21
Okt

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Walk-in Closet

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Walk-in Closet

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Lemari mungkin tidak bisa menampung semua kebutuhan pakaian, tas, dan aksesori Anda yang semakin lama makin bertambah. Kenapa Anda tidak sedikit berkreasi dengan membuat butik pribadi di rumah alias walk-in closet?. Ruangan berukuran besar atau kecil yang berfungsi untuk menampung kebutuhan sandang merupakan gambaran sederhana sebuah walk-in closet. Di dalam ruangan ini, Anda dapat meletakkan berbagai macam koleksi pakaian, sepatu, bahkan aksesori. Pasti semua barang koleksi Anda akan tersusun rapi sehingga memudahkan Anda dalam mencarinya. Walk-in closet kerap diidentikkan dengan hunian yang mewah. Berhubung untuk membuatnya diperlukan satu ruangan khusus, maka space yang dibutuhkan pun harus relatif luas. Namun, bagi Anda yang memiliki hunian sempit, tentu sangat sulit menyediakan lahan ekstra untuk mewujudkan walk-in closet yang diinginkan. Berikut ini 6 hal yang harus diperhatikan sebelum membangun walk-in Closet.

  1. 1. Menentukan Lokasinya

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Walk-in Closet

Berdasarkan fungsinya, walk-in closet paling cocok ditempatkan di dekat kamat tidur atau dekat kamar mandi. Jika kamar mandi Anda berada di dalam kamar tidur, walk-in closet ini bisa diposisikan di antara ruang tidur dan kamar mandi. Bisa dikatakan, ruangan ini merupakan area transit ke kamar mandi di dalam kamar tidur. Namun, jika kamar tidur Anda tidak cukup bila ditambahkan ruang baru, maka tak masalah jika Anda memanfaatkan ruang kosong lainnya sebagai walk-in closet. Walk-in closet berada di dalam kamar tidur bukanlah aturan baku.

2. Memastikan Ukuran Ruang

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Walk-in Closet

Walk-in closet biasanya tampak luas sehingga terkesan hanya cocok untuk rumah besar. Nyatanya, rumah mungil pun juga bisa memiliki walk-in closet. Untuk hunian dengan luasan terbatas, Anda mungkin lebih cocok menggunakan lemari tanam atau wardrobe yang lebih hemat tempat. Tak perlu menggunakan banyak furnitur, cukup yang multifungsi.

READ  DESAIN RUANG LAUNDRY DI RUMAH MODERN

3. Mencatat Daftar Barang

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Walk-in Closet

Mencatat barang apa saja yang akan disimpan di walk-in closet sangat perlu Anda lakukan karena berhubungan dengan luas ruang, jumlah furnitur yang dibutuhkan, serta desain furnitur yang cocok dengan gaya desain Anda. Misal, Anda ingin menyimpan koleksi jam tangan. Berarti Anda membutuhkan meja penyimpanan yang permukaannya dari kaca untuk memajang koleksi tersebut. Banyak sedikitnya dan besar kecilnya barang yang disimpan, menentukan jumlah serta besar lemari penyimpanan.

 

4. Menentukan Furnitur

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Walk-in ClosetSetelah Anda sudah mencatat barang koleksi apa yang akan dimasukkan ke walk-in closet, maka langkah selanjutnya Anda sudah bisa menentukan furnitur yang ingin digunakan. Mulai dari lemari model terbuka atau tertutup, rak untuk sepatu, meja penyimpanan untuk koleksi dasi, jam, hingga perhiasan, serta meja dan kursi rias. Jika ternyata ruangan tidak cukup, Anda bisa mengakalinya dengan cara meletakkan meja rias di luar walk-in closet, menghadirkan cermin di pintu lemari untuk memanipulasi ukuran ruang, serta menggunakan lemari dengan pintu geser untuk lebih hemat tempat.

 

5. Menata Furnitur

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Walk-in Closet

Hal selanjutnya yang Anda lakukan adalah mengatur tata letak furnitur dengan tepat, jangan menimbulkan kesan yang terlalu ramai atau tumpang tindih. Perhatikan pula sirkulasinya agar memudahkan Anda bergerak di ruangan tersebut. Agar walk-in closet Anda terlihat seperti butik, Anda bisa memperhatikan unsur keserasiannya. Contohnya, menyusun pakaian berdasarkan warna dari yang paling muda hingga ke warna tua.

 

6. Memilih Gaya Desain

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Walk-in Closet

Masing-masing orang tentu memiliki selera desain interior yang berbeda. Anda bisa sesuaikan dengan gaya Anda. Apakah ingin kesan ceria dengan warna-warna manis atau kesan mewah dengan warna hitam dipadukan emas sebagai aksen.

READ  Tips Memilih Kontraktor Rumah