04
Apr

6 Jenis Peredam Panas Atap, Pastinya Buat Rumahmu Jadi Lebih Sejuk!

6 Jenis Peredam Panas Atap, Pastinya Buat Rumahmu Jadi Lebih Sejuk!

6 Peredam Panas Atap Agar Rumah Sejuk | Rumah.com

Kontraktor JogjaPeredam panas atap rumah atau dikenal juga sebagai insulasi atap sebenarnya bukan komponen baru dalam dunia konstruksi.  Hanya saja masih sedikit orang menggunakan elemen ini pada hunian mereka. Padahal, insulasi atap cukup efektif untuk menangkal masuknya hawa panas dari pancaran sinar matahari.  Meski begitu, kamu harus cermat dalam memilih peredam panas yang cocok untuk hunianmu tersebut. Berikut 6 Jenis peredam panas atap, pastinya buat rumahmu jadi lebih sejuk! Mari simak bersama-sama yuk!

 

1. Polyurethane

Spray Polyurethane Foam Alliance appoints Rick Duncan executive director |  Rubber News

Peredam panas atap yang pertama terbuat dari jenis cairan polyurethane yang berbentuk busa (foam). Cara pengaplikasiannya juga sangat mudah. Cukup semprotkan polyurethane foam pada lapisan luar dari atap rumah Anda. Lalu tunggu beberapa saat sampai cairan akhirnya mengeras.

2. Aluminium Foil

Update Harga Aluminium Foil Atap (Roll dan per Meter) – Daftar Harga &  Tarif 2022

Berbentuk lembaran berwarna perak, jenis insulasi atap ini dapat membantu menjaga kelembapan ruangan. Pemasangannya juga cukup mudah dan tidak memakan terlalu banyak tenaga.

3. Bubble Foil

Update Harga Aluminium Foil Atap (Roll dan per Meter) – Daftar Harga &  Tarif 2022

Dengan warna silver, jenis insulasi atap ini merupakan modifikasi dari jenis aluminium foil. Kelebihannya, tidak hanya efektif dalam meredam hawa panas, harga dari jenis bubble foil terbilang cukup murah. Beberapa toko online menjual mulai dari Rp9 ribu/lembar sampai dengan Rp700 ribu/gulungan ukuran 50m. Jika terdapat anak-anak atau balita dalam rumah, penggunaan peredam panas jenis bubble foil sangat cocok karena bahan di dalamnya tidak mengandung zat yang berbahaya. Tambahkan tanaman kecil di sudut ruangan agar hunian terlihat semakin asri dan sejuk.

4. Panel Styrofoam

Selain bubble foil, jenis peredam panas panel styrofoam juga memiliki harga yang relatif terjangkau. Bahan baku utama dari jenis ini merupakan butiran plastik yang dipadatkan lalu diisi lagi dengan udara.

READ  Kontraktor Profesional Jogja

5. Glass Wool

Terbuat dari serat fiberglass, jenis peredam panas atap ini diolah melalui serangkaian proses dan dibentuk menyerupai lapisan mirip wool. Dibandingkan jenis lainnya, glasswool jarang diaplikasikan pada hunian biasa. Penggunaannya lebih banyak diperuntukkan bagi gedung perkantoran dan juga pabrik.

6. Polyester

Jenis polyester menjadi peredam panas atap paling populer di tengah masyarakat. Di pasaran, varian yang paling banyak digunakan adalah polyester R3.5. Saat ini, jenis polyester sudah banyak dipakai pada fasilitas umum sampai dengan gedung bertingkat karena terbukti mampu meredam panas dengan baik.

Manfaat Menggunakan Peredam Panas Atap

Dengan insulasi atap, pemakaian pendingin ruangan dapat diminimalisir. (Foto: Pexels - Ksenia Chernaya)

Dari penjelasan di atas, Anda telah mengetahui fungsi utama dari peredam panas atap adalah untuk mengatur sirkulasi hawa panas sehingga hunian terasa lebih sejuk dan nyaman.

Keuntungan ini sangat membantu ketika memasuki berbagai musim. Hunian tetap hangat di musim penghujan dan terasa sejuk di musim kemarau. Seiring dengan hal tersebut, manfaat lain yang bisa Anda dapatkan adalah menghemat pemakaian energi. Penggunaan AC, kipas, atau penghangat dengan intensitas tinggi dapat membuat tagihan listrik membengkak.

Manfaat lainnya, ternyata pemasangan insulasi atap dapat membantu memperpanjang umur atap Anda. Peredam panas atap yang terpasang dapat melindungi atap dari benda-benda asing yang mungkin bersifat merusak. murah.

Menggunakan peredam panas atap untuk menambah kesejukan rumah bisa menjadi alternatif bagi Anda yang tinggal di kota besar.

Cara Merawat Peredam Panas Atap

Segera ganti peredam panas atap yang basah agar tidak menjadi sarang jamur dan bakteri. (Foto: Pexels - Adrian Orichon)

Pemasangan peredam panas atap memang cenderung mudah. Namun, Anda perlu mengetahui cara tepat untuk merawatnya agar insulasi tetap awet dan berfungsi maksimal.

Insulasi yang basah umumnya terjadi karena dua faktor. Pertama faktor eksternal dimana peredam terkena air yang masuk dari luar rumah. Kedua, dari faktor internal akibat kelembapan udara yang terlalu tinggi karena buruknya ventilasi.

READ  Tips Menguras Kolam Renang Pribadi

Karena itu sebaiknya buat jadwal rutin untuk mengecek apakah ada lapisan atau bagian yang bocor pada insulasi atap. Pastikan juga sirkulasi udara berjalan baik dengan membuat ventilasi yang cukup untuk keluar masuk udara.

Jika peredam panas atap terlanjur basah dan rusak, segera panggil bantuan profesional untuk mendapat pertolongan dan menggantinya dengan yang baru.

Demikinalah penjelsan mengenai jenis-jenis peredam panas atap. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kamu yang ingin memasang insulasi atap rumah, ya.