner khusus setiap beberapa waktu untuk menghilangkan tungau.