24
Nov

6 Tips Membeli Rumah Bekas agar Aman dan Tidak Rugi

6 Tips Membeli Rumah Bekas agar Aman dan Tidak Rugi

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Memiliki sebuah rumah tentu menjadi impian setiap orang. Banyak dari mereka yang rela membeli rumah bekas dengan cara cicilan KPR. Namun untuk pembelian rumah bekas, ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan agar nantinya kalian tidak merasa merugi ketika membeli sebuah rumah bekas. Berikut ini 6 tips membeli rumah bekas agar aman dan tidak rugi.

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Bekas

Menurut saya dengan mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari membeli rumah bekas ini akan menambah wawasan serta preferensi sobat ketika akan membeli hunian untuk dijadikan tempat tinggal.

Kelebihan Rumah Bekas

1. Lingkungan yang berkembang

6 Tips Membeli Rumah Bekas agar Aman dan Tidak RugiRumah bekas yang dijual kembali oleh pemiliknya biasanya sudah berusia cukup lama, bahkan umurnya bisa sampai tahunan. Hal ini disebabkan karena investasi properti merupakan investasi jangka panjang, sehingga sangat jarang rumah bekas hanya berusia hitungan bulan. Seiring berjalannya waktu, lingkungan rumah yang dijual ini tentu akan mengalami perkembangan seperti mudahnya akses dan fasilitas umum. Fasilitas yang ditemui bisa berupa tempat belanja, rumah sakit, sekolah dan juga perkantoran yang mudah terjangkau.

2. Pilihan Harga yang Beragam

Tidak seperti rumah baru pada perumahan cluster yang harganya seragam sesuai dengan harga yang ditampilkan oleh tim marketing, sobat  bisa mendapatkan pilihan harga yang lebih beragam pada rumah bekas, sesuai dan tergantung pada kondisinya. Penjual yang sedang membutuhkan uang dalam waktu cepat biasanya bersedia menjual rumahnya dengan harga di bawah pasaran. Semakin mendesak kebutuhannya, bisa jadi harga yang ditawarkan akan semakin jauh di bawah pasaran.

Selain itu, rumah bekas juga biasanya menfasilitasi untuk negosiasi harga sesuai dengan kesepakatan bersama. Dengan negosiasi harga ini sobat bisa mendapatkan harga terbaik yang membuat kedua belah pihak merasa untung.

READ  Cara Agar Menjadi Rumah Adem

3. Cenderung lebih siap huni

6 Tips Membeli Rumah Bekas agar Aman dan Tidak RugiRata-rata pengembang perumahan cluster baru pada saat ini memasarkan rumah baru atau pun apartemen dengan sistem inden atau sistem rumah baru akan dibangun saat sudah membayar uang muka dan perjanjian jual-beli sudah disepakati. Apabila sobat membeli rumah bekas, tentu saja, sobat bisa langsung menempatinya. Kalaupun rumah tersebut perlu renovasi, seharusnya tidak memakan waktu lebih dari tiga bulan.

Kekurangan Rumah Bekas

1. Butuh Biaya Tambahan

Kerusakan-kerusakan atau cacat yang dimiliki rumah bekas ini bisa saja atau sering ditemukan karena rumahnya yang sudah berumur. Maka dari itu kerusakan ini perlu segera ditangani. Terlebih lagi, jika sobat ingin merasakan sensasi rumah baru maka ada banyak hal yang perlu sobat lakukan seperti, mengecat tembok dan pagar, mengganti panel pintu, mengganti kusen-kusen yang desainnya telah ketinggalan zaman.

2. Harga Lebih Tinggi

Harga pasaran rumah biasanya selalu naik setiap tahun. Hal ini juga dipengaruhi oleh perkembangan infastruktur. Biasanya rumah yang dekat dan mudah dengan akses pintu tol, pusat perbelanjaan, serta sarana transportasi umum seperti stasiun kereta komuter dan terminal bus. Sehingga tidak heran ada rumah yang harga naiknya bisa mencapai dua kali lipat hanya dalam kurun waktu lima tahun karena kemunculan berbagai macam infrastruktur baru di sekitarnya.

3. Bukan Tangan Pertama

Karena rumah bekas ini sudah pernah dihuni oleh penghuni sebelumnya, maka bisa saja sobat akan menemukan beberapa hal yang kurang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan sobat. Seperti desain interior dan eksterior rumah yang tidak sesuai dengan selera sobat dan juga tata letak ruangan di dalamnya.

Tips membeli rumah bekas agar tidak salah langkah

Jika sobat hendak membeli rumah bekas, penting untuk mengetahui tips-tips membeli rumah bekas agar aman dan nyaman dikemudian hari untuk dihuni. Berikut ini tips yang bisa sobat  lakukan.

READ  Model dan Jenis Plafon Rumah

1. Survey lapangan

6 Tips Membeli Rumah Bekas agar Aman dan Tidak RugiLakukan survey langsung ke lokasi. sayasarankan sih jangan terburu-buru menentukan pilihan. Pilih beberapa rumah bekas dan lakukan survei hingga dua kali untuk melihat kondisi rumahnya secara langsung.

Pertama, lakukan perbandingan dengan mempertimbangkan kondisi rumah, harga, lokasi dan fasilitas lainnya. Kedua, survey sekali lagi untuk melihat kondisi rumah secara detail. Survey ini cukup penting agar sobat tidak merasa tertipu setelahnya. Dengan mengecek langsung kondisi rumah dan mengetahui bagaimana keadaan sesungguhnya justru akan menentukan harga dari rumah itu sendiri.

Bahkan, jika memang tidak layak, sebaiknya urungkan niat untuk membelinya kecuali jika penjualnya bersedia memberikan potongan harga yang sesuai dengan biaya renovasi. Tips utama dari saya sih jangan mudah terbuai dengan tampilan luar rumah, jangan lupa untuk memeriksa usia efektif bangunan, perhatikan bagaimana layout rumah, pastikan sumber airnya aman dan juga cek bagaimana kondisi kelistrikannya.

2. Manfaatkan Jasa Agen

Mungkin sobat akan merasa rumah yang dijual tanpa perantara jatuhnya akan lebih murah sehingga akan lebih menguntungkan karena tidak perlu membayar komisi. Namun perlu sobat ingat, membeli properti bekas tentu akan lebih banyak resikonya seperti bagaimana legalitas dan kondisi bangunan tersebut. Sehingga agar lebih aman terutama bagi sobat yang baru pertama kali akan membeli rumah, sobat bisa memanfaatkan jasa agen properti yang berpengalaman untuk urusan seperti ini.

3. Riset Bagaimana Keadaan Lingkungan Sekitar

6 Tips Membeli Rumah Bekas agar Aman dan Tidak RugiSetelah sobat mengetahui lokasi rumah, lakukan riset kecil tentang lingkungan sekitarnya. Sobat bisa memeriksa apakah rumah tersebut berada di lingkungan yang nyaman untuk ditempati. Sobat bisa juga bertanya-tanya pada masyarakat setempat tentang lingkungannya. Pastikan juga bagaimana keamanan lingkungan sekitar, pencahayaan jalan dan juga seberapa dekat rumah dengan fasilitas keamanan dan kesehatan.

4. Kelengkapan Surat

Cermat dan teliti dalam memeriksa surat-surat kepemilikan rumah seperti Surat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sertifikat rumah beserta tanah tersebut. Pastikan juga bahwa nama yang tertera pada setiap surat sama, yaitu merupakan nama pemilik asli dari rumah tersebut.

READ  Cara Mengecat Kayu

Apabila status rumah sedang dalam status sengketa, ada baiknya jika sobat menyelesaikan permasalahan tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya. Periksa dengan seksama bagaimana riwayat rumah yang ingin sobat beli jika ingin terhindar dari masalah.

5. Hitung Biaya Ekstra

Anggarkan biaya untuk penegcekan sertifikat, biaya pengecekan sertifikat perlu dilakukan guna memastikan sertifikat rumah tidak ada catatan seperti blokir, sita atau catatan lainnya. Lakukanlah pengecekan sertifikat di kantor pertahanan setempat sebelum proses jual beli dilakukan.

Biaya pengecekan sertifikat biasanya tegantung pada kebijakan kantor setempat, namun rata-rata harga untuk pengecekan sertifikat bangunan berkisar antara RP. 25 ribu sampai Rp. 100 ribu rupiah. Setelah sobat yakin bahwa hukumnya jelas, sobat boleh membandingkan harga rumah dengan rumah di sekitarnya, atau rumah yang kondisi dan karakternya mirip dengan rumah sobat sebagai bahan perbandingan. Selain itu, Sobat wajib memiliki anggaran untuk renovasi. Sebab umumnya rumah bekas pasti membutuhkan renovasi, meski tidak banyak. Sobat dapat mengantisipasi dengan menambahkan anggaran sekitar 10% untuk dana renovasi rumah.

6. Berikan Waktu sebelum Memutuskan

6 Tips Membeli Rumah Bekas agar Aman dan Tidak RugiApabila anda  menemukan rumah yang sesuai dengan kriteria dan anggaran, ada baiknya untuk meluangkan waktu sekitar satu minggu sebelum mengajukan penawaran kepada penjual.

Ini perlu sobat lakukan untuk meyakinkan diri sendiri bahwa rumah bekas tersebut dirasa cocok untuk ditinggali dalam jangka panjang.

Setelah selesai proses survey dan menimbang-nimbang hingga memutuskan rumah bekas mana yang akan sobat beli langkah selanjutnya adalah mencari notaris atau PPAT dengan reputasi baik untuk proses balik nama dan lain sebagainya. Terakhir perlu di ingat bahwa membeli rumah sebaiknya jangan terlalu nafsu dan merasa terburu-buru.