06
Jul

8 Trik Membuat Taman di Balkon

8 Trik Membuat Taman di Balkon

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorBalkon biasa dimanfaatkan sebagai tempat bersantai menghirup udara segar. Keberadaan balkon di rumah pun dianggap sebagai area outdoor pengganti taman. Oleh karena itu, balkon selayaknya ditata dengan baik dan tepat agar memberikan kenyamanan lebih bagi pemilik rumah.

Namun yang kerap menjadi kendala adalah ukuran balkon umumnya kecil, bahkan cenderung sempit. Hal ini menjadikan pemilik rumah sering kerepotan jika harus menata balkonnya. Manalagi, jika ingin membuat balkon menjadi sebuah taman kecil, maka terasa sulit untuk direalisasikan.

Inilah saatnya Anda mencoba berkreasi. Karena ukuran ruang bukan lagi hambatan untuk menciptakan mood rileks. Ikuti beberapa tips berikut untuk membuat taman kecil cantik di balkon rumah.

1.Memanfaatkan Pagar Balkon
Taman balkon dengan pot tanaman di pagar, karya CLV Group // decoist.com

Taman balkon dengan pot tanaman di pagar, karya CLV Group //decoist.com

Area yang sempit menjadikan efisiensi pemanfaatan ruang sebagai keniscayaan yang tidak bisa ditawar. Jika harus memaksakan meletakkan banyak pot di lantai balkon, artinya harus mengurangi space untuk hal lainnya. Salah satu tips yang bisa dipertimbangkan adalah memanfaatkan pagar balkon sebagai tempat meletakkan tanaman. Bahkan, manfaatkan pagar secara maksimal sebagai media tumbuh tanaman rambat.

2.Memanfaatkan Sudut Balkon
Taman balkon dilengkapi kursi santai mini, karya Brittany Goldwyn // decoist.com

Taman balkon dilengkapi kursi santai mini, karya Brittany Goldwyn // decoist.com

Meja dan kursi menjadi elemen penting ketika akan memanfaatkan balkon sebagai ruang santai. Sayangnya, ruang yang dibutuhkan untuk meja dan kursi biasanya terbilang cukup besar. Untuk mengakalinya, pilihlah bentuk meja yang sesuai diletakkan di sudut balkon yang tersedia. Hal ini juga berlaku jika Anda ingin meletakkan sofa. Anda bisa memilih kursi sofa yang berbentuk sudut, sehingga memenuhi area sudut balkon secara maksimal.

Baca juga: kelebihan dan kekurangan taman vertikal

3.Meminimalisasi Benda yang Berdiri di Lantai
Taman balkon dengan kursi gantung, karya Livspace Homes // livspace.com

Taman balkon dengan kursi gantung, karya Livspace Homes // livspace.com

Ide taman balkon mungil selanjutnya adalah dengan meminimalisasi benda-benda yang berdiri atau menempel langsung di lantai. Hal ini lantaran benda yang menempel di lantai secara visual akan terlihat lebih penuh. Oleh karenanya, pilihlah benda-benda yang diletakkan menggantung. Salah satunya adalah dengan memilih kursi gantung atau kursi ayun. Asyiknya, memanfaatkan kursi ayun seperti ini bisa memberi ruang di lantai untuk elemen taman balkon lain seperti batu hias atau tanaman.

4.Permainan Lampu
Taman balkon dilengkapi tempat bersantai seperti ruang keluarga, karya Decora y Vende // architeworks.com

Taman balkon dilengkapi tempat bersantai seperti ruang keluarga, karya Decora y Vende // architeworks.com

Balkon adalah tempat yang difavoritkan untuk bersantai di malam hari setelah lelah bekerja. Agar balkon terlihat cantik dan menarik, hadirkan elemen lampu sebagai dekorasi penunjang. Penambahan lampu hias akan menjadikan balkon layaknya sebuah taman rumah yang nyaman untuk ditempati, baik sendirian atau bersama anggota keluarga.

5.Taman Balkon Produktif
Taman balkon dengan wadah tanam, karya Hiji Dua Studio Arsitektur // arsitag.com

Taman balkon dengan wadah tanam, karya Hiji Dua Studio Arsitektur // arsitag.com

Urban farming menjadi tren yang banyak diminati warga di kota-kota besar. Salah satu area di rumah yang bisa dimanfaatkan untuk aktivitas bercocok tanam ini tak lain adalah balkon. Ya, aktivitas menanam di balkon sangatlah potensial lantaran umumnya mendapat sinar matahari yang cukup. Mengaplikasikan urban farming tidak hanya membuat balkon menjadi cantik sebagai taman, tetapi juga produktif.

6.Memanfaatkan Atap Balkon
Taman balkon dihiasi lampu lukis khas Maroko, karya Ariyona Interior // ariyonainterior.com

Taman balkon dihiasi lampu lukis khas Maroko, karya Ariyona Interior // ariyonainterior.com

Tanaman gantung adalah tips cerdik untuk mengakali minimnya ruang. Optimalkan area atap balkon sebagai tempat untuk menggantung pot tanaman. Dengan pemilihan jenis tanaman yang tepat, tanaman gantung akan memberi kesan taman tropis yang menyegarkan pada balkon rumah.

7.Pemilihan Warna
Taman balkon bernuansa putih abu-abu, karya Planet Deco // hunker.com

Taman balkon bernuansa putih abu-abu, karya Planet Deco // hunker.com

Dalam dunia desain, warna adalah elemen yang sangat penting untuk diperhatikan. Warna dipercaya bisa memberi nuansa dan kesan pada suatu objek dan mampu mempengaruhi objek lainnya. Begitupun pada taman balkon. Permainan warna  haruslah tepat agar menciptakan harmoni.

Pilihlah warna yang bisa bersanding dengan warna tanaman. Oleh karena ruangan yang ada tidak luas, Anda bisa mengambil tips aman yaitu dengan tidak terlalu banyak bermain warna. Bahkan, jika perlu, pilihlah warna-warna pastel atau terang untuk memberi kesan luas pada balkon yang sempit.

8.Mengoptimalkan Dinding
Taman balkon dihiasi taman vertikal hijau lebat, karya Evergreen Walls Australia // architectureanddesign.com.au

Taman balkon dihiasi taman vertikal hijau lebat, karya Evergreen Walls Australia // architectureanddesign.com.au

Tips terakhir untuk ide balkon keren Anda adalah dengan memanfaatkan secara optimal keberadaan dinding pada balkon. Jika menempatkan pot tanaman dirasa terlalu memakan tempat, maka Anda bisa memilih konsep vertical garden. Keberadaan taman vertikal seperti ini akan langsung memberi kesan alami dan segar karena pandangan mata langsung tertuju pada dominasi tanaman.

Maksimalkan fungsi balkon sebagai ruang outdoor untuk relaksasi melepas penat saat di rumah. Menata taman balkon yang keren, tentunya akan membangkitkan keinginan berlama-lama menikmati udara luar. Jangan pernah ragu untuk menumpahkan kreasi yang Anda suka. Karena tidak ada tempat yang lebih nyaman dan hangat ketika memiliki desain balkon sesuai ekspektasi. Dan rasakan senangnya bersantai seru bersama keluarga Anda.

Bila kamu baca artikel ini dan menambah ilmu, kamu bisa like dan share artikel ini di sosial media, web, atau blog kemanapun yang kamu suka.