06
Jul

8 Desain Cantik dari Taman Mid-Century

8 Desain Cantik dari Taman Mid-Century

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorDesain bersifat dinamis alias bisa berkembang mengikuti bagaimana kebutuhan dan persepi di suatu zaman. Seperti pada pertengahan abad ke-20 atau dekade-dekade setelah Perang Dunia II, berkembang gaya desain yang disebut mid-century modern. Gaya desain ini banyak diterapkan dalam dunia arsitektur dan termasuk pada bagian tamannya.

Mid-century modern dipercaya mengusung ide arsitektur dengan gaya desain maju dan visioner dengan tujuan terciptanya masyarakat yang lebih baik. Ciri paling mencolok dari gaya mid-century modern adalah fitur yang sederhana dan terintegrasi dengan alam. Pada sebuah rumah atau bangunan, konsep terintegrasi dengan alam ini tercermin dari penggunaan kaca yang luas dan ruang terbuka yang lebar sehingga suasana taman bisa dirasakan langsung dari dalam rumah.

Berkaitan dengan taman rumah, gaya mid-century modern juga memiliki ciri khasnya sendiri. Untuk lebih memahaminya, berikut adalah beberapa insipirasi taman rumah yang menerapkan prinsip-prinsip gaya mid-century modern.

1. Taman untuk Ragam Aktivitas
Taman mid-century modern karya Flavin Architects // bostonmagazine.com

Pada arsitektur lanskap gaya mid-century modern, pemanfaatan taman menjadi hal penting. Taman rumah tidak hanya untuk dilihat, tetapi harus difungsikan untuk aktivitas anggota keluarga. Bahkan, antara taman dan ruang dalam selayaknya saling berkesinambungan sehingga perannya semakin bisa dirasakan. Oleh karena itu, taman rumah yang mengusung konsep mid-century modern biasa menempatkan area untuk bersantai dan berkumpul. Seperti pada desain karya Flavin Architecture di atas, tampak ruang outdoor menyatu secara visual dengan ruang dalamnya.

2. Area Terbuka untuk Sirkulasi Udara
Taman mid-century modern karya Dezan Studio // arsitag.com

Pintu besar pada bangunan bergaya mid-century modern selain untuk memberi visual luas, juga bermanfaat melancarkan sirkulasi udara yang masuk ke dalam ruangan. Selain itu, sistem ini juga memudahkan masuknya cahaya matahari sehingga sekaligus menghemat energi. Oleh karena alasan ini, umumnya taman untuk rumah bergaya mid-century modern berkarakter luas dan terbuka. Penghalang masuknya udara dan cahaya harus diminimalisasi, sehingga biasanya tidak ada pohon besar dan rimbun persis di dekat bangunan.

3. Warna-Warna Natural
Taman mid-century modern karya inspiratio // arsitag.com

Taman mid-century modern karyainspiratio // arsitag.com

Dalam desain rumah mid-century modern, warna juga mengambil peranan penting. Pilihan warna yang paling menggambarkan gaya ini adalah warna-warna hangat dan natural, seperti cokelat kayu, hijau daun, oranye, kuning, atau abu-abu. Pada taman, pemilihan warna-warna ini bisa diaplikasikan mulai dari dek kayu hingga warna lampu taman.

Baca juga: Rumah Konsep Trapesium 

4. Pengaplikasian pada Courtyard
Courtyard mid-century modern karya Arnold Iskandar G Intan // arsitag.com

Taman di antara bangunan atau courtyard juga bisa mendukung konsep mid-century modern pada arsitektur rumah. Pengaplikasiannya bisa dilakukan dengan tetap memperhatikan kepadatan elemen taman agar pandangan dari dalam rumah tetap nyaman. Sirkulasi udara dan arah masuknya cahaya juga tidak boleh dilewatkan sebagai bahan pertimbangan penataan taman courtyard ini.

5. Minim Perawatan
Taman mid-century modern karya KAD Firma Arsitektur // arsitag.com

Oleh karena mengusung konsep alami, taman pada rumah bergaya mid-century modern dipilih yang minim perawatannya. Maksud dari minim perawatan (low maintanance) ini adalah tidak menggunakan banyak tanaman semak yang harus dipangkas, apalagi dibentuk layaknya topiari. Jika pun menggunakan semak pangkas, hal itu hanya untuk tanaman pembatas.

6. Material Alam
Taman mid-century modern karya Outset Design // ecooutdoor.com.au

Taman mid-century modern karyaOutset Design // ecooutdoor.com.au

Perancangan taman bergaya mid-century modern lebih mengutamakan penggunaan bahan-bahan alam. Contoh penerapannya adalah seperti penggunaan batu alam untuk stepping stone, kerikil untuk land cover, dan kayu untuk alas deck. Penggunaan bahan organik seperti ini akan memperkuat kesan alam yang memang menjadi ciri khas arsitektur mid-century modern.

7. Optimalisasi Teras
Teras taman mid-century modern karya Parson Architecture // parsonarchitecture.com

Teras taman mid-century modern karyaParson Architecture // parsonarchitecture.com

Seperti yang sudah diungkap di awal, arsitektur taman mid-century modern lebih menekankan pada penggunaan yang aktif. Hal ini tercermin pula pada optimalisasi pemanfaatan teras sebagai ruang transisi antara ruang dalam dan ruang luar. Oleh karena itu, teras pada taman mid-century modern ditata secara khusus agar bisa digunakan untuk tempat beraktivitas layaknya perpanjangan rumah.

Baca juga: mengapa membutuhkan jasa arsitek?

8. Pengaplikasian Kolam
Kolam minimalis di taman mid-century modern karya Richard Neutra // studiotimcampbell.com

Kolam minimalis di taman mid-century modern karyaRichard Neutra //studiotimcampbell.com

Jika Anda ingin menghadirkan kolam pada taman rumah bergaya mid-century modern, contoh di atas bisa menjadi inspirasi. Pola geometris yang sangat mencirikan bangunan mid-century modern diteruskan pada bentuk kolam. Akibatnya, memunculkan efek visual seolah antara bangunan dan kolam terlihat seperti satu kesatuan. Air yang ada pada kolam juga sangat mencerminkan unsur alam sebagai pemberi kesejukan pada ruang di sekitarnya.

Keberadaan taman tidak bisa dipisahkan pada sebuah rumah. Taman seolah menjadi perpanjangan rumah yang menyediakan area outdoor untuk melepas penat. Tak hanya interior yang menerapkan gaya mid-century modern, taman pun menjadi penyempurna konsep mid-century semenjak dari tampilan eksterior. Sekarang, Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi model taman mid-century modern bukan?

Bila kamu baca artikel ini dan menambah ilmu, kamu bisa like dan share artikel ini di sosial media, web, atau blog kemanapun yang kamu suka.